Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Abdimas Mandalika

Pemanfaatan Google Earth 3D Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Karakteristik Alami Wilayah Dalam Pembelajaran Geografi Sejati, Sadewa Purba; Permatasari, Afrinia Lisditya
Abdimas Mandalika Vol 4, No 3 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v4i3.30185

Abstract

Abstract:  Learning should be carried out using engaging learning media. Student boredom can be anticipated using interactive learning media. Interactive learning media allows students to listen to lectures, read writings, and view visualisations of photos or static maps. Still, students can also interact using their motor systems to explore the material presented. This activity aims to introduce Google Earth 3D as an interactive learning medium in Geography class XI at SMA N 1 Temanggung, Central Java. The method of implementing the activity is socialisation, which is related to using Google Earth 3D to interactively learn the area's natural characteristics. The steps to implement activities include the pre-activity stage, the implementation of activities, and evaluation. Based on the results that have been achieved, it is known that Google Earth 3D can improve students' understanding.  Google Earth 3D can be used intensively as a learning medium for the natural characteristics of the region. Learning materials can be developed according to the curriculum pattern used. Abstrak: Pembelajaran hendaknya dilakukan menggunakan media pembelajaran yang menarik. Rasa bosan siswa dapat diantisipasi menggunakan media pembelajaran yang bersifat interaktif. Media pembelajaran yang interaktif memungkinkan siswa tidak hanya mendengarkan ceramah, membaca tulisan, dan melihat visualisasi foto atau peta statis, tetapi para siswa juga dapat berinteraksi menggunakan sistem motoriknya untuk mengeksplorasi materi yang disampaikan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan  Google Earth 3D sebagai media pembelajaran interaktif dalam mata pelajaran Geografi kelas XI di SMA N 1 Temanggung Jawa Tengah. Metode pelaksanaaan kegiatan adalah sosialisasi terkait pemanfaatan Google Earth 3D untuk mempelajari karakteristik alami wilayah secara interaktif. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan meliputi tahap pra kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil yang telah dicapai, diketahui bahwa Google Earth 3D dapat meningkatkan pemahaman siswa.  Google Earth 3D dapat digunakan secara intensif sebagai media pembelajaran karakteristik alami wilayah. Materi pembelajaran dapat dikembangkan beragam sesuai dengan pola kurikulum yang digunakan.
Penguatan Jejaring Pendidikan Geografi Melalui Penyelenggaraan Lomba Ilmu Bumi Berbasis Kolaborasi Lintas Institusi Sejati, Sadewa Purba; Sekarsih, Fitria Nuraini; Suherningtyas, Ika Afianita; Arsanti, Vidyana; Riasasi, Widiyana; Permatasari, Afrinia Lisditya; Nucifera, Fitria
Abdimas Mandalika Vol 5, No 3 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i3.38467

Abstract

Abstract:  Contemporary geography education demands spatial, logical, and systematic thinking skills. However, competitive spaces for students remain limited. The objective of this activity is to strengthen geography education networks through the collaborative management of the national Earth Science Competition/ Lomba Ilmu Bumi (LAMBUMI). The implementation method uses a collaborative partnership approach between the Geography Study Program of Universitas Amikom Yogyakarta and the Geography Subject Teachers' Forum of Sleman Regency (Musyawarah Guru Mata Pelajaran Geografi (MGMP) Kabupaten Sleman), consisting of pre-activity, a one-day intensive competition (CBT and final oral examination), and evaluation. The results showed high enthusiasm with 150 participants from various schools across the Special Region of Yogyakarta (DIY), Central Java, West Java, and East Java. The competition successfully fostered in-depth discussion between academics and teachers and improved students' agility in solving spatial problems. Although most participants were from DIY, the activity effectively strengthened educational networks and geospatial literacy. The evaluation noted the need for improved time management and assessment transparency for future implementation.Abstrak: Pendidikan geografi kontemporer menuntut kecakapan berpikir spasial, logis, dan sistematik yang melampaui pemahaman tekstual. Namun, ruang kompetisi yang mewadahi kemampuan tersebut bagi siswa masih terbatas. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memperkuat jejaring pendidikan geografi melalui kolaborasi manajemen kompetisi Lomba Ilmu Bumi (LAMBUMI) tingkat nasional. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kemitraan kolaboratif antara Prodi Geografi Universitas Amikom Yogyakarta dan MGMP Geografi Kabupaten Sleman, yang meliputi tahap pra-kegiatan, kompetisi intensif satu hari (CBT dan final tanya jawab), serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dengan partisipasi 150 siswa dari berbagai sekolah di DIY, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Kompetisi ini berhasil menciptakan ruang diskusi mendalam antara akademisi dan guru serta meningkatkan ketangkasan siswa dalam menyelesaikan persoalan keruangan. Meskipun mayoritas peserta berasal dari DIY, kegiatan ini efektif memperkuat jejaring pendidikan dan literasi geospasial. Evaluasi mencatat perlunya efisiensi manajemen waktu dan transparansi penilaian untuk pelaksanaan mendatang.