Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Membangun Kesadaran Lingkungan melalui Pendidikan Sains dalam Pelestarian Alam Maharani, Adelia
Journal Sains and Education Vol. 2 No. 1 (2024): JSE : Journal Sains and Education
Publisher : Saba Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/jse.v2i1.313

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk memahami fenomena kesadaran lingkungan melalui pendidikan sains dalam pelestarian alam. Dengan menganalisis literatur tentang pemikiran pelestarian alam, penelitian ini menyoroti peran penting pendidikan sains dalam membangun kesadaran lingkungan. Pendidikan sains memberikan landasan pengetahuan tentang ekologi dan melatih keterampilan analisis serta pemikiran kritis, sementara literasi lingkungan dan kesadaran lingkungan menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. Tantangan rendahnya literasi dan kesadaran lingkungan di kalangan siswa menyoroti urgensi program pendidikan lingkungan hidup, seperti Adiwiyata. Dengan demikian, pendidikan sains memiliki potensi besar sebagai motor utama dalam pelestarian alam dan menjaga kualitas lingkungan hidup untuk generasi mendatang, memberikan solusi yang berkelanjutan dalam menghadapi tantangan lingkungan abad ke-21.
Studi Kualitatif tentang Persepsi dan Pengalaman Remaja untuk Berhenti Merokok Maharani, Adelia; Rohmadani, Zahro Varisna
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i10.31360

Abstract

Remaja awal merupakan fase perkembangan penting yang ditandai oleh perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan. Pada periode ini, beberapa remaja terpapar pada risiko perilaku seperti merokok, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman remaja dalam program Parts Hypnotherapy (PH) untuk berhenti merokok. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap tiga remaja berusia 14-17 tahun, ditemukan bahwa partisipan merasakan perubahan positif dalam cara mereka mengelola stres dan kebiasaan merokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi positif terhadap program PH dan dukungan sosial dari keluarga dan teman sebaya sangat berperan dalam keberhasilan berhenti merokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Parts Hypnotherapy dapat memberikan pengaruh positif terhadap persepsi dan pengalaman remaja dalam upaya mereka untuk berhenti merokok.
Standard Operational Procedures for Organizing Practical Activities in High School Biology Laboratories in Yogyakarta City Pratiwi, Asti Dwi; Maharani, Adelia; Saifuddin, Much. Fuad; Syafani, Iin; Alfariz, Ade Jatra; Istiqomah, Ilmiyah Nurul; Puspitasari, Etika Dyah; Ma'rifah, Destri Ratna
Indonesian Journal of Biology Education Vol. 7 No. 1 (2024): INDONESIAN JOURNAL OF BIOLOGY EDUCATION
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijobe.v7i1.640

Abstract

The standard of operating procedure (SOP) is a laboratory activity method and must meet the criteria of good laboratory practice (GLP) and other stipulations of valid legislation. The article aims to establish ownership/lack of the SOP of a laboratory that has a public high school laboratory in the city of Yogyakarta. It uses descriptive research. The purpose of descriptive research is to describe images systematically. The research was conducted at Yogyakarta State High School in June 2022—data collection techniques via observation, interviews, and questionnaires. The forms of the instruments used were observation sheets, interview sheets, and checklists, where the instruments had been validated. Samples in this study are random sampling, SMA A, SMA B, and SMA C. This research subject is the head of a high school biology lab in Yogyakarta. The study showed that high school biology LABS A, B, and C already had the SOP implemented, but there was still a lack of it, and this led to increased safety principles. School A has as many as 9 SOPs, school B has as many as 10 SOPs, and school C has as many as 8 SOPs. Out of all three schools, only school B had SOP malfunction of lab equipment. Presumably, school B has the most complete SOP than schools A and C.
Penggunaan AI Dalam Manajemen Pembelajaran Hybrid Maharani, Adelia
JME Jurnal Management Education Vol. 3 No. 03 (2025): JME : Jurnal Management Education
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran kecerdasan buatan (AI) dalam manajemen pembelajaran hybrid, menggabungkan dimensi teknologi, manajerial, dan kebijakan. Dengan metode studi literatur dari sumber ilmiah, kajian ini mengidentifikasi manfaat AI seperti personalisasi belajar, analitik real-time, optimisasi sumber daya, dan pengurangan beban administratif. Implementasi AI terbukti meningkatkan retensi, keterlibatan siswa, dan efektivitas intervensi pedagogis, namun menghadapi tantangan infrastruktur, interoperabilitas sistem, privasi data, bias algoritma, serta kesiapan SDM. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi konsep hybrid intelligence kolaborasi manusia dan AI dengan perspektif manajemen pendidikan. Hasilnya menawarkan kerangka strategis dan rekomendasi praktis, meliputi standar interoperabilitas, pelatihan berkelanjutan, tata kelola data yang aman, serta evaluasi komprehensif. Temuan ini diharapkan menjadi panduan bagi sekolah, universitas, dan lembaga pelatihan untuk mengadopsi AI secara etis, efektif, dan berkelanjutan, sekaligus membuka agenda riset lanjutan untuk menilai dampak jangka panjang dan pemerataan manfaat teknologi.
Peran e-SAKIP dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah: Studi di Kota Palembang pada Era Revolusi Industri 4.0 Pamungkas, Pandu; Wijayanti, Zetia; Maharani, Adelia; Karuna, Metta; Santia, Ani; Pratama Aritonang, Tegar Victor
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Takuana (January-March)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i4.431

Abstract

This study explores the role of e-SAKIP (Electronic-Based Government Performance Accountability System) digitalization in supporting the economic and political transformation of Palembang City amidst the Industry 4.0 era, utilizing a literature review approach. The research synthesizes data from credible sources, including official government documents, academic journals, news reports, and case studies focusing on transparency, accountability, efficiency, and planning optimization. That e-SAKIP enhances governance through real-time data access, improves public service delivery, and boosts regional competitiveness, as evidenced by Palembang’s 2024 SAKIP Award (BB predicate). However, challenges such as infrastructure limitations, low human resource competency, and dual reporting systems hinder full implementation. The study aligns with Industry 4.0 trends, emphasizing the need for integrated technology and workforce development to sustain economic-political growth, offering practical insights for policy reform and academic contributions to digital governance literature.
Penggunaan AI dalam Supervisi Akademik untuk Meningkatkan Profesionalisme Guru Maharani, Adelia
JME Jurnal Management Education Vol. 4 No. 01 (2026): JME : Jurnal Management Education
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam supervisi akademik serta implikasinya terhadap peningkatan profesionalisme guru. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya inovasi dalam supervisi akademik untuk mengatasi keterbatasan metode konvensional yang masih bersifat manual dan kurang objektif. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji berbagai literatur ilmiah dalam lima tahun terakhir yang relevan dengan topik penelitian. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi dengan cara mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan mensintesis temuan dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan efektivitas supervisi akademik melalui analisis data yang akurat, pemberian umpan balik secara real-time, serta pengambilan keputusan berbasis data. Selain itu, AI juga berkontribusi dalam meningkatkan profesionalisme guru melalui pengembangan kompetensi digital dan pembelajaran yang lebih adaptif. Meskipun demikian, implementasi AI masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur teknologi. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat untuk mengoptimalkan pemanfaatan AI dalam supervisi akademik.
Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Sains Interaktif Maharani, Adelia
Journal Sains and Education Vol. 4 No. 01 (2026): JSE : Journal Sains and Education
Publisher : Saba Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), telah menghadirkan peluang baru dalam pembelajaran sains interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan AI dalam Pembelajaran Sains Interaktif. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi pustaka, menelaah literatur terkait integrasi AI dalam pendidikan sains. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI mampu menciptakan pengalaman belajar yang personal, adaptif, dan interaktif melalui sistem cerdas seperti intelligent tutoring systems dan virtual laboratories. AI mendukung simulasi eksperimen, visualisasi konsep abstrak, serta memberikan umpan balik otomatis yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Implementasi AI juga mendorong pembelajaran kolaboratif, pengembangan keterampilan berpikir kritis, dan pemecahan masalah ilmiah. Keberhasilan integrasi AI bergantung pada kesiapan guru, kompetensi literasi digital, ketersediaan infrastruktur, serta kebijakan pendidikan yang mendukung. Dengan penerapan yang tepat, AI dapat menjadi katalisator peningkatan kualitas pembelajaran sains, memperkuat interaktivitas dan keterlibatan siswa, serta mendukung pendidikan abad ke-21 yang adaptif, kontekstual, dan berbasis teknologi.