Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penerapan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil belajar Siswa Kelas XI.6 Pada Materi Teks Prosedur di SMA Negeri 6 Palembang Rawanti, Krisna; Misriani, Misriani; Apriliani, Yenni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan penelitian yang dilakukan pada sebuah kelas untuk mengetahui akibat dari tindakan yang diterapkan pada subjek penelitian di kelas tersebut. Tujuan penelitian ini secara garis besar adalah untuk meningkatkan kemampuan menyimpulkan isi teks prosedur pada kelas xi.6 SMA Negeri 6 Palembang. Model pembelajaran Discovery Learning dipilih dalam penelitian ini dan peneliti berharap pembelajaran teks prosedur dapat mencapai hasil yang maksimal dan dapat memperbaiki kekurangan peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Peenlitian Tindakan Kekas (PTK). Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif di bantu dengan data kuantitatif. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas XI.6 SMA Negeri 6 Palembang tahun pelajaran 2024/2025 yang terdiri atas 38 siswa. Analisis data menggunakan teknik dokumentasi yang kemudian dari analisis tersebut dapat ditarik kesimpulannya. Hasil tindakan pada siklus I yang terdapat pada tabel di atas menunjukkan bahwa kemampuan menyimpulkan isi teks prosedur masih terbilang rendah dan masih belum optimal. Hal ini dibuktikan dengan jumlah rata-rata keselurahan skor siswa yaitu 67,26. Nilai tersebut masih di bawah KKM yang ditentukan. Ada 16 siswa atau 55 % siswa yang nilainya di atas atau sama dengan KKM dan 13 siswa atau 45% siswa yang nilainya belum tuntas. Nilai terendah yaitu 50, sedangkan nilai tertinggi yaitu 90. Berdasarkan hasil tindakan pada siklus II yang terdapat pada tabel di atas menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Nilai rata- rata yang diperoleh pada siklus II adalah 80,65 dengan nilai tertinggi 100 dan terendah 65. Pada siklus II, para siswa lebih bersungguh-sungguh dalam menyimpulkan teks prosedurnya karena teks prosedurnya dikembangkan dan dibuat berdasarkan judul serta topik yang dekat dengan siswa yaitu membuat kegiatan sehari-hari. Jadi, dapat dikatakan bahwa kompetensi siswa dalam menulis teks prosedur pada siklus II meningkat. Berdasarkan basil refleksi di atas, proses pernbelajaran rnenyimpulkan isi teks prosedur dengan model discovery learning pada siklus II dikatakan cukup berhasil meskipun basil yang dicapai belum maksimal. Pelaksanaan tindakan pada siklus ini berjalan dengan lancar. Siswa rnerespons pelajaran yang diberikan guru dengan semangat dan antusias.
BENTUK DAN MAKNA PANTUN BAHASA DAYA DIALEK BANJAR AGUNG KECAMATAN BUAY RAWAN KABUPATEN OKU SELATAN Nurhalisa, Eni; Misriani, Misriani; Effendi, Darwin
Jurnal Bahastra Vol 8, No 2 (2024): Edisi Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v8i2.7538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dalam mendeskripsikan bentuk dan makna pantun dalam bahasa daya dialek dan menjadi bahasa Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah Sumber data primer dan sekunder sumber data primer Teknik analisis data yang digunakan dengan analisis konten (analisis isi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pantun pada masyarakat Desa Banjar Agung Kecamatan Buay Rawan Kabupaten Oku. Selatan memiliki bentuk dan makna tertentu didalam pantun jika diucapkan sesuai dengan kegunaannya masing-masing. Berdasasrkan Hasil penelitian ini terdapat beberapa jenis pantun di Desa Banjar Agung dan memiliki yaitu struktur pantun pembacaan tingkat heuristik dari sepuluh bait pantun terdapat struktur atau susunan, funsi atau arti dari bait-bait tersebut yang dianalisis berdasarkan susunan Indonesia. Selanjutnya analisis berdasarkan pembacaan hermeneutik isi pantun ini menceritakan tentang kisah antara dua insan yang ingin menjalin kasih dengan saling menerima segala kekurangan untuk mencapai kehidupan bahagia sampai hidup mati mereka bersama.
Pengaruh Penggunaan Media Video Pembelajaraan Pada Materi Menulis Puisi Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 8 Babat Supat Sandora, Ika; Misriani, Misriani; Puspita, Yenny
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 1 No. 1 (2023): March
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v1i1.5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video pembelajaran pada materi menulis puisi siswa kelas VIII di SMP Negeri 8 Babat Supat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, populasi dalam penelitian ini berjumlah 63 orang dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 22 orang. Dokumentasi, wawancara dan tes digunakan seagai teknik pengumpulan data. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh terhadap penggunaan media video pembelajaran pada materi menulis puisi. Dimana kelas eksperimen berjumlah 11 orang dengan nilai terendah diperoleh 60 dan nilai tertinggi 89 diperoleh hasil 0,01 kurang dari 0,05 artinya data tersebut tidak terdistribusi normal sedangkan kelas kontrol berjumlah 11 orang dengan nilai terendah diperoleh 58 dan nilai tertinggi 82 artinya data berdistribusi normal.
MANAJEMEN KETERAMPILAN KEWIRAUSAHAAN DALAM PENGELOLAAN KAYU BEKAS MENJADI JAM DINDING Hasanah, Nurul; Misriani, Misriani
Inovatif Jurnal Administrasi Niaga Vol. 2 No. 2 (2020): Inovatif Jurnal Administrasi Niaga
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/ijan.2.2.74

Abstract

This study aims to determine: (1) The level of customer satisfaction with the service quality of the Amuntai wall clock shop, (2) Service quality that is considered important by customers. Product objective management is to assist companies in developing new products according to customer requirements by adjusting the company's capabilities. Wooden wall clocks are a new idea which today many people think negatively that the times will disappear, because of their diminishing popularity and eventually not being used anymore. The results showed that: (1) Customers were quite satisfied with the service quality of wall clocks. (2) The purpose of this product management is to present a design with a new concept which is expected to improve the innovation climate in this industry. Studies and analyzes conducted in (1) this research include conducting interviews in detail, analyzing parts and materials, material analysis producing data, namely a choice of materials that are deemed appropriate for use in the product. (2) The result of product management is a wall clock design made of wood with a design that can be adjusted to the desires of consumers and there are still other product developments according to the results of previous studies and analyzes. Wall clocks are an important component in supporting daily activities, even though you are equipped with a personal watch whose price may reach millions of rupiah, but have we ever carried out activities without looking at the wall clock. Actually you also need to know if we pay attention to its shape, wall clocks can also add to the aesthetic value of a room. The simple concept is how wide of the wall you want to install the clock on.
Persepsi Kader Muslimah Wahdah terhadap Akad Syirkah dan Implementasinya dalam Perspektif Fikih Muamalat: Wahdah Muslimah Cadres’ Perceptions of the Syirkah Agreement and Its Implementation from the Muamalah Fiqh Perspective Rahmayani, Rahmayani; Iskandar, Iskandar; Misriani, Misriani
BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam Vol. 5 No. 1 (2024): BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M), Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/bustanul.v5i1.1347

Abstract

The form of business organization in which two or more people work together in terms of funds, entrepreneurship, skills and good intentions to run a business, is categorized by the jurists as a form of syirkah. However, in practice, we often face problems that can harm various parties, including Muslim women entrepreneurs in Wahdah Makassar. The aim of the research is to determine the perception of Muslim Wahdah cadres regarding the syirkah contract and how it is implemented. The formulation of the problem raised is: first, what is the perception of Wahdah Muslimah cadres regarding the syirkah contract; second, how is the implementation of the syirkah contract among Wahdah Muslim women from the perspective of muamalat fiqh. The method used is a mixed methods method. Apart from that, it also uses an explanatory sequential design approach (explanatory sequential design). The results can be concluded as follows: first, the results of the quantitative descriptive analysis show a figure of 98.1%, which means that the perception of Muslimah Wahdah Makassar cadres is in the positive category, with an average score from respondents of 80.19 points. secondly, the implementation of the syirkah contract among Muslim Wahdah entrepreneurs is also positive, looking at the analysis of the results of the interviews conducted, showing that they understand quite well in carrying out the syirkah contract in accordance with muamalat fiqh. According to them, the syirkah contract is a contract that is prescribed by law, so complete knowledge is needed to carry out this system in accordance with muamalat fiqh.