Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Jurnal Interprof

PENGARUH KOMPETENSI DAN PELATIHAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN MUSI RAWAS Mardhotillah, Mardhotillah; Basri, Ahmad
Jurnal Interprof Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Interprof, Desember
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/interprof.v4i2.707

Abstract

The aim of this research was to determine the influence of competence and training to the performance of Civil Servants in the Ministry Of Religious Affairs office of Musi Rawas District. The research method was used is quantitativemethod. The population in this research are Civil Servant of Religious Affairs Office of Musi Rawas Regency as many as 204 people and the number of samples are 67 people. Research data was obtained by using questionnaire technique with 15 instrument numbers of statements. Analysis technique was used are t test and F test. From t test result, Competence variable (X1) to performance shows tcount 5,602> ttable 1,997 and sig 0,00 <0,05. Therefore, on partial, competence variable to have an influence a significant impact on the performance (Y) at civil servants of Religious Ministry of Musi Rawas District. The training variable (X2) on performance (Y) showed the tcount of 3,471> ttable 1,997 and sig 0.001 <0.05. Its means that # partially training variables had a significant influence on the performance of Civil Servants of Religious Ministry of Musi Rawas District. This showed the proven the research hypothesis and the hypothesis was accepted. Testing of the hypothesis obtained Fcount = 84.289> Ftable = 3.14 with significant level sig = 0,000 <α = 0.05. This illustrated the existence of significant influence, so it could be said that furouning competence and training significantly influenced the performance of Civil Servants of Religious Ministry of Musi Rawas District. This proved that hypothesis in this research was proven and acceptable.
PENGARUH PELATIHAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LAHAT Saidi, Saidi; Basri, Ahmad
Jurnal Interprof Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Interprof, Juni
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/interprof.v4i1.710

Abstract

Penerepan manajemen kinerja menurut Wibowo (dalam Fahmi, 2015 : 2), merupakan kebutuhan mutlak bagi organisasi untuk mencapai tujuan dengan mengatur kerja sama secara harmonis dan terintegrasi antara pemimpin dan bawahannya. Manajemen kinerja akan dapat diwujudkan jika ada hubungan dan keinginan yang sinergi antara atasan dan bawahan dalam usaha bersama-sama mewujudkan visi dan misi organisasi. Untuk itu salah satu dasar mewujudkan konsep manajemen kinerja adalah dengan mengembangkan dan mengedepankan komunikasi yang efektif antar berbagai pihak baik di lingkungan internal organisasi dan ektsternal organisasi. Dalam penelitian diperlukan adanya teori yang membantu memilih salah satu metode yang relevan terhadap permasalahan yang diajukan, mengingat kemampuan peneliti, biaya dan lokasi peneliti memutuskan untuk melaksanakan penelitian ini menggunakan metodepenelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dengan fokus melakukan pengkajian kinerja pegawai di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lahat yang meliputi kajian pelatihan dan budaya organisasi.Adapun permasalahan yang akan diteliti peneliti yaitu mengenai pelatihan bahwa pelatihan merupakan bagian yang perlu diperhatikan untuk memperbaiki dan meningkatkan kemampuan atau keterampilan para pegawai dalam menghadapi pekerjaan atau tugas tertentu.Selanjutnya mengenai budaya organisasi.Budaya suatu organisasi dapat dipengaruhi oleh lingkungan tempatnya berada, karena organisasi adalah sebuah sistem yang terbuka, yang selalu beradaptasi dengan lingkungannya.Secara spesifik budaya organisasi, tergantung pada misi dan visi serta strategi organisasi dalam upaya mencapai tujuan. Hasil penelitian menunjukkan Pelatihan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lahat. Hal ini dibuktikan denganthitung = 3,139lebih besar dari nilai ttabel2,000 dengan tingkat signifikan = 0,000 < (α)0.05,df (n-2) 52 – 2 = 50 adalah sebesar 2,000, hal ini menunjukan Ho ditolak dan Ha diterima dan secara parsial variabel pelatihan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawaidi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lahat. Selanjutnya Budaya Organisasi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lahat. Hal ini dibuktikan dengan thitung = 4,256 lebih besar dari nilai ttabel 2,000 dengan tingkat signifikan = 0,000 < (α) 0.05, df (n-2) 52 – 2 = 50 adalah sebesar 2,000, hal ini menunjukan Ho ditolak dan Ha diterima dan secara parsial variabel budaya organisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawaidi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lahat. Kemudian Pelatihan dan budaya organisasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lahat. Hal ini dibuktikan denganFhitung =14,699 > Ftabel = 3,18 dan tingkat kemaknaan secara simultan signifikansinya adalah 0,000 < (α) = 0,05 df = n – k = 52 - 2 – 1 = 49 adalah sebesar 3,18sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, artinya menunjukan bahwa secara bersamasama (simultan) variabel bebas yaitu pelatihan dan budaya organisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat yaitu kinerja pegawai di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lahat, jadi terbukti kebenarannya dan hipotesis Penelitiannya dapat diterima.
PENGARUH MOTIVASI DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA. Hosia, Hosia; Basri, Ahmad
Jurnal Interprof Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Interprof, Juni
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/interprof.v3i2.728

Abstract

Penelitian di lakukan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Rawas Utara, dimana dengan tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh motivasi dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan dan Kabudayaan Kabupaten Musi Rawas Utara, sampel yang dijadikan responden dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai. Pengaruh Motivasi dan Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Rawas Utara. Pengujian hipoPenelitian (uji F) yakni pengujian hipoPenelitian yang dilakukan jika pengujian tersebut dilakukan secara bersama-sama dan untuk mengetahui apakah dapat diterima, maka dengandemikian tujuan pengujian F dilakukan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Rawas Utara, maka dapat dilakukan dengan uji F dengan hasilpenelitian maka dapat diketahui bahwa Fhitung>Ftabel artinya Ho ditolak dan Ha diterima dengan hipoPenelitian dengan demikian berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Fhitung>Ftabel artinya Ho ditolak dan Ha diterima yangartinya bahwa Terdapat pengaruh motivasi dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Rawas Utara. Pengaruh Motivasi terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Rawas Utara. Uji parsial (Uji t) dilakukan untuk membuktikan hipoPenelitian apakah pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Rawas Utara denganmembandingkan tHitung dengan tTabel, maka dapat diketahui bahwa thitung>ttabel artinya Ho ditolak dan Ha diterima bahwa terdapat adanya pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Utara. Pengaruh Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Rawas Utara. Uji parsial (Uji t) dilakukan untuk membuktikan hipoPenelitian apakah pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Rawas Utara, maka Ha diterima, maka dapat diketahui bahwa thitung>ttabel artinya Ho ditolak dan Ha diterima bahwa terdapat adanya pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Utara.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM BKR DI DESA AIR LESING KECAMATAN MUARA BELITI KABUPATEN MUSI RAWAS Basri, Ahmad; Zulfikar, Zulfikar; Priatin, Priatin; Nasruddin, Nasruddin; Nas, Syamsah
Jurnal Interprof Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Interprof, Desember
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/interprof.v6i2.1193

Abstract

Based on the motivation aspect of the members, it is not seen that the quality assessment of the quality of the Youth Family Development cadres is positive, while the empowerment aspect of the members is also not maximal in the application of trust and communication to the cadre members of the Youth Family Development from the organizing committee. So it can be concluded that the motivation of members and empowerment of members of Air Lesing Village Youth Families is not effective.
PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PERKEBUNAN KABUPATEN MUSI RAWAS Susanto, Yohanes; Basri, Ahmad; Amsari, Yuti
Jurnal Interprof Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Interprof, Juni
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja pegawai di Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Rawas. Populasi dan sampel penelitian adalah Pegawai Negeri Sipil di Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Rawas berjumlah 84 orang. Hasil pengujian hipotesis telah membuktikan terdapat pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, nilai t hitung sebesar 3,992 dengan taraf signifikansi sebesar 0,05 > nilai kritis t – table sebesar 1,6637. Hasil pengujian hipotesis telah membuktikan terdapat pengaruh antara disiplin disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, nilai t hitung sebesar 2,112 dengan taraf signifikansi sebesar 0,05 > nilai kritis t – tabel sebesar 1,6637. Berdasarkan nilai F-hitung sebesar 9,326 > nilai F-tabel sebesar 3,293. Kesimpulan dinyatakan bahwa ada pengaruh yang nyata antara struktur motivasi dan disiplin kerja secara parsial dan simultan terhadap kinerja pegawai.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN KOMUNIKASI KERJA TERHADAP KINERJA ASN (STUDI KASUS DI 4 KECAMATAN) KOTA LUBUKLINGGAU Basri, Ahmad; Ustadi, Noorchamid; Pelkandis, Jekki
Jurnal Interprof Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Interprof, Juni
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Kepemimpinan dan Komunikasi Kerja Terhadap Kinerja ASN (Studi Kasus di 4 Kecamatan) Kota Lubuklinggau. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 55 orang responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Linier Berganda, Koefisien Determinasi (R2), dan Uji F. Dari hasil Analisi Regresi Berganda diperoleh persamaan Ŷ = 0,448 + 0,617 X1 + 0,379 X2. Snalisis Determinan diperoleh nilai R square (R2) sebesar 0,867 atau 86,7%. Sedangkan sisanya sebesar 13,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil perhitungan (Uji F), terlihat bahwa nilai Fhitung (169,645) > Ftabel (3,175), artinya Ho ditolak dan Ha diterima.
PENGARUH SEMANGAT KERJA, KESEJAHTERAAN PEGAWAI DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN MUSI RAWAS Andriana, Ria; Nuraini, Betti; Basri, Ahmad
Jurnal Interprof Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Interprof, Juni
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/interprof.v9i1.2566

Abstract

Penelitian dengan judul Pengaruh Semangat Kerja, Kesejahteraan Pegawai, dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kinerja Pegawai adalah penelitian kuantitatif, dilakukan di Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Musi Rawas. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh semangat kerja, kesejahteraan pegawai, dan kecerdasan emosional terhadap kinerja pegawai Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Musi Rawas secara simultan dan secara parsial. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai di Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Musi Rawas sebanyak 124 pegawai. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengujian regresi linear berganda, uji koefisien determinasi, uji F dan uji t. Hasil penelitian yang diperoleh adalah 1). Uji parsial (Uji t) yang dilakukan membuktikan semangat kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai, di mana ????ℎ???????????????????? 3,623 >???????????????????????? 1,979 dan juga Sig sebesar 0,021 < 0,05. 2). Kesejahteraan pegawai berpengaruh terhadap kinerja pegawai, di mana ????ℎ???????????????????? 5,289 >???????????????????????? 1,979 dan juga Sig sebesar 0,002 < 0,05. 3). Kecerdasan emosional berpengaruh terhadap kinerja pegawai, di mana ????ℎ???????????????????? 4,025 >???????????????????????? 1,979 dan juga Sig sebesar 0,013 < 0,05. 4). Semangat kerja, kesejahteraan pegawai, dan kecerdasan emosional berpengaruh signifikan secara simultan terhadap kinerja pegawai Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Musi Rawas, di mana Fhitung 5,511 > Ftabel 2,68 dan juga Sig sebesar 0,004 < 0,05
PENGARUH KOMPETENSI, KOMUNIKASI DAN LINGKUNGAN KERJATERHADAP KUALITAS LAYANAN DI KANTOR SISTEM ADMINISTRASI MANUNGGAL SATU ATAP (SAMSAT) MUSI RAWAS I Susanti, Romi; Yusuf, Muhammad; Basri, Ahmad
Jurnal Interprof Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Interprof, Desember
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/interprof.v9i2.2569

Abstract

Penelitian dengan judul Pengaruh Kompetensi, Komunikasi, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kualitas Layanan adalah penelitian kuantitatif, dilakukan di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Musi Rawas I. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kompetensi, komunikasi, dan lingkungan kerja terhadap kualitas layanan secara simultan dan secara parsial. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai di Kantor Sistem Sistem Manunggal Satu Atap (Samsat) Musi Rawas I sebanyak 44 pegawai.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengujian regresi linear berganda, uji koefisien determinasi, uji F dan uji t. Hasil penelitian yang diperoleh adalah 1). Uji parsial (Uji t) yang dilakukan membuktikan kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas layanan, di mana ????ℎ???????????????????? 6,880 >???????????????????????? 2,015 dan juga Sig sebesar 0,000 < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan jika kompetensi merupakan variabel dominan, dengan persentase pengaruh sebesar 37,3%. 2). Komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas layanan, di mana ????ℎ???????????????????? 4,487 >???????????????????????? 2,015 dan juga Sig sebesar 0,001< 0,05. 3). Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas layanan, di mana ????ℎ???????????????????? 6,435 >???????????????????????? 2,015 dan juga Sig sebesar 0,000 < 0,05. 4). Kompetensi, komunikasi, dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap kualitas layanan, di mana Fhitung 114,092 > Ftabel 2,84 dan juga Sig sebesar 0,000 < 0,05.
EFEKTIVITAS KINERJA PEGAWAI DI BAGIAN PROTOKOL KABUPATEN MUSI RAWAS Meferiani, Deli; Sardiyo, Sardiyo; Basri, Ahmad
Jurnal Interprof Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Interprof, Juni
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/interprof.v10i1.2574

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana efektivitas kinerja pegawai di Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana efektivitas kinerja pegawai di Bagian Protokol Kabupaten Musi Rawas. Subfokus penelitian adalah displin kerja, kompetensi dan proses pelaksanaan tugas dan pengaruhnya terhadap efektivitas kinerja pegawai. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan informan sebagai sumber data utama. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Prosedur analisis data terdiri dari reduksi, penyajian dan pembuatan kesimpulan dan atau verifikasi. Simpulan penelitian yaitu (1) Disiplin kerja pegawai mengalami peningkatan setelah penerapan sistem absensi pengenalan wajah berbasis komputer dan pemasangan CCTV di ruang kerja. (2) Efektivitas kinerja dipengaruhi oleh kompetensi pegawai terkait detail pekerjaan. (3) Pelaksanaan tugas berjalan kurang optimal akibat minimnya anggaran dan waktu pelaksanaan program.
PENGARUH KOMPETENSI DAN KEPUASAN KERJA DENGAN KOMPENSASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA LUBUKLINGGAU Danilawati, Rahma; Susanto, Yohanes; Basri, Ahmad
Jurnal Interprof Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Interprof, Desember
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/interprof.v10i2.2576

Abstract

Penelitian dengan judul Pengaruh Kompetensi dan Kepuasan Kerja Dengan Kompensasi Sebagai Variabel Intervening Terhadap Kinerja, dilakukan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lubuklinggau. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kompetensi, kepuasan kerja dan kompensasi terhadap kinerja di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lubuklinggau secara simultan dan secara parsial. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lubuklinggau sebanyak 40 pegawai. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur. Hasil penelitian yang diperoleh adalah 1). Kompetensi berpengaruh langsung terhadap kompensasi dengan nilai koefisien jalur = 0,472. 2). Kompetensi berpengaruh langsung terhadap kinerja dengan nilai koefisien jalur = 0,216. 3). Kepuasan kerja berpengaruh langsung terhadap kompensasi dengan nilai koefisien jalur = 0,521. 4). Kepuasan kerja berpengaruh langsung terhadap kinerja dengan nilai koefisien jalur = 0,185. 5). Kompensasi berpengaruh langsung terhadap kinerja dengan nilai koefisien jalur = 0,367. 6). Kompetensi secara tidak langsung berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja melalui kompensasi sebagai variabel intervening, dengan nilai koefisien jalur = 0,173. 7). Kepuasan kerja secara tidak langsung berpengaruh signifikan terhadap kinerja melalui kompensasi sebagai variabel intervening, dengan nilai koefisien jalur = 0,191.