Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JPMFKI

EDUKASI THALASEMIA CARIER PADA CALON PENGANTIN DI PUSKESMAS PULOGADUNG JAKARTA TIMUR Astuti, Dewi; Maharani, Eva Ayu; L.M, Widya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Vol 3 No 02 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : IFI cabang Kota Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59946/jpmfki.2024.375

Abstract

Thalasemia merupakan penyakit genetik yang diturunkan oleh orangtua kepada anaknya yang terjadi karena gangguan proses pembentukan rantai hemoglobin. Pada thalassemia terjadi penurunan sintesis rantai alfa atau beta hemoglobin (Hb) sehingga mempengaruhi bentuk dan fungsi Hb dan menyebabkan lisis eritrosit lebih cepat dari normal. Penyakit ini merupakan masalah kesehatan nasional di Indonesia, namun pemerintah belum mengeluarkan kebijakan untuk mewajibkan skrining pra-nikah untuk penyakit thalassemia, melainkan hanya pemeriksaan rutin untuk melihat kondisi kesehatan umum CaTin. Tujuan kegiatan PengabMas ini adalah untuk melihat efek edukasi thalassemia terhadap CaTin yang akan melakukan pemeriksaan laboratorium. Responden kegiatan ini adalah CaTin yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Pulogadung sebanyak 21 orang. Hasil menunjukkan pendidikan CaTin sangat bervariasi yaitu dari pendidikan terakhir SD sampai dengan S2. Hasil pre dan posttest menunjukkan peningkatan pengetahuan CaTin terutama pada efek menikah dengan pembawa sifat thalassemia yang dapat melahirkan anak dengan thalassemia (peningkatan pengetahuan 43%). Umumnya mereka bersedia melakukan skrining pra-nikah (67%), dengan sikap menerima dan melanjutkan ke jenjang pernikahan jika diketahui pasangannya adalah pembawa sifat thalassemia (90%). Kesimpulan kegiatan ini adalah CaTin umumnya memahami bahwa menikah dengan pembawa sifat thalassemia dapat melahirkan anak dengan thalassemia, namun sikap CaTin akan tetap melanjutkan pernikahan jika diketahui pasangannya merupakan pembawa sifat thalassemia. Oleh karena itu perlu dilakukan edukasi lebih mendalam mengenai efek yang terjadi dan langkah pencegahan yang dilakukan jika menikah dengan pembawa sifat thalassemia.
Education and Anemia Screening in Students of M.H Thamrin Senior High School Maharani, Eva Ayu; Astuti, Dewi; Lestari, Puji
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : IFI cabang Kota Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59946/jpmfki.2024.320

Abstract

Anemia is a condition of reduced number or volume of erythrocytes or hemoglobin (Hb) molecules. This condition can be characterized by a decrease in Hb concentration. Based on data from the Ministry of Health, the prevalence of anemia in teenagers (15-24 years) has increased from 18.4% to 32% from 2013 until 2018. Anemia in teenagers can have an impact on decreasing productivity or academic abilities at school because there is a decrease in student concentration, and they don't feel enthusiasm for learning. This community service activity aims to find out the percentage of students in M.H Thamrin Senior High School who have anemia. The method of community service activities is carried out by examining Hb levels, anemia education, giving blood supplement tablets to students with low Hb levels, and evaluating Hb levels after education and giving the supplement. The results of the examination showed that the Hb levels in 24 female students ranged from 10.1 – 19.2 g/dL, with an average Hb level of 14.5 g/dL. Hb levels in 17 male students ranged from 14.7 – 19.7 g/dL, with an average Hb level of 16.6 g/dL. There were 3 female students (7,3%) who had Hb Levels below the normal value, and 13 students (31,7%) with Hb levels above the normal value. The results of anemia education show an increase in knowledge about anemia among all student participants, with an average score of 72,7 before education and an average score of 96,5 after education. This activity concluded that almost all students had normal Hb levels. However, after being given education and blood supplements and vitamins, two students with low Hb levels have an increase in Hb Levels.