Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Metode Konvensional Berbantuan Media Gambar Terhadap Kemampuan Berbicara Siswa Kelas IV Sekolah Dasar di Kota Makassar Marhaeni, Syarifah; Sukri Syamsuri, Andi; A. Arif, Tarman
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i6.1334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kemampuan berbicara siswa kelas IV Sekolah Dasar di Kota Makassar sebelum dan sesudah penerapan metode konvensional berbantuan media gambar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, (2) mengetahui pengaruh penggunaan metode konvensional berbantuan media gambar terhadap kemampuan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV Sekolah Dasar di Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang sifatnya Quasi Eksperiment. Populasinya adalah seluruh siswa Kelas IV Sekolah Dasar di Kota Makassar. Sampel berjumlah 50 orang, yang terdiri dari kelas eksperimen SD Labunag Baji 25 orang dan SD Sangir 25 orang. Hal ini diperoleh melalui total purposve sampling. Hasil penelitian berdasarkan analisis statistik deskriptif penggunaan media gambar terhadap hasil belajar berbicara siswa kelas IV hasilnya berpengaruh. Hal ini bisa dilihat siswa lebih semangat belajar, berani tampil di depan dan mudah mengungkapkan cerita sesuai gambar yang ditampilkan dengan menggunakan bahasa sendiri. Hal ini membuktikan bahwa adanya pengaruh penggunaan media gambar terhadap keterampilan berbicara siswa kelas IV Sekolah Dasar di Kota Makassar. Kata kunci: Pengaruh, media gambar dan keterampilan berbicara
Meningkatkan Kewaspadaan Melalui Penggunaan Protokol Kesehatan Pasca Pandemi COVID-19 di Puskesmas Mangasa Kota Makassar Tahun 2023 Marhaeni Syarifah; Ros Rahmawati; Maria Sonda
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 4 No 2 (2023): Media Implementasi Riset Kesehatan (Desember)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v4i2.286

Abstract

Tidak terasa setelah masyarakat dunia digemparkan dengan menyebarnya penyakit secara pandemic yang dikenal dengan nama Corona Virus Disease 2019. Menggunakan protokol kesehatan bagi masyarakat tidak berarti tanpa kendala, hasil analisis situasi menunjukkan bahwa penggunaan protokol kesehatan menimbulkan keluhan seperti mengganggu, menyulitkan pernapasan, hingga membatasi dalam berinteraksi dengan pihak lain. Hal itu tidak terlepas dari kurangnya pemahaman mereka dan berdampak pada sikap dan perilakunya untuk menggunakan protokol kesehatan. Strategi yang tepat adalah meningatkan pengetahuan dan sikap masyarakat tentang penggunaan protokol kesehatan sebagai pelindung diri di masa pasca pandemic Covid-19 menggunakan metode intervensi edukatif dengan sasaran 59 orang pengunjung Puskesmas Mangasa Kota Makassar. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 36,0% dan perubahan Sikap sebesar 54,02%. Disimpulkan bahwa penggunaan protokol kesehatan pasca pandemic covid-19 diterima dengan sangat baik mengenai penggunaan masker, cara mencuci tangan yang benar, cara menghindari kerumunan, serta cara berkomunikasi yang baik di tempat ramai. Disarankan perlunya, pengadaan leaflet sebagai sarana penyebaran informasi sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta sikap masyarakat, juga perlunya kerjasama yang berkesinambungan melalui kemitraan dalam pengabdian masyarakat terutama dalam upaya peningkatan kewaspadaan melalui penggunaan protokol kesehatan di era pasca pandemic covid-19. Kata Kunci: Penggunaan Protokol Kesehatan Pasca COVID-19
Pemberdayaan Kader Dan Ibu Hamil Melalui Pelatihan Pendampingan Continuou Of Care Asi Eksklusif Dalam Upaya Pencegahan Stunting Di Wilayah Puskesmas Mamajang Kota Makassar Syarifah, Marhaeni; Sonda, Maria
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 5 No 1 (2024): Media Implementasi Riset Kesehatan (Juni)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v5i1.498

Abstract

Seribu hari di pertama kehidupan manusia, termasuk 270 hari dalam kandungan, merupakan rentang waktu penentu kehidupan selanjutnya dalam masa pertumbuhan dan perkembangan setiap individu perlu perhatian penuh, mengingat pertumbuhan anak yang berlangsung cepat terjadi pada masa-masa tersebut. ASI menjadi sumber nutrisi utama dan pertama yang akan didapatkan di awal kehidupan itu, Sukses menyusui berkaitan erat dengan pengetahuan, kepercayaan persepsi dan sikap ibu terhadap pemberian ASI. Metode edukasi menggunakan pendekatan “Penyuluhan Kesehatan.” berupa ceramah, diskusi, simulasi dengan media “leaflet“ pada khalayak sasaran hamil trimester akhir dan Kader yang ada di Kelurahan Mandala wilayah Puskesmas Mamajang Hasil kegiatan PPDM disimpulakan hasil yang signifikan mencapai rerata 89,49 % pengetahuan mereka dan rerata 88,58% sikap mereka terhadap ASI eksklusif, dalam implememntasinya menunjukkan antusiasmenya dalam implementasi program dalam continutas dan kesinambungan untuk pemberian ASI eksklusif, sebagaimana ditaragetkan pada perencanaan awal, yang pada akhirnya ibu hamil yang ada di wilayah Puskesmas Mamajang akan menerapkan pemberian makanan tambahan pendamping ASI setelah melahirkan dan bayinya mencapai usia di atas 6 bulan, dan ibu Balita akan senantiasa menerapkan metode yang sama, sementara kader Posyandu diharapkan dapat menyebarluaskan tentang makanan pendamping ASI baik secara individu maupun secara berkelompok di Posyandu. Luaran yang merupakan produk dari kegiatan pengabdian masyarakat berupa Kodul pemberian makanan tambahan pendamping ASI. Kata Kunci: Pelatihan Continuou of Care ASI Ekskluasif, Cegah Stunting
Penerapan Model Promosi Kesehatan Dengan Antenatal Care Terstandar Mencegah Anemia Ibu Hamil Pasca Pandemi Covid 19 Di Wilayah Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Syarifah, Marhaeni; Sonda, Maria; A. Amdadi, Zulaeha
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 5 No 2 (2024): Media Implementasi Riset Kesehatan (Desember)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v5i2.1095

Abstract

Prevalensinya anemia pada ibu hamil masih cukup tinggi di Indonesia sebesar 48,9%, dan di Puskesmas Kassi-Kassi sebesar 9,6%. Pengabdian kepada masyarakat oleh dosen menjadi harapan untuk meningkatkan partisipasi dalam upaya kesehatan. Kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat menjadi pemicu tingginya anemia pada ibu hamil, solusi terbaik dengan Penerapan Model promosi kesehatan menggunakan metode edukatif, dikembangkan berdasar atas pemenuhan empat kebutuhan psikologi dasar ibu hamil untuk memberikan informasi dan pengetahuan yang cukup, pemahaman serta sikap positif untuk diwujudkan dalam bentuk tindakan yang memungkinkan untuk mengeksplorasi pilihan melalui pendekatan pendidikan kesehatan, bagaimana meningkatkan komitmen ibu dengan kesadarannya dalam meningkatkan motivasi intrinsic sehingga akan mampu memfasilitasi perubahan perilaku kesehatan dalam tingkatan pencegahan primer, pencegahan sekunder hingga penegahan tersier terhadap anemia yang lebih berat. Sasarannya adalah ibu hamil yang dilayani di Puskesmas Kassi-Kassi. Hasilnya diperoleh berdasarkan evaluasi dengan metode pre-test sebelum dilakukan edukasi dan tindaklanjut dilakukan simulasi saat pembinaan di Posyandu dan evaluasi akhir dilakuka post-test, dan hasilnya sangat meggembiraakan dimana semua ibu hamil memahami pentingnya memperoleh pelayanan antenatal testandar yang pada evaluasi awal mereka rata-rata kurang memahami tentang natenatal terstandar tersebut. Lebih dari itu kader yang mendampingi pada saat intervensi juga memperoleh pemahaman bahkan mampu memberi penyuluhan terkait materi tersebut. Sebagai luaran yang dari kegiatan ini berupa artikel, Leaflet, dan kekayaan intelektual, juga terbentuknya jejaring sosial dimasyarakat khususnya di wilayah Puskesmas Kassi-Kassi. Kata Kunci: Model Promosi Kesehatan mencegah anemia
Penerapan Model Promosi Kesehatan Antenatal Care Terstandar Mencegah Anemia Ibu Hamil Di Wilayah Puskesmas Kassi-Kassi Syarifah, Marhaeni; Rahmawati, Ros
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 6 No 2 (2025): Media Implementasi Riset Kesehatan (Desember)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v6i1.1605

Abstract

Prevalensi anemia pada ibu hamil masih cukup tinggi di Indonesia sebesar 48,9% masih jauh dari target yang ditetapkan WHO <19%, di kota Makassar berdasarkan Profil Dinas Kesehatan kota mencapai 8,7% dan di Puskesmas Kassi-Kassi sebesar 9,6%. Kurangnya pengetahuan dan sikap masyarakat menjadi pemicu tingginya anemia pada ibu hamil, solusi terbaik adalah Penerapan Model promosi kesehatan secara kontinuitas, melalui penggunaan teori Health Promotion Model dan Self-Determination, dikembangkan berdasar atas pemenuhan empat kebutuhan psikologi dasar ibu hami. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil menggunakan metode edukatif dengan didesain secara pre-post test tast tanpa kelompok kontrol melalui pemberian informasi yang cukup dalam tingkatan pencegahan primer, pencegahan sekunder berusaha mencegah perkembangan penyakit, penegahan tersier untuk mengurangi anemia yang lebih berat. Sasarannya 16 ibu hamil di wilayah Puskesmas Kassi-Kassi, dengan hasil akhir disimpulkan terjadinya peningkatan secara signifikan pengetahuan kurang dan sikap negatif responden dari 62,5% menjadi 100%, dengan nilai p=0,000 menunjukkan bahwa secara keseluruhan responden sudah memahami dengan sikap positif pentingnya pencegahan anemia pada ibu hamil, upaya yang tepat adalah melakukan kunjungan ke sarana pelayanan kesehatan utama dalam hal ini ke rumah sakit atau Puskesmas dan ke sarana pelayanan kesehatan penunjang yakni ke Posyandu untuk memperoleh pelayanan antenatal terstandar.