Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas model blended learning menggunakan media video interaktif untuk peningkatan keberhasilan belajar siswa Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Studi dengan metode kuasi-eksperimental ini melibatkan siswa kelas XI SMK jurusan DKV sebagai populasi penelitian, dibagi dalam dua kelompok yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes hasil pembelajaran (sebelum dan sesudah), dan pedoman pengamatan kegiatan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar pada kedua kelompok. Kelompok kontrol mengalami peningkatan dari rata-rata 53,20 menjadi 76,73, sedangkan kelompok eksperimen meningkat dari 62,32 menjadi 85,11. Uji statistik (signifikansi 0,000) mengonfirmasi bahwa peningkatan pada kedua kelompok signifikan, dengan keunggulan efektivitas berada pada kelompok yang menerapkan metode blended learning dengan video interaktif. Model blended learning dengan video interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan pembelajaran siswa pada topik yang berhubungan dengan desain komunikasi visual.