Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Perancangan Peningkatan Kinerja Green Supply Chain Management Rahman Ramadhan, Diva; Cahyadi, Ujang; Chandrahadinata, Dody
Jurnal Kalibrasi Vol 23 No 1 (2025): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.23-1.1553

Abstract

This research aims to determine the performance measurement of Green Supply Chain Management at PD SP Leather and to make improvements to the underperforming aspects. The stages of this research consist of two phases: measurement and improvement recommendations. The measurement is conducted using the Green Supply Chain Operations Reference (SCOR) method, assessing 6 business processes, namely Plan, Source, Make, Deliver, Return, and Enable. The improvement recommendations are made using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. The Green SCOR measurement results indicate that out of a total of 17 designed performance indicators, 6 of them are considered subpar. The prioritization of improvement is determined using the AHP method, resulting in 6 alternative improvement options. Subsequently, the impact of these alternatives on the other 11 indicators is assessed using the House Of Quality (HOQ).
Usulan Perbaikan Kualitas Tas Aliyen Polo.DR dengan SQC dan FMEA di CV Aliyen Bag Setiawan, Rizal; Cahyadi, Ujang
Jurnal Kalibrasi Vol 23 No 1 (2025): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.23-1.1857

Abstract

CV. Aliyen Bag is a company engaged in the production of backpacks. The problem that often occurs in this bag production company is the presence of defective products. The defect tolerance set by the company is 2.5%. In an effort to minimize defects in backpack products, the purpose of this study is to determine the factors that cause product defects and the most dominant defects that can affect product quality. This research uses Statistical Quality Control (SQC) and Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) methods. Based on the results of data processing, discussion and analysis, it is obtained that the most dominant factor causing defects is that the machine does not work optimally and the lighting environment is lacking, the most dominant defect is the RPN obtained is 160 which is caused by lack of lighting. This proposed improvement because of the high RPN results in lighting, it is proposed immediately by measuring the lux lighting with the results of 22500 lumens rounded up to 10 lamps with an average of 2300 lumens or 19 W. The implementation of this proposal is expected to improve product quality and minimize the occurrence of product defects, reduce costs due to defects, and increase customer satisfaction with the products produced.
Strategi Mitigasi Risiko Pada Proses Bisnis CV. Dtheoria dengan Pendekatan House of Risk Mujahidin, Mujahidin; Cahyadi, Ujang; Hayat, Encep Jianul
Jurnal Kalibrasi Vol 22 No 2 (2024): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.22-2.1862

Abstract

Pengelolaan risiko dalam proses bisnis rantai pasok merupakan aspek krusial dalam memastikan kelancaran operasional dan keberlanjutan industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko utama dalam rantai pasok, menganalisis dampaknya terhadap efisiensi operasional, serta mengembangkan strategi mitigasi berbasis pendekatan House of Risk (HOR). Metodologi yang digunakan mencakup identifikasi risiko menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), analisis probabilitas dampak, serta pemetaan strategi mitigasi yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko utama berasal dari ketidakpastian pasokan bahan baku dan ketidaksesuaian permintaan pasar, yang dapat menghambat produktivitas. Implementasi strategi mitigasi berbasis HOR mampu mengurangi tingkat risiko secara signifikan dan meningkatkan efisiensi rantai pasok. Studi ini memberikan kontribusi bagi industri dalam meningkatkan daya saing melalui pendekatan proaktif dalam manajemen risiko rantai pasok.
Usulan Perbaikan Kerja untuk Meningkatkan Keselamatan Kerja di PD. Jaya Rasa menggunakan metode HIRADC Cahyadi, Ujang; Nur Ajhar, Alfi; Taptajani, Dedi Sa'dudin
Jurnal Kalibrasi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.23-2.1849

Abstract

Company safety is greatly affected by work accidents. PD. Jaya Rasa is an industry in the food sector that produces macaroni where there are potential hazards that can cause losses to the company starting from the production process area which is the main cause of many accidents at work including lan.Therefore, the purpose of this study is to determine the potential hazards that exist in the production area of PD. Jaya Rasa and determine the level of risk of these hazards and propose recommendations for work improvements to improve work safety. The method used is the hazard identification risk assessment and determining control method which serves to identify potential hazards, assess the level of risk and provide recommendations for hazard control. Hazard identification is carried out through field observations and interviews with company owners and employees in the production process area. While the risk assessment is carried out through the stages of hazard identification and data from how often the accident occurs and the impact of the accident which will be calculated using the scale set by AS/NZS: 2004.The results obtained there are 22 levels of hazard risk including 1 extreme risk (4%), 4High risk (18%), 7 Medium risk (31%) and 10 low risk(45%). Where in each existing work activity of the 5 work activities that have the highest and extreme risk level, namely in the work activities of frying, seasoning and gluing macaroni. Then based on the hierarchy of k3 control, the resulting controls for improvement in PD. Jaya rasa are elimination, substitution, administrative design and personal protective equipment.
Penentuan Rute Pengiriman pada Distribusi Produk dengan Pendekatan Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP) Menggunakan Algoritma Genetika : Studi Kasus pada UMKM Cuankie HD Barokah Garut Cahyadi, Ujang; Taptajani, Dedi Sa'dudin; Mustika, Lesti
Jurnal Kalibrasi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.23-2.1978

Abstract

This study aims to optimize the distribution routes at the MSME Cuankie HD Barokah Garut to improve operational efficiency. The MSME faces challenges in distribution management due to limited resources and suboptimal routing. To address this, the study applies the Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP) approach based on the Genetic Algorithm (GA). CVRP is used to consider vehicle capacity in delivery optimization, while GA is employed to determine optimal routes that minimize distance, time, and operational costs.Data were collected through observations and distance measurements using Google Maps. Before optimization, the total distribution distance reached 101.4 km with a travel time of 325 minutes and operational costs of Rp. 518,200. After optimization, the distribution routes became more efficient, with a total distance of 82.3 km, travel time of 277 minutes, and reduced operational costs of Rp. 471,300.The results show that the Genetic Algorithm significantly improved distribution efficiency by reducing travel distance, travel time, and operational costs. The implementation of GA proved effective in optimizing distribution routes for MSMEs with limited resources.
Strategi Peningkatan Kinerja Dalam Mengurangi Keterlambatan Bahan Baku Pada Produksi Dodol Original UMKM PD. DBG Cahyadi, Ujang; Hidayatulloh, Ginda
Jurnal Kalibrasi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.23-2.2016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja dalam proses meningkatkan kinerja rantai pasok untuk mengurangi keterlambatan bahan baku dodol original PD. Dodol Bhineka Garut. Pengukuran kinerja membantu dalam perencanaan tujuan, evaluasi kerja, dan perumusan strategi kebijakan pada tingkat strategis, taktis, dan operasional rantai pasok. Penelitian ini bertujuan untuk membahas strategi peningkatan kinerja manajemen rantai pasok bahan baku dodol original dengan menggunakan metode Supply Chain Operation Reference (SCOR), yang diterapkan untuk merancang metrik pengukuran kinerja. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada 4 (empat) bahan baku yang diunggulkan untuk pembuatan dodol original diantaranya adalah tepung beras ketan, gula aren, gula pasir, dan santan kelapa. SCOR menghasilkan bobot matrik pengukuran kinerja rantai pasok yaitu ongkos dalam suatu aktivitas, waktu yang diperlukan, kapasitas, kapabilitas, produktivitas, utilitas, dan outcome perencanaan, pengadaan, produksi, pengiriman produk, dan pengembalian produk Menetapkan solusi yang diinginkan dan menyusun struktur hierarki. SCOR menghasilkan bobot matrik pengukuran kinerja rantai pasok yaitu ongkos dalam suatu aktivitas, waktu yang diperlukan, kapasitas, kapabilitas, produktivitas, utilitas, dan outcome perencanaan, pengadaan, produksi, pengiriman produk, dan pengembalian produk Menetapkan solusi yang diinginkan dan menyusun struktur hierarki Melalui metode SWOT, perusahaan dapat membuat keputusan yang yang lebih spesifik dan baik, merumuskan strategi yang lebih efektif, dan memanfaatkan sumber daya secara optimal guna mencapai tujuan peningkatan kinerja
Penentuan Rute Distribusi Untuk Meminimalisasi Biaya Pengiriman Di PD. Jaya Mandiri Dengan Menggunakan Metode Saving Matrix Cahyadi, Ujang; Taptajani, Dedi Sa'dudin; Faujiah, Aeni
Jurnal Kalibrasi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.23-2.2018

Abstract

Model Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP) merupakan permasalahan penentuan rute kendaraan yang bertujuan untuk meminimalkan rute, jarak dan biaya transportasi dari permasalahan pengiriman barang pada PD Jaya Mandiri. Pada penelitian ini permasalahan muncul karena perusahaan tidak memaksimalkan kapasitas angkut yang di miliki setiap kendaraan, permasalahan lain yang muncul juga yaitu rute yang di gunakan untuk proses pengiriman hanya berdasarkan pengalaman driver tanpa mempertimbangkan jarak dan waktu yang akan di tempuh, hal ini menyebabkan terjadinya keterlambatan pengiriman yang tidak optimal, sehingga menyebabkan tingginya biaya operasional. Dengan menerapkan metode Saving Matrix dan Nearest Neighbor, hasil penelitian menunjukkan adanya penghematan signifikan. Penggunaan metode Saving Matrix mengurangi total biaya operasional sebesar Rp 475.628 dari biaya awal Rp 1.298.008, dengan jarak tempuh sebesar 56,79 km. Sementara itu, metode Nearest Neighbor mengurangi jarak tempuh hingga 45,96 km, dengan penghematan sebesar 61,20% atau Rp 794.475. Dipadatkannya usulan rute terpendek untuk meminimalisasi biaya operasional dengan memperhatikan kapasitas kendaraan yang digunakan dengan menggunakan metode saving matrix.
Perancangan Usaha Pada Pengolahan Buah Melinjo Lokal Menjadi Emping Cahyadi, Ujang; Maulana Hidayatulloh, Ilham
Jurnal Kalibrasi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.23-2.2023

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perancangan perusahaan dan studi kelayakan usaha dalam pengolahan melinjo menjadi produk emping dengan kadar asam urat rendah. Dalam perancangan usaha emping melinjo ini berfokus pada aspek pemasaran yang melibatkan analisis pasar untuk mengidentifikasi segmenting, targeting, dan positioning. Pada aspek teknis penelitian ini hanya mengfokuskan pada desain peta proses operasi (PPO). Pada aspek kelayakan mencangkup Harga pokok produksi (HPP), untuk mengetahui biaya produksi yang diperlukan dalam membuat emping melinjo ini, HPP yang diperoleh sebesar Rp.1.235.016,  serta BEP Volume Produksi dan BEP Volume Harga Produksi untuk mengetahui titik impas dalam penjualan maupun produksi yang diperlukan, BEP Produksi memperoleh hasil sebesar 12kg, jika memproduksi emping melinjo lebih dari 12kg maka usaha ini layak untuk didirikan, BEP Harga Produksi memperoleh hasil sebesar Rp.102.918, jika produk ini dijual dengan harga lebih dari Rp.102.918 maka usaha ini dinyatakan layak untuk didirikan, terakhir adalah NPV untuk menentukan akhir kelayakan pada usaha yang akan dijalankan, NPV yang diperoleh sebesar Rp.1.192.042 > 0, karena NPV lebih besar dari 0 maka usaha untuk mendirikan emping melinjo ini dinyatakan layak untuk didirikan. Aspek hukum mencankup perizinan mendirikan usaha, dalam kasus ini usaha tidak diwajibkan membuat perizinan, karena laba bersih yang dihasilkan kurang dari Rp.50.000.000, hasil laba bersih pada usaha ini adalah sebesar Rp.3.211.042. Aspek lingkungan mencangkup limbah yang dihasilkan dari pengolahan emping melinjo ini, limbah yang dihasilkan oleh emping melinjo ini hanya menghasilkan daging melinjo dan kulit melinji, kedua limbah tersebut bisa diproses kembali menjadi sayuran maupun dijadikan teh, dengan begitu limbah yang dihasilkan tidak berdampak berbahaya bagi lingkungan. Dengan melihat dari sudut pandang beberapa aspek diatas, dapat disimpulkan bahwa perancangan usaha ini dikatakan layak untuk dijalankan atau dioperasikan.
Pengukuran dan Perencanaan Produktivitas Dengan Menggunakan Metode APC (American Produktivity Center) Cahyadi, Ujang; Taptajani, Dedi Sa'dudin; Miraj, Ahmad Fauzi Saepul
Jurnal Kalibrasi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.23-2.2053

Abstract

PD. Jaya Rasa is a micro, small, and medium enterprise (MSME) in the food industry that produces makaroni cikruh. The issue faced is the fluctuating monthly production, which is inconsistent and fails to meet targets. Therefore, the objective of this study is to measure productivity and analyze improvements across several factors—such as labor, energy, raw materials, and machinery—that contribute to the decline in productivity, in order to utilize company resources more efficiently and effectively. This study uses the American Productivity Center (APC) method to determine productivity, profitability, and price improvement values by accounting for labor, raw materials, energy, and total inputs. To identify the root causes of productivity decline, a Fishbone Diagram is applied. The study finds that the highest productivity index was in energy at 106.367 percent during January, while the lowest was in labor at 91.864 percent in December. The proposed recommendations include monitoring the production process, conducting regular performance evaluation and skill training, and purchasing more modern packaging equipment, such as a sealing machine, to accelerate the packaging process.