Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Cymbopogon Citratus dan Daun Citrus Aurantifolia terhadap Larvasida Nyamuk Aedes Aegypti Hamidi, Faris; Wibowo, Suhendra Agung; Nofalia, Ifa
Jurnal Farmasetis Vol 13 No 4 (2024): Jurnal Farmasetis: November 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/far.v13i4.3546

Abstract

Penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti, seperti demam dengue, chikungunya, dan zika, menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di banyak negara tropis. Salah satu strategi pengendalian vektor yang efektif adalah dengan mengurangi populasi larva nyamuk. Ekstrak tanaman seperti Cymbopogon citratus (serai) dan Citrus aurantifolia (jeruk nipis) berpotensi sebagai larvasida alami, namun efektivitas keduanya perlu dikaji lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas Cymbopogon citratus (serai) dan Citrus aurantifolia (jeruk nipis) sebagai larvasida Aedes aegypti. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 20 larva nyamuk Aedes aegypti pada masing-masing wadah. Pemberian ekstrak dengan konsentrasi 0%, 0,05%, 15%, 25%, 35% dan 45%. Metode analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan uji T Test. Hasil dari penelitian menunjukkan p-value = 0,000 (p ≤ 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam efektivitas antara ekstrak serai dan jeruk nipis sebagai larvasida. Ekstrak serai terbukti lebih efektif dalam membunuh larva Aedes aegypti dibandingkan dengan ekstrak jeruk nipis.
The Effect of Brainstorming, Buzz group and Simulation (BBS) Methods on Self-Control in Adolescents Nofalia, Ifa; Wibowo, Suhendra Agung; Yuswatiningsih, Endang
Babali Nursing Research Vol. 4 No. 3 (2023): July
Publisher : Babali Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37363/bnr.2023.43253

Abstract

Background: Adolescent self-control is the ability to regulate emotions, behaviour, and thoughts when facing challenging or difficult situations. This study aims to determine the effect of the BBS method on self-control in adolescents. Methods: This study used a quasi-experimental pre-test and post-test control design to determine the effect of the BBS method on self-control in adolescents. The population used is youth aged 15-21 years as many as 140 adolescents and the sample count is 120 the adolescent in the village of Dukuhklopo with using simple random sampling. The research instruments used were standard operating procedures for BBS and questionnaires to determine self-control abilities in adolescents. Data results has been analysed with Wilcoxon and Mann Whitney test. Results: Based on the results Wilcoxon test of intervention and control group showed that p= 0,000, this meant that there were differences in adolescent self-control before and after the intervention in the intervention group and the control group. The Mann Whitney test result the p value in the treatment group showed p= 0,021 (p <0.05), this meant that there was a difference between before and after the intervention in the treatment group. Conclusion: BBS method can be used as a way to improve self-control abilities in adolescents. This method can be used to provide nursing care to adolescents who have decreased self-control abilities, such as to increase emotional control, control deviant sexual behaviour, control promiscuity and all other forms of juvenile delinquency.
Dampak Edukasi PHBS terhadap Pencegahan ISPA pada Balita di Komunitas Pertanian Paraswati, Mareta Deka; Kusuma, Erik; Kurnianto, Syaifuddin; Widianto, Eko Prasetya; Wibowo, Suhendra Agung; Suroso, Heri
Journal of Health Management Research Vol 4 No 2 (2025): Journal of Health Management Research
Publisher : Bagian Penelitian & Pengabdian Masyarakat STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/jhmr.v4i2.637

Abstract

Background: Acute Respiratory Infection (ARI) remains a leading cause of morbidity among children under five, particularly in agrarian areas characterized by exposure to kitchen smoke, limited ventilation, and agricultural activities that potentially increase ARI risk. Community health cadres for under-five children, as the front line of community empowerment, often have limited knowledge regarding the relationship between household environment and ARI prevention. Aims: To assess the effect of Clean and Healthy Living Behavior (CHLB/PHBS) education on changes in the knowledge of child health cadres in preventing ARI among under-five children in agrarian areas. Methods: A pre-experimental study with a one-group pretest-posttest design was conducted to evaluate the impact of a 90-minute CHLB education session. The intervention combined interactive lectures, discussions, and visual media. Knowledge was measured using a validated 15-item questionnaire. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. Results: The mean knowledge score significantly increased from 6.20 ± 0.97 (pretest) to 12.97 ± 1.03 (posttest). Statistical analysis showed p = 0.000, indicating a significant difference. Before the intervention, 83.3% of cadres were in the low-knowledge category, whereas after the education, 90% achieved the high-knowledge category. Conclusion: CHLB education significantly improved the knowledge of child health cadres in preventing ARI among under-five children in agrarian areas. This approach proved to be effective and contextually relevant, with potential to serve as a model for cadre empowerment in ARI prevention.
Penyuluhan dan Demonstrasi PHBS pada Warga Binaan Lapas Jombang Nofalia, Ifa; Wibowo, Suhendra Agung; Yuswatiningsih, Endang; Maunaturrohmah, Agustina; Prasetyaningati, Dwi; Suhariyati, Hindyah Ike; Rosyidah, Inayatur; Rahmawati, Anita; Rahmawati, Iva Milia Hani
Bhakti Patrika Vol. 1 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64408/bp.2025.1119

Abstract

Pendahuluan: Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Lapas Jombang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental warga binaan dengan mengatasi masalah kebersihan, pola makan, dan terbatasnya fasilitas kesehatan. Metode: Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendekatan partisipatif, dengan melibatkan warga binaan dalam pelaksanaan program edukasi mengenai kebersihan tubuh dan lingkungan, pola makan sehat, serta aktivitas fisik. Hasil: Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam kebiasaan mencuci tangan (80%), pemeliharaan kebersihan lingkungan (70%), serta partisipasi dalam olahraga (60%). Meskipun demikian, tantangan utama tetap pada keterbatasan bahan makanan bergizi yang tersedia dan fasilitas olahraga yang terbatas. Program ini juga berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, dengan sebagian besar warga binaan menunjukkan perubahan positif dalam kebiasaan sehat mereka. Kesimpulan: Kesimpulannya, program PHBS di Lapas Jombang efektif dalam meningkatkan kualitas hidup warga binaan, namun perlu adanya peningkatan akses terhadap makanan bergizi, fasilitas olahraga, dan dukungan kesehatan mental untuk memastikan keberlanjutan program. Evaluasi berkala dan partisipasi warga binaan dalam pengelolaan program menjadi kunci untuk mencapai dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.