Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS IMPLEMENTASI BEHAVIOR BASED SAFETY DAN FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN UNSAFE BEHAVIOR (STUDI PADA PEKERJA BAGIAN GUDANG DI PT X SIDOARJO) Khoiriyah, Miftahul; Ernawati, Meirina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43659

Abstract

Penerapan Behavior Based Safety menjadi penting dalam industri untuk meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan dan mengurangi risiko kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi BBS serta faktor-faktor yang berhubungan dengan unsafe behavior pada pekerja di Bagian Gudang PT X Sidoarjo. Faktor yang dianalisis meliputi predisposing factors (awareness, persepsi, pengetahuan, dan motivasi), enabling factor (ketersediaan APD), dan reinforcing factor (peran pengawas safety). Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif dan metode observasional. Sampel penelitian adalah seluruh pekerja Bagian Gudang PT X Sidoarjo yang berjumlah 47 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi spearman untuk mengidentifikasi hubungan antara faktor-faktor yang diteliti dengan unsafe behavior. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara unsafe behavior dan awareness (r=-0,878, p<0,001), persepsi (r=-0,461, p=0,001), pengetahuan (r=-0,850, p<0,001), motivasi (r=-0,431, p=0,002), ketersediaan APD (r=-0,699, p<0,001), serta peran pengawas safety (r=-0,500, p<0,001). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi faktor-faktor tersebut, semakin rendah tingkat unsafe behavior pekerja. Berdasarkan analisis implementasi BBS, ditemukan bahwa program keselamatan kerja di Bagian Gudang PT X Sidoarjo telah sesuai dengan regulasi yang berlaku. Namun, masih terdapat peluang perbaikan dalam penerapan BBS dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang berhubungan dengan unsafe behavior.
Budidaya Tanaman Obat Keluarga sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Desa Tanggulangin Dewi Susanti, Liana; Salsabila Azzahra, Nazwa; Ansania, Anggi; Tia Larasati, Erika; Triliyani, Indah; Khoiriyah, Miftahul; Asih, Murni; Kurniawati, Mutiara; Fajar Baharudin Yusuf, Muhammad; Hikmah, Sofiatul; Ilmi, Ulul
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli-Desember 2024
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/9y0xk656

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) adalah tanaman berhasiat yang dapat ditanam di lahan pekarangan, ladang, maupun media tanam seperti polybag yang dikelola oleh keluarga. Warga dusun Sukowati sudah mulai memanfaatkan TOGA untuk pengobatan atau bahan tambahan untuk makanan, akan tetapi belum ada satupun warga yang menanam TOGA secara Mandiri. Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan TOGA di lingkungan masyarakat sekitar, meningkatkan pengetahuan dan pemanfaatan TOGA di masyarakat. Kegiatan pengabdian dengan metode PAR ini dilaksanakan di Tanggulangin, Sukowati, Punggur, Lampung Tengah pada tanggal 29 Mei 2024. Kegiatan ini cukup berhasil karena telah tersedia tanaman TOGA di beberapa halaman warga, dan adanya peningkatan pengetahuan mengenai jenis tanaman TOGA dan tata cara penanaman dan pemanfaatannya.