Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Pedagogik

ANALISIS KUALITATIF KEMAMPUAN MAHASISWA PGSD DALAM MENGEMBANGKAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA Dwi Widyastuti Nurharyanto
PEDAGOGIK Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is qualitative descriptive research. This study aims to see the extent to which PGSD, FKIP, Khairun University students are capable of preparing Teaching Modules. The instrument used is an instrument in the form of a test. Of the three main components, it was found that students had insufficient knowledge of the enrichment components and worksheets. The average of the results obtained is the general information component of 99.3%, the initial component is 97.3%, and the attachment is 44%. Three main components are used as benchmarks, namely the general information component, the initial component, and the attachments. Both of these components get a percentage of 44% or as many as 11 students do not understand these components so they are not included in making the Teaching Module. There is a need to deepen the material again for students to master making good Teaching Modules. Teaching Modules as a form of planning will also have an impact on learning processes and outcomes.
EVALUASI PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS CANVA TERHADAP GURU SEKOLAH DASAR Nurharyanto, Dwi Widyastuti; Abdy, Iwan
PEDAGOGIK Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Prodi PGSD FKIP Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pedagogik.v12i2.9022

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk melihat respons guru terhadap kegiatan pelatihan media pembelajaran menggunakan aplikasi canva. Terdapat 19 guru pada SDN 48 Kota Ternate yang mengikuti kegiatan pelatihan. Pelatihan penggunaan canva dilakukan atas dasar kebutuhan pembelajaran saat ini yang harus terintegrasi dengan teknologi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dan pada hari terakhir dilakukan evaluasi. Evaluasi kegiatan menggunakan instrumen angket yang diberikan pada guru melalui google form. Google form terdiri dari sepuluh pertanyaan yang dibagi menjadi tiga bagian yaitu isi materi, penyampaian materi, dan kegiatan praktik. Kuesioner yang diberikan memiliki tiga kategori pengisian jawaban yaitu setuju, kurang setuju dan tidak setuju. Hasil evaluasi menunjukkan alokasi waktu untuk menyampaikan materi mendapatkan persentase 57,9% dan alokasi waktu untuk praktik pembuatan media pembelajaran sebesar 52,6%. Hal ini menunjukkan bahwa guru membutuhkan waktu yang lebih panjang untuk menguasai Canva.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBAHASA MENGGUNAKAN METODE KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS IV SDN 48 KOTA TERNATE Nurharyanto, Dwi Widyastuti; Abdy, Iwan
PEDAGOGIK Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Prodi PGSD FKIP Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pedagogik.v12i1.8202

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah kurangnya keterampilan berbahasa dengan fokus membaca mata Pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas IV SD Negeri 48 Kota Ternate. Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini yaitu meningkatkan keterampilan berbahasa dengan fokus membaca pada siswa kelas IV SD Negeri 48 Kota Ternate, siswa mampu memahami dan mengidentifikasi isi teks bacaan serta menyajikan ulang informasi yang didapat dari teks bacaan tersebut menggunakan kalimat sediri dengan baik. Penelitian ini menjadi bagian dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan pada siswa kelas IV SDN Negeri 48 Kota Ternate melalui metode komparasi atau perbandingan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada siklus I dan Direct Learning pada siklus II. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) mampu meningkatkan hasil belajar siswa khususnya pada mata Pelajaran bahasa Indonesia kelas IV. Hal ini terbukti dari data hasil belajar 25 orang siswa pada pra siklus dengan ketuntasan 11 orang siswa (44%), siklus I dengan ketuntasan 23 orang siswa (92%), siklus II dengan ketuntasan 19 orang siswa (76%). Kata Kunci: keterampilan berbahasa, kemampuan membaca, model pembelajaranÂ