Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Scientific Journal

Hubungan Tingkat Stres dengan Karakteristik Peserta OSCE UKMPPD di Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Akbar, Resti Rahmadika; Nasir, Ramadhani; Henky, Jefri
Scientific Journal Vol. 2 No. 4 (2023): SCIENA Volume II No 4, July 2023
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v2i4.101

Abstract

Latar belakang: Objective Structured Clinical Examination (OSCE) salah satu format uji untuk mengetahui kompetensi keterampilan mahasiswa dan OSCE menjadi faktor yang memicu adanya stres pada mahasiswa. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat stres dengan karakteristik peserta OSCE UKMPPD di Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah. Metode: Penelitian ini merupakan analitik korelatif dengan desain penelitian cross sectional. Pengambilan sampel dengan metode consecutive sampling, dengan jumlah sampel 51 orang. Penelitian ini dilakukan dengan populasi pada mahasiswa yang mengikuti OSCE UKMPPD di Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah pada periode bulan November 2019. Tingkat stres diukur dengan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS). Pengolahan data menggunakan program SPSS 24.0. Analisis univariat jenis kelamin, usia, status pernikahan, tingkat stres, frekuensi mengikuti OSCE dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil: Karakteristik mahasiswa berdasarkan jenis kelamin terbanyak perempuan yaitu 38 orang (74,5%), usia 17-25 tahun mahasiswa terbanyak yaitu 39 orang (76,5%), status pernikahan terbanyak yaitu belum menikah 33 orang (64,7%), frekuensi mahasiswa terbanyak pengambilan pertama yaitu 46 orang (90,2%). Hasil analisis bivariat terdapat hubungan antara tingkat stres dengan jenis kelamin, umur dan status pernikahan dan frekuensi mengikuti OSCE, dengan nilai p<0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat stres dengan jenis kelamin, usia, status pernikahan dan frekuensi mengikuti OSCE.
Hubungan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Trimester III dengan Berat Lahir Bayi di RSUP. DR M Djamil Padang Akbar, Resti Rahmadika; Z Oktora, Meta; Afriyan Indra, Reza
Scientific Journal Vol. 2 No. 5 (2023): SCIENA Volume II No 5, September 2023
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v2i5.102

Abstract

Pendahuluan: Anemia pada ibu hamil lebih berisiko melahirkan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Data dari World Health Organization didapatkan sebesar 60–80% Angka Kematian Bayi disebabkan karena BBLR. Risiko sepsis umbilikalis, gangguan pada mata ikterus neonatorum dan infeksi pada saluran nafas dapat terjadi pada bayi dengan berat lahir rendah. Tujuan penelitian: untuk mengetahui hubungan kadar hemoglobin ibu hamil trimester III dengan berat lahir bayi di RSUP. Dr M Djamil Padang. Metode: . Pendekatan penelitian menggunakan cross sectional, dengan data sekunder berupa rekam medik di RSUP. Dr M. Djamil Padang tahun 2018. Populasi target yaitu pasien ibu hamil yang diperiksa kadar hemoglobin trimester III dan melahirkan di RSUP. Dr M Djamil Padang tahun 2018. Jumlah sampel 56 orang dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengolahan data menggunakan komputerisasi program SPSS versi 24.0. Data univariat disajikan dalam bentuk rerata ± standar deviasi, median (min-maks) dan analisis bivariat diuji dengan spearman rho. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan hubungan kadar hemoglobin trimester III dengan berat lahir bayi dengan nilai p<0,001 dan r= 0,539, dikategorikan cukup kuat, usia ibu paling banyak adalah 26-35 tahun yaitu 31 orang (55,4%), kadar Hb ibu hamil dengan median (min-maks) 10,50 (7-14) g/dl, berat lahir bayi rata-rata yaitu 2579,46 gr ±536,04. Kesimpulan: Terdapat hubungan kadar hemoglobin ibu hamil trimester III dengan berat lahir bayi.
The Effect of Stunting on Child Growth and Development Akbar, Resti Rahmadika; Kartika, Windy; Khairunnisa, Mutiara
Scientific Journal Vol. 2 No. 4 (2023): SCIENA Volume II No 4, July 2023
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v2i4.118

Abstract

Stunting is one of the leading public health problems in lower-middle-income countries, including Indonesia. Stunting is a problem of chronic malnutrition caused by insufficient nutritional intake over a long period due to food that does not meet the dietary needs required. Nutritional issues in young children can have serious consequences; according to the World Health Organization, stunting can cause cognitive or intelligence, motor, and verbal development to develop sub-optimally, increase the risk of obesity and other degenerative diseases, increase health costs, and increase the incidence of morbidity and death. This literature review aims to determine the effect of stunting on children's growth and development and the influencing factors. Search for keywords: Stunting, growth, and development of checking in children, children, cognitive and motor skills. The conclusion from the literature review is that there is a significant relationship between stunting influence on motoric development in children, and the factors that cause stunting do not only come from the child but many external factors that influence such as maternal, economic, environmental, and infectious diseases factors and not only that. Feeding patterns are also one of the factors causing stunting in children.