Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBELAJARAN PRAKTIK LANGSUNG MENYAKSIKAN MAJESTY of MASTERPIECES UNTUK MENINGKATKAN APRESIASI SENI PERTUNJUKAN SEBAGAI PENGALAMAN ESTETIKA MAHASISWA PGSD UNIVERSITAS ISLAM BALITAR Julistiyana, Maria Ulfa Yudha
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 10 No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/konstruk.v10i1.507

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran praktik langsung atau hands-“on learning supaya dapat memberikan pengalaman apresiasi seni pertunjukan untuk meningkatkan kemampuan berkreatifitas dan berinovasi dalam proses berkarya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil analisis data setelah penelitian tersebut menunjukan peningkatan yang signifikan pada siklus I yaitu 76,31% dan siklus II yaitu 97,36%. Penilaian tes yang meliputi jumlah ketuntasan nilai kemampuan awal mahasiswa yaitu 10 dari 38 mahasiswa dengan ketuntasan 26,31%. Hasil tersebut menunjukan penerapan metode pembelajaran praktik langsung dapat memberikan pengalaman estetika dan meningkatkan pengalaman apresiasi seni pertunjukan. Selain itu dapat juga meningkatkan kemampuan berkreativitas dan berinovasi dalam proses berkarya mahasiswa PGSD Universitas Islam Balitar..
Pembuatan Bahan Ajar Digital Berbasis Canva, E-Book, dan Big Book QR Code untuk Mengembangkan Inovasi Pembelajaran di SDN 1 Tamanan Wahyu Nurmalasari; Yovita Puspasari; Julistiyana, Maria Ulfa Yudha; Wardhani, Intan
GIAT : Teknologi untuk Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/giat.v4i1.10936

Abstract

Perkembangan teknologi memungkinkan pengembangan bahan ajar berbasis digital yang mampu meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Bahan ajar digital yang beraneka ragam mampu meningkatkan minat siswa dalam belajar. Penggunaan bahan ajar digital perlu dioptimalkan dengan merancang konten yang bervariasi, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Guru belum terlalu mampu dalam penyusunan bahan ajar digital. Hal ini dikarenakan faktor usia guru yang beberapa sudah tua, pengetahuan guru tentang variasi aplikasi untuk bahan ajar digital, dan belum pernah diadakan pelatihan pembuatan bahan ajar digital di sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan bahan ajar digital berbasis Canva, e-book, dan big book QR code kepada para guru di SDN 1 Tamanan. Melalui serangkaian tahapan kegiatan dimulai dari persiapan, penjelasan materi, praktik pembuatan, evaluasi kegiatan, dan pelaporan. Hasilnya menunjukkan adanya perkembangan pengetahuan dan kemampuan guru terkait bahan ajar digital tersebut. Pelatihan ini dapat mengoptimalkan guru memanfaatkan kemajuan teknologi dalam pendidikan sehingga menghasilkan bahan ajar inovatif dan menarik bagi siswa.
Evaluation of Curriculum Structure in Arts Education: A Systematic Literature Review at Elementary School Level Julistiyana, Maria Ulfa Yudha; Ghufron, Anik; Raihan, Primus Devra; Saearani, Muhammad Fazli Taib; Luft, Adelina
IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Vol 8, No 2 (2025): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ijeca.v8i2.31115

Abstract

Arts education in elementary schools plays a vital role in shaping children’s character, creativity, and cultural identity. However, in Indonesia, its implementation faces challenges due to the fragmented organization of materials and the absence of standardized assessment frameworks. This study aims to identify dominant approaches to organizing arts curricula, evaluate relevant assessment models, and derive policy insights to strengthen primary school arts education. Using a Systematic Literature Review (SLR) of 30 peer-reviewed articles published between 2018 and 2024, selected from databases such as Scopus and ERIC, the analysis applied PRISMA guidelines and thematic coding to map key patterns. The review identified three main organizational approaches: Discipline-Based Art Education (DBAE), STEAM-PBL integration, and local wisdom-based methods. Among evaluation frameworks, the CIPP model emerged as the most comprehensive because it addresses outcomes along with context, input, and process. The findings show that each approach offers distinct strengths. DBAE provides a structured academic foundation, STEAM-PBL promotes creativity and critical thinking, and local wisdom methods reinforce cultural identity. Despite this, Indonesia’s curriculum lacks a cohesive and measurable framework that integrates these elements. This study provides conceptual insights to inform curriculum development and policy formulation, aligning arts education with global educational shifts and Indonesia’s cultural context. 
Pembuatan Bahan Ajar Digital Berbasis Canva, E-Book, dan Big Book QR Code untuk Mengembangkan Inovasi Pembelajaran di SDN 1 Tamanan Wahyu Nurmalasari; Yovita Puspasari; Julistiyana, Maria Ulfa Yudha; Wardhani, Intan
GIAT : Jurnal Teknologi untuk Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/giat.v4i1.10936

Abstract

Perkembangan teknologi memungkinkan pengembangan bahan ajar berbasis digital yang mampu meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Bahan ajar digital yang beraneka ragam mampu meningkatkan minat siswa dalam belajar. Penggunaan bahan ajar digital perlu dioptimalkan dengan merancang konten yang bervariasi, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Guru belum terlalu mampu dalam penyusunan bahan ajar digital. Hal ini dikarenakan faktor usia guru yang beberapa sudah tua, pengetahuan guru tentang variasi aplikasi untuk bahan ajar digital, dan belum pernah diadakan pelatihan pembuatan bahan ajar digital di sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan bahan ajar digital berbasis Canva, e-book, dan big book QR code kepada para guru di SDN 1 Tamanan. Melalui serangkaian tahapan kegiatan dimulai dari persiapan, penjelasan materi, praktik pembuatan, evaluasi kegiatan, dan pelaporan. Hasilnya menunjukkan adanya perkembangan pengetahuan dan kemampuan guru terkait bahan ajar digital tersebut. Pelatihan ini dapat mengoptimalkan guru memanfaatkan kemajuan teknologi dalam pendidikan sehingga menghasilkan bahan ajar inovatif dan menarik bagi siswa.