Santoso, Fransiskus Gatot Iman
Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

KEMANDIRIAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP DI KOTA MADIUN SEBELUM DAN SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Margareta Yulitasari; Fransiskus Gatot Iman Santoso
JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA (JIEM) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya permasalahan dalam proses pembelajaran matematika terutama pada kemandirian belajar matematika siswa sebelum dan selama masa pandemi covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemandirian belajar matematika siswa SMP di Madiun sebelum masa pandemi covid-19 lebih baik atau tidak dari kemandirian belajar matematika siswa SMP di Madiun selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 26 April 2021 – 2 Mei 2021 dengan populasi adalah siswa SMP di Kota Madiun dan sampel 4 sekolah dari SMP di Kota Madiun yaitu SMPN 3 Madiun, SMPN 4 Madiun, SMPK Santo Bernardus Madiun, SMPK Santo Yusuf Madiun. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji non parametrik dengan uji peringkat bertanda Wilcoxon. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Angket kemandirian belajar matematika siswa SMP di Kota Madiun sebelum masa pandemi covid-19 dengan responden sebanyak (n1) = 248 siswa dengan nilai rata-rata sebesar (1) = 96,71 dan mempunyai Simpangan baku = 12,566. Sedangkan Angket kemandirian belajar matematika siswa SMP di Kota Madiun selama masa pandemi covid-19  dengan responden sebanyak (n2) = 248 siswa dengan nilai rata-rata sebesar (2) = 94,54 dan mempunyai Simpangan baku  = 13,970. 2) Dari hasil analisis statistik yang telah diuraikan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa ada perbedaan antara kemandirian belajar matematika siswa SMP di Kota Madiun sebelum masa pandemi covid-19 dengan kemandirian belajar matematika siswa SMP di Kota Madiun selama masa pandemi covid-19.
MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMA DI MADIUN SEBELUM MASA PANDEMI COVID-19 DAN SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Maria Vialintina; Fransiskus Gatot Iman Santoso
JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA (JIEM) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya permasalahan dalam proses kegiatan pembelajaran di masa pandemi covid-19 terutama pada minat belajar matematika siswa SMA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan antara minat belajar matematika siswa SMA di Madiun sebelum masa pandemi covid-19 dengan minat belajar matematika siswa SMA di Madiun selama masa pandemi covid-19. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 26 April – 4 Mei 2021, dengan populasinya adalah siswa SMA di Madiun, sampel dari penelitian ini yaitu SMAN 4 Madiun, SMAN 5 Madiun, SMAN 6 Madiun, dan SMAK Santo Bonaventura Madiun. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji non parametrik dengan uji peringkat bertanda Wilcoxon. Berdasarkan analisis dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa : 1) Minat belajar matematika siswa SMA di Madiun sebelum masa pandemi covid-19 dengan responden sebanyak 158 siswa diperoleh nilai mean sebesar 68,79, dengan standart deviasi sebesar 9,121. 2) Minat belajar matematika siswa SMA di Madiun selama masa pandemi covid-19 dengan responden sebanyak 158 siswa, diperoleh nilai mean sebesar 61,10, dengan standart deviasi sebesar 10,489. 3) Dari hasil analisis statistika yang telah diuraikan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat perbedaan antara minat belajar matematika siswa SMA di Madiun sebelum masa pandemi covid-19 dengan minat belajar matematika siswa SMA di Madiun selama masa pandemi covid-19. Hal ini menyatakan bahwa minat belajar matematika siswa SMA di Madiun sebelum masa pandemi covid-19 lebih baik dari pada minat belajar matematika siswa SMA di Madiun selama masa pandemi covid-19
Student Anxiety Level When Going to College in the Mathematics Education Study Program with Mathematics Scores Fransiskus Gatot Iman Santoso; Gregoria Ariyanti
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v12i3.2896

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika (PSPM) UKWMS ketika akan berkuliah di PSPM terhadap nilai matematika di STTB SMA/SMK. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa PSPM (Kampus Kota Madiun) UKWMS Angkatan Tahun 2022 sebanyak 7 mahasiswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kuesioner. Kuesioner yang dibuat adalah kecemasan mahasiswa dalam menghadapi mata pelajaran matematika. Aspek kecemasan yang diteliti adalah aspek fisik, aspek mental, dan aspek perilaku. Metode analisis data dalam penelitian ini ialah statistik deskriptif karena data berupa angka-angka. Data ini berupa skor kecemasan mahasiswa dan nilai matematika di STTB SMA/SMK mahasiswa. Hasil penelitian ini diperoleh rataan skor kecemasan mahasiswa ketika akan berkuliah di PSPM berdasarkan aspek fisik sebesar 42,43 (kriteria tingkat kecemasan sedang), aspek mental sebesar 42,29 (kriteria tingkat kecemasan sedang), dan aspek perilaku sebesar 39,43 (kriteria tingkat kecemasan rendah). Secara keseluruhan rataan skor kecemasan mahasiswa ketika akan berkuliah di PSPM sebesar 124,14 (kriteria tingkat kecemasan sedang). Sedangkan rataan nilai matematika mahasiswa di STTB SMA/SMK sebesar 84,91.The purpose of this study is to determine the description of the level of anxiety in students of the UKWMS Mathematics Education Study Program (PSPM) when going to study at PSPM on mathematics grades in the high school/vocational school STTB. This type of research is descriptive. The research subjects were 7 students of MESP (Madiun City Campus) WMSCU Class of 2022. The data collection method used in this research is the questionnaire method. The questionnaire made is student anxiety in facing math subject. The aspects of anxiety studied are physical aspects, mental aspects and behavioral aspects. The data analysis method in this research is descriptive statistics because the data is in the form of numbers. This data is in the form of student anxiety scores and math scores in the STTB SMA / SMK students. The results of this study obtained an average student anxiety score when going to college at PSPM based on physical aspects of 42.43 (moderate anxiety level criteria), mental aspects of 42.29 (moderate anxiety level criteria), and behavioral aspects of 39.43 (low anxiety level criteria). Overall, the average score of student anxiety when going to study at PSPM is 124.14 (moderate anxiety level criteria). Meanwhile, the average student's mathematics score at the high school/vocational school STTB is 84.91.
Mathematical literacy of prospective mathematics teacher based on cognitive style Santoso, Fransiskus Gatot Iman; Ana Easti Rahayu Maya Sari
Jurnal Elemen Vol 11 No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v11i2.28494

Abstract

Mathematical literacy has become a crucial competency that prospective mathematics teachers must master, especially in the context of globalization. However, a significant challenge is the low mathematical literacy skills, particularly in communication, reasoning, and mathematical modeling. This study aims to analyze the mathematical literacy skills of prospective mathematics teachers based on their cognitive styles, namely field-independent (FI) and field-dependent (FD). A descriptive qualitative approach was used with four students selected based on cognitive style tests and mathematical literacy tests. The instruments used included PISA-based mathematical literacy tests, the Group Embedded Figures Test (GEFT), semi-structured interviews, and observation sheets. The results indicated that students with the FI cognitive style exhibited better communication, mathematization, representation, and reasoning skills, especially in numerical-based problems. In contrast, students with the FD cognitive style faced difficulties in mathematics, representation, and using symbols and diagrams, particularly in data-based and visual problems. Cognitive style plays a significant role in shaping students' mathematical literacy skills and should be considered in teacher education programs.
Pelatihan Perancangan Media Pembelajaran Berbasis TPACK Untuk Guru Pada Program PPG DALJAB Angkatan 2023 Dian, Mariani; Ariyanti, Gregoria; Santoso, Fransiskus Gatot Iman; Yudono, Kristophorus Divinanto Adi
Share: Journal of Service Learning Vol. 11 No. 2 (2025): AUGUST 2025
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/share.11.2.103-109

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu aspek penting dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Saat ini guru dituntut untuk dapat mengintegrasikan teknologi sebagai media pembelajaran, agar kegiatan pembelajaran tetap relevan dengan perkembangan zaman. Akan tetapi, tidak semua integrasi teknologi berjalan dengan optimal. Oleh sebab itu guru harus memahami prinsip-prinsip integrasi teknologi seperti TPACK, dalam kegiatan pembelajaran, temasuk dalam media pembelajaran. Saat mengikuti program profesi guru dalam jabatan, para guru diminta untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah yang menjadi penyebab masalah belajar peserta didik. Salah satu akar masalah yang cukup sering muncul adalah keterbatasan guru dalam mengintegrasikan teknologi dalam kegiatan pembelajaran.  Berdasarkan hal tersebut, kegiatan workshop perancangan media pembelajaran berbasi TPACK ini dilaksanakan, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan keterampilan guru dalam mengintegrasikan teknologi kedalam media pembelajaran. Kegiatan ini dibagi menjadi dua tahap kegiatan, yaitu persiapan dan pelaksanaan. Pada tahap persiapan, materi dirancang secara mandiri oleh para narasumber. Sebagai bentuk evaluasi, dipersiapkan pula Angket Pengetahuan Awal dan Angket Pengetahuan Akhir yang selanjutnya di validasi oleh ahli. Tahap pelaksanaan dilakukan di tanggal 19-20 Juli 2024 dengan jumlah peserta 19 orang. Pada kegiatan workshop para narasumber menyampaikan materi, kemudian para guru melakukan praktik dengan membuat suatu media ajar berbasis teknologi. Sebelum dan sesudah kegiatan workshop terlaksana, para guru mengisi survei untuk melihat apakah ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan setelah mengikuti workshop. Ada 9 guru yang mengisi Angket Pengetahuan Awal dan Akhir secara lengkap. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan dalam pengetahuan dan keterampilan para guru sebesar 9,36%. Hasil diperoleh dengan membandingkan dan mencari presentase dari rata-rata skor pada Angket Pengetahuan Awal dan Angket Pengetahuan Akhir.  Rekomendasi untuk kegiatan selanjutnya adalah teknis kegiatan yang perlu lebih melibatkan para guru untuk secara aktif melakukan simulasi, pemanfaatan media pendampingan jarak jauh yang menggunakan tiap fitur dengan optimal dan melibatkan para guru, serta perencanaan kegiatan pendampingan selanjutnya yang lebih panjang durasi waktunya.
Implementasi Teknik Self Instruction untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa SMP Widodo, Bernardus; Santoso, Fransiskus Gatot Iman
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 3 (2023): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v4i3.308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh budaya religius dan budaya nasionalis dalam meningkatkan prestasi belajar pendidikan agama islam sekolah dasar di Kecamatan Bolo serta menganalisa faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat dalam penigkatan prestasi pendidikan agama islam belajar melalui budaya religius dan nasionalis siswa sekolah dasar di Kecamatan Bolo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode mixed methods. Metode ini merupakan suatu langkah penelitian gabungan dari penelitian sebelumnya yaitu penelitian kuantitatif dan kualitatif. kesimpulan dari penelitian ini bahwa besarnya pengaruh kepemimpinan perempuan terhadap pengembangan sekolah dasar yaitu 27,4576% sedangkan 72,5424% terdapat faktor penghambatnya. Adapun faktor penghambatnya dari dalam lingkungan sekolah yaitu disebabkan motivasi dan kemauan belajar siswa yang rendah, rendahnya motivasi guru dalam menerapkan ilmu yang didapat pada saat pelatihan, sedangkan faktor dari luar lingkungan sekolah yaitu keadaan lingkungan tempat tinggal siswa yang hedonistik.