Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN ORANGTUA DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA SISWA ABK SLB PELANGI YAYASAN LOMBOK CARE Savitri, Ervin Ramadhani; Suarti, Ni Ketut Alit; Rayani, Dewi
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i4.10344

Abstract

ABSTRACT Emotional intelligence in Children with Special Needs (CSN) is an important aspect in supporting children’s ability to manage emotions, interact, and adapt within special education environments. At SLB Pelangi Yayasan Lombok Care, it was found that some parents have not fully provided optimal emotional and material support, which is assumed to influence the development of children’s emotional intelligence. This study aims to examine the relationship between parental support and emotional intelligence among CSN students at SLB Pelangi Yayasan Lombok Care. The research uses a quantitative approach with a correlational design. Data were collected using questionnaires and analyzed using the Pearson Product Moment correlation test. The results show a significant relationship between parental support and emotional intelligence of CSN students with a correlation value of r = 0.845 and significance level of p = 0.017 (p < 0.05). This value indicates that the relationship between the two variables is in the strong to very strong category based on correlation interpretation criteria. Theoretically, parental support is closely related to the development of emotional intelligence in CSN, particularly in the ability to regulate emotions and interact socially. The higher the parental support provided, the more optimal the development of children’s emotional intelligence in daily life. Thus, family support is an important factor in building emotional stability in children with special needs. ABSTRAK Kecerdasan emosional pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) merupakan aspek penting dalam mendukung kemampuan anak dalam mengelola emosi, berinteraksi, dan menyesuaikan diri di lingkungan pendidikan khusus. Di SLB Pelangi Yayasan Lombok Care, masih ditemukan bahwa sebagian orang tua belum optimal dalam memberikan dukungan emosional maupun material, sehingga kondisi ini diduga berpengaruh terhadap perkembangan kecerdasan emosional anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan orang tua dengan kecerdasan emosional pada siswa ABK di SLB Pelangi Yayasan Lombok Care. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan orang tua dan kecerdasan emosional siswa ABK dengan nilai korelasi r = 0,845 dan signifikansi p = 0,017 (p < 0,05). Nilai tersebut menunjukkan bahwa hubungan kedua variabel berada pada kategori kuat hingga sangat tinggi berdasarkan interpretasi korelasi. Secara teoritis, dukungan orang tua memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan kecerdasan emosional anak ABK, khususnya dalam kemampuan mengelola emosi dan berinteraksi dengan lingkungan sosial. Semakin tinggi dukungan yang diberikan orang tua, semakin optimal pula perkembangan kecerdasan emosional anak dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam pembentukan stabilitas emosional anak berkebutuhan khusus.
PENGARUH KONSELING CBT SYSTEMATIC DESENSITIZATION TERHADAP KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN KELAS PADA SISWA SMA Rizki, Athaya Faeruz Aisy; Suarti, Ni Ketut Alit; Irfan, Ahmad Zainul
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i4.10345

Abstract

ABSTRACT Speaking in front of the class is an important skill; however, not all students are able to perform optimally due to anxiety, which is characterized by nervous behavior, fear of making mistakes, and low self-confidence. This condition may negatively affect students’ academic achievement as well as social interaction. This study aims to analyze the effect of Cognitive Behavioral Therapy (CBT) counseling techniques with a systematic desensitization approach on speaking anxiety among senior high school students. This research employed a quantitative approach using a pre-experimental one-group pretest-posttest design involving 7 students with high levels of speaking anxiety selected through purposive sampling. The limited sample size was used because this study was conducted as an initial intervention (pilot study) on a specific group. Data were collected using a speaking anxiety questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using a paired sample t-test as an inferential statistical test to examine differences before and after the intervention. The results showed that the implementation of CBT with systematic desensitization techniques significantly reduced speaking anxiety in front of the class, with a significance value of (p < 0.05). These findings indicate that the intervention is effective in helping students manage anxiety and improve self-confidence in academic situations. ABSTRAK Berbicara di depan kelas merupakan keterampilan penting, namun tidak semua siswa mampu tampil optimal karena mengalami kecemasan yang ditandai dengan perilaku gugup, takut melakukan kesalahan, dan rendahnya kepercayaan diri. Kondisi ini berpotensi berdampak pada pencapaian akademik maupun interaksi sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik konseling Cognitive Behavior Therapy (CBT) dengan pendekatan systematic desensitization terhadap kecemasan berbicara di depan kelas pada siswa SMA.Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest design yang melibatkan 7 siswa dengan tingkat kecemasan berbicara tinggi yang dipilih secara purposive. Jumlah sampel yang terbatas digunakan karena penelitian ini bersifat intervensi awal (pilot study) pada kelompok spesifik. Data dikumpulkan menggunakan angket kecemasan berbicara yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired sample t-test sebagai uji statistik inferensial untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CBT dengan teknik systematic desensitization berpengaruh signifikan dalam menurunkan kecemasan berbicara di depan kelas, dengan nilai signifikansi (p < 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa intervensi yang diberikan efektif dalam membantu siswa mengelola kecemasan sehingga mendukung peningkatan kepercayaan diri dalam situasi akademik.
PENGARUH KONSELING BEHAVIOR TERHADAP PERILAKU MENYIMPANG PADA SISWA SMA Rudini, Rudini; Suarti, Ni Ketut Alit; Muzanni, Ahmad
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i4.10347

Abstract

ABSTRACT Deviant behavior among students is a problem that can disrupt the learning process and character development, particularly when influenced by family environment and lack of supervision. This study aims to analyze the effect of behavioral techniques on deviant behavior among eleventh-grade students at SMAN 1 Kediri in the 2023/2024 academic year. The study employed a quantitative approach with a one group pretest–posttest design, with participants selected based on high levels of deviant behavior. Data were collected using a questionnaire as the main instrument, supported by additional techniques. Data analysis focused on comparing conditions before and after the intervention to identify significant changes in student behavior. The results indicate a decrease in deviant behavior after the intervention. These findings confirm that behavioral techniques are effective as an intervention in shaping student behavior toward more adaptive and normative patterns. Therefore, behavioral techniques can be utilized as a strategic alternative in school counseling services to support sustainable student character development. ABSTRAK Perilaku menyimpang pada siswa merupakan permasalahan yang dapat mengganggu proses pembelajaran dan perkembangan karakter, terutama ketika dipengaruhi oleh lingkungan keluarga dan kurangnya pengawasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik behavior terhadap perilaku menyimpang pada siswa kelas XI di SMAN 1 Kediri Tahun Pelajaran 2023/2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest, dengan subjek penelitian dipilih berdasarkan tingkat perilaku menyimpang yang tinggi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket sebagai instrumen utama yang didukung teknik pelengkap. Analisis data difokuskan pada perbandingan kondisi sebelum dan sesudah intervensi untuk mengidentifikasi perubahan perilaku siswa secara signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan perilaku menyimpang setelah diberikan perlakuan. Temuan ini menegaskan bahwa teknik behavior efektif sebagai intervensi dalam membentuk perilaku siswa ke arah yang lebih adaptif dan sesuai norma. Dengan demikian, teknik behavior dapat digunakan sebagai alternatif strategis dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolah untuk mendukung pembentukan karakter siswa secara berkelanjutan.