Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET ZAT BESI (Fe) Bunyanis, Fitriana
JIKI Jurnal Ilmiah Kesehatan IQRA Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi ibu hamil akan sangat berperan dalam kehamilan baik terhadap ibu maupun janin, salah satu unsur gizi yang penting ketika hamil adalah zat besi. Kenaikan volume darah selama kehamilan akan meningkatkan kebutuhan Fe atau zat besi.Tujuan Umum penelitian ini adalah Untuk mengetahui Gambaran Karakteristik Ibu Hamil Dalam Mengkonsumsi Tablet Zat Besi (Fe) di Wilayah Kerja Puskesmas Bilokka Kabupaten Sidenreng Rappang Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif dengan jumlah 56 responden. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Lokasi penelitian ini di wilayah kerja puskesmas bilokka kabupaten sidenreng rappang, waktu penelitian selama ± 1 bulan mulai tanggal 23 juni-23 juli 2016. Instrumen penelitian berupa kuesioner sedangkan teknik analisa data univariat dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian terhadap 56 responden menunjukkan bahwa Karakteristik ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet zat besi (Fe) berdasarkan pengetahuan mayoritas pada kategori pengetahuan baik yaitu 29 responden (51,8%) dan berdasarkan umur mayoritas pada kategori umur 20-35 tahun yaitu 48 responden (85,7%) sedangkan berdasarkan pekerjaan mayoritas pada kategori tidak bekerja yaitu 46 responden (82,1%).
UJI DAYA HAMBAT ANTI BAKTERI PERASAN BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM) TERHADAP BAKTERI PENYEBAB JERAWAT PROPIONIBACTERIUM ACNE Astuty, Eka; Bunyanis, Fitriana; Rahayu, Eka
JIKI Jurnal Ilmiah Kesehatan IQRA Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jerawat adalah penyakit kulit yang biasa terjadi pada usia remaja. Penyakit ini terbatas pada folikel polisebecea kepala dan badan bagian atas karena kelenjar sebacea di wilayah ini sangat aktif. Penelitian bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri bawang putih terhadap pertumbuhan bakteri penyebab jerawat Propionibacterium acne dengan jenis penelitian ekspremental yang dilakukan secara in vitro dengan metode difusi paper disk untuk mengetahui daya antibakteri yang terkandung didalam elstrak bawang putih. Ekstrak etanol bawang putih (Allium sativum ) memilikii aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri propionibacterium acne. Penelitian dilanjutkan pada tahap pengujian media Na dan media BHIB, maka nilai Na dan BHIB tidak ada.
FORMULASI SEDIAAN KRIM DEODORAN EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH (PIPER BETLE. L) UNTUK MENCEGAH BAU BADAN Bunyanis, Fitriana; Angreni, Angreni
JIKI Jurnal Ilmiah Kesehatan IQRA Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah membuat formulasi deodoran alami dari ekstrak daun sirih ( Piper Betel.L) untuk mencegah bau badan, mengetahui kestabilitas sediaan krim deodoran dengan ekstrak daun sirih sebagai zat aktif dalam penyimpanan suhu kamar, serta efektivitas ekstrak daun sirih sebagai sediaan krim deodoran. Jenis penelitian eksperimen. Jenis penelitian ini termasuk dalam jenis eksperimental dengan membuat formulasi sediaan krim dengan cara mengekstrak daun siri (Piper Betel.L) dengan metode maserasi. Hasil penelitian yaitu sediaan krim deodoran yang diperoleh bentuk krim, mudah dioleskan dan merata, terasa lembut dan dingin saat dioleskan tidak terdapat partikel-partikel kasar. Dan efektif mencegah bau badan pada relawan.
Identification Of Chlorine Content In Mantao Bread Sold In The City Of Parepare Bunyanis, Fitriana; Lidiawati, Dewi; Hawasiah, Hawasiah
Journal of Global Research in Public Health Vol. 6 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jgrph.v6i1.300

Abstract

Background: Mantao bread is a typical Parepare culinary delicacy that is much in demand and sought after by the public when visiting Parepare. However, in making mantao bread, sometimes the producers add a dangerous additive, namely chlorine. Chlorine is a chemical used by consumers that can have harmful effects on consumers. Purpose: This study aimed to determine the chlorine content and to analyze the chlorine content of the bread sold in the city of Parepare. Method: using two methods, namely color test and deposition test. Results: there was no color change when tested and the results of the precipitation test showed no sediment. Conclusions: mantao bread sold in the city of Parepare does not contain chlorine
An overview of the level of publ GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP PERILAKU SWAMEDIKASI OBAT BEBAS TERBATAS DI APOTEK IZI KECAMATAN PANCA RIJANG KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG TAHUN 2024: PERILAKU SWAMEDIKASI OBAT BEBAS TERBATAS Wahyuni L.Ode; Bunyanis, Fitriana; Rustam, Rustam; Amalia, Reski
JURNAL ILMIAH FARMASI SIMPLISIA Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Jurusan Farmasi, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jifs.v4i2.744

Abstract

Swamedikasi adalah perilaku manusia yang biasanya dilakukan masyarakat untuk mendapatkan solusi terkait masalah kesehatan, untuk alasan ini swamedikasi yang dilakukkan oleh masyarakat harus diawasi apoteker ataupun tenaga teknis kefarmasian. Masyarakat membutuhkan pengetahuan yang sesuai untuk mendapatkan perilaku yang tepat dalam swamedikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan masyarakat terhadap perilaku swamedikasi obat bebas terbatas di Apotek Izi Kecamatan Panca Rijang Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan deskriptif, yaitu penelitian yang menggambarkan terhadap suatu objek yang akan diteliti. Metode yang digunakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 30 % responden (30 orang) memiliki pengetahuan yang baik tentang swamedikasi obat bebas terbatas, sementara 48% responden (48 orang) berada pada kategori cukup, dan 22% responden (22 Orang) berada pada kategori kurang. Hal tersebut dikarenakan responden hanya mendapatkan informasi dari pengalaman pribadi dan informasi dari masyarakat dan sekitarnya, serta media komunikasi seperti televisi dan internet, sehingga dapat berdampak positif bagi masyarakat.
Sosialisasi Cara Menyimpan Dan Membuang Obat Di Kelurahan Kampung Pisang Kecamatan Soreang Kota Parepare Lidiawati, Dewi; Fitriani; Hadiq, Shabran; Sirajuddin, Washliaty; Bunyanis, Fitriana; Hakim, Reny Anggriany; Mubarak, Syahrul
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan obat yang tepat di tingkat rumah tangga merupakan hal yang penting untuk menjaga efektivitas pengobatan serta mencegah dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan. Namun, kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai cara menyimpan dan membuang obat dengan benar masih menjadi permasalahan yang umum ditemukan. Untuk itu, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi di Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penanganan obat secara aman. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk ceramah, diskusi interaktif, dan simulasi praktis, dengan melibatkan 45 peserta dari kalangan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test. Sebagian besar peserta mampu memahami cara menyimpan obat di tempat yang sesuai dan mengetahui metode yang aman untuk membuang obat kedaluwarsa. Sosialisasi ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan obat di rumah, serta menjadi langkah awal dalam upaya pencegahan pencemaran lingkungan akibat limbah farmasi rumah tangga. Keberlanjutan edukasi dan dukungan dari lintas sektor menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan sadar obat.