Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Remaja Terhadap Seks Pranikah dan Penularan Hiv/Aids pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Angkatan 2020 Rosadi Arta, Tri; Rahmadhoni, Berri; Primawati, Irma
Scientific Journal Vol. 1 No. 3 (2022): SCIENA Volume I No 3, May 2022
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.007 KB) | DOI: 10.56260/sciena.v1i3.46

Abstract

Latar Belakang: Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan gejala dan infeksi atau sindrom yang timbul akibat rusaknya sistem imun pada manusia akibat infeksi virus HIV atau infeksi virus-virus lain yang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. Virus penyebab AIDS tersebut adalah Human Immunodeficiency Virus (HIV). HIV merupakan virus yang dapat memperlemah sistem imunitas manusia. Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif kategorik dengan desain penelitian  cross sectional. Populasi penelitian ini adalah Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah dengan 92 sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan mengikuti kriteria inklusi, menggunakan data primer dengan mengisi kuisioner dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil: Usia terbanyak adalah 19 Tahun dengan pengetahuan baik yaitu (29,3%). Jenis kelamin terbanyak adalah perempuan dengan pengetahuan baik yaitu (34,8%), sedangkan jenis kelamin laki-laki juga memiliki pengetahuan baik yaitu (21,7%). Usia terbanyak adalah 19 tahun memiliki sikap positif atau tidak mendukung adanya seks pranikah  yaitu (40,2%), dan juga pada usia 18 tahun memiliki sikap positif yaitu (16,3%), sedangkan pada usia 20 tahun memiliki sikap negatif yaitu (9,8%). Jenis kelamin laki-laki memiliki sikap negatif yaitu (18,5%), sedangkan pada perempuan memiliki sikap positif yaitu (52,5%). Kesimpulan: Mahasiswa yang pengetahuan kurang lebih banyak pada usia 19 tahun dibandingkan usia 18 dan 20 tahun, sikap negatif lebih banyak pada usia 18 tahun dibandingkan usia 19 dan 20 tahun, mahasiswa laki-laki dan perempuan memiliki pengetahuan yang baik, dan sikap negatif lebih banyak pada jenis kelamin laki-laki dibandingkan perempuan.
Hubungan Kualitas Tidur dan Status Gizi Dengan Kejadian Akne Vulgaris Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Ramadhani, Sri Putri; Malik, Rifkind; Primawati, Irma; Rizki Saputra, Muhammad
Scientific Journal Vol. 3 No. 3 (2024): SCIENA Volume III No 3, May 2024
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v3i3.127

Abstract

Latar belakang : Akne vulgaris dapat terjadi akibat kualitas tidur yang buruk dan status gizi. Tidur terlalu larut malam menyebabkan peningkatan aktivitas hormon androgen yang berperan penting dalam regulasi mekanisme produksi sebum selain itu berat badan diatas normal juga berpengaruh terhadap produksi sebum. Sebum yang berlebihan akan menyebabkan kulit menjadi berminyak dan dapat menimbulkan sumbatan pada kelenjar pilosebasea yang mengakibatkan timbulnya akne vulgaris. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan status gizi dengan tingkat kejadian akne vulgaris pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah. Metode : Jenis penelitian adalah observasional analitik. Kualitas tidur dinilai menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), status gizi dinilai menggunakan rumus indek massa tubuh dan kejadian akne menggunakan klasifikasi lehmann. Sampel dipilih secara simple random sampling. Analisa data univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi crosstab dan analisa bivariat menggunakan uji chi square serta pengolahan data menggunakan komputerisasi program SPSS versi IBM 25.0. Hasil : Sebagian besar responden yang mengalami akne vulgaris adalah perempuan yaitu 29 orang (29,0%), memiliki kualitas tidur buruk adalah perempuan yaitu 42 orang (42,0%), memiliki status gizi gemuk adalah perempuan yaitu 19 orang (19,0%), terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan kejadian akne vulgaris (p=0,019), dan terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian akne vulgaris (p=0,001). Kesimpulan : Terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian akne vulgaris pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah.
Pengaruh Paparan Sinar Ultraviolet terhadap Kesehatan Kulit dan Upaya Pencegahannya : Tinjauan Literatur Riska Nafiah, Sahla; Fitraneti, Elvi; Rizal, Yosse; Primawati, Irma; Ayu Hamama, Dian
Scientific Journal Vol. 3 No. 3 (2024): SCIENA Volume III No 3, May 2024
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v3i3.147

Abstract

Pendahuluan: Indonesia memiliki iklim tropis dengan paparan sinar matahari yang tinggi sepanjang tahun, terutama di daerah sekitar khatulistiwa. Sinar matahari mengandung radiasi ultraviolet (UV) yang dapat menyebabkan berbagai masalah kulit, baik akut seperti sunburn dan tanning, maupun kronik seperti penuaan dini dan kanker kulit. Pentingnya penggunaan sunscreen untuk melindungi kulit dari bahaya sinar UV menjadi perhatian, khususnya bagi remaja yang sering beraktivitas di luar ruangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana remaja memahami pentingnya perlindungan kulit dari sinar UV dan penggunaan sunscreen sebagai bagian dari gaya hidup sehat, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran ini di kalangan siswa SMA. Metode: Penelitian ini dilakukan di SMAN 3 Padang dengan melibatkan 1095 siswa sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan secara acak dan dianalisis untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa terkait penggunaan sunscreen. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum memiliki kesadaran yang cukup tentang pentingnya penggunaan sunscreen. Hanya 40% siswa yang rutin menggunakan sunscreen, dengan perempuan lebih sering menggunakannya dibandingkan laki-laki. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran ini meliputi pengetahuan tentang bahaya sinar UV, kebiasaan berjemur, dan persepsi tentang penggunaan sunscreen yang masih dianggap kurang maskulin oleh sebagian laki-laki. Kesimpulan: Kesadaran remaja akan pentingnya perlindungan kulit dari sinar UV masih rendah, terutama di kalangan laki-laki. Diperlukan edukasi lebih lanjut untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan penggunaan sunscreen sebagai langkah pencegahan terhadap dampak negatif paparan sinar matahari.
HUBUNGAN PEMAKAIAN JILBAB TERHADAP KEJADIAN KETOMBE PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BAITURRAHMAH Primawati, Irma; Utari, Mega; Nurwiyeni
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 20 No. 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.611 KB) | DOI: 10.30743/ibnusina.v20i2.112

Abstract

Ketombe merupakan salah satu gejala ringan dari dermatitis seboroik yang hanya mengenai kulit kepala. Ketombe disebabkan oleh jamur Pityrosporum ovale. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi angka kejadian ketombe seperti peningkatan produksi sebum, pertumbuhan jamur P.ovale yang berlebihan, kerentanan individu, stress dan lingkungan (kelembaban dan suhu). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pemakaian jilbab terhadap terjadinya ketombe pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional dengan 100 sampel menggunakan teknik simple random sampling. Analisa data univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase dan analisa bivariat menggunakan uji chi-square dan pengolahan data menggunakan komputerisasi program SPSS versi 16.0. Hasil penelitian didapatkan mahasiswi yang mengalami kejadian ketombe sebanyak 56 orang (56,0%), lama pemakaian jilbab 6-12 jam sebanyak 64 orang (64,0%) dan terdapat hubungan pemakaian jilbab terhadap terjadinya ketombe pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah angkatan 2018-2019 (p=0,029). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pemakaian jilbab terhadap terjadinya ketombe pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah angkatan 2018-2019.
Gambaran Penggunaan Sunscreen Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang Angkatan 2024 Primawati, Irma; Nafiah, Sahlaa Riska; Hamama Pitra, Dian Ayu; Deny, Fitra
Scientific Journal Vol. 4 No. 3 (2025): SCIENA Volume IV No 3, May 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v4i3.227

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan negara tropis yang terletak di garis khatulistiwa, sehingga mendapatkan paparan sinar matahari dengan intensitas tinggi sepanjang tahun. Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan kulit. Penggunaan tabir surya secara rutin telah terbukti efektif dalam meminimalkan efek buruk dari sinar matahari.Tujuan: Untuk Mengetahui Gambaran Penggunaan Sunscreen pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang Angkatan 2024.  Metode: : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kategorik dengan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel menggunakan deskriptif kategorik berpasangan. Ukuran sampel yang diperoleh sebanyak 107 peserta yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 18 tahun (55,1%), sedangkan usia paling sedikit adalah 21 tahun (1,9%). Berdasarkan jenis kelamin, sebagian besar responden adalah perempuan, yaitu 73,8%, dibandingkan laki-laki 26,2%. Berdasarkan tingkat penggunaan tabir surya, 61,7% responden memiliki kebiasaan penggunaan tabir surya yang baik, 23,4% memiliki kebiasaan penggunaan sedang, dan 15% memiliki kebiasaan penggunaan yang kurang baik.. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, mayoritas responden (61,7%) menunjukkan kebiasaan penggunaan tabir surya yang baik, diikuti dengan 23,4% dengan penggunaan sedang, dan 15% dengan penggunaan yang kurang baik. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang Angkatan 2024 memiliki kesadaran yang cukup baik mengenai pentingnya perlindungan kulit dari paparan sinar ultraviolet
Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat Dalam Rangka Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Malik, Rifkind; Primawati, Irma; Helmizar, Roland; Lidra Maribeth, Annisa; Rasyadi, Yahdian; Yesika, Relin
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The economy and education are important aspects of the community but the other most important is health because health can affect economy and social productivity. Health can be imbalanced due to a poor lifestyle, diet, and lack of physical activity which will trigger various non-communicable diseases. The aim of this service community is to provide understanding on disease, good diet and daily physical activity. The method used is leaflets, posters, and short lectures. The result of this service is that many respondents are elderly. With this service we hope that in the future the elderly can begin to increase their physical activity, consume healthy food and routine health checks to increase the quality of life.