I Ketut Wijana
Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Kader dan Lansia melalui Pendampingan Posyandu Lansia dan Pelatihan Senam Kaki Diabetes Pradiptha, I Dewa Agung Gde Fanji; Purnamayanti, Ni Kadek Diah; Putra, Made Mahaguna; Wijana, I Ketut; Rusiawati, Ria Tri Harini Dwi; Gayatri, Galih; Widiarini, Luh Mutiara
Empowerment Vol. 7 No. 01 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v7i01.8940

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang disebabkan karena penggunaan insulin yang tidak efektif dan produksi insulin yang tidak adekuat di dalam tubuh. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Kader lansia mampu melaksanakan kegiatan posyandu lansia sesuai dengan standar dan melaksanakan senam kaki diabetes dalam upaya mengontrol gula darah lansia serta meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pemberdayaan dan peningkatan kompetensi kader untuk pencegahan komplikasi diabetes. Sasaran kegiatan ini adalah kader dan lansia yang berjumlah 60 orang di Desa Panji. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah pendampingan posyandu dan kegiatan pelatihan senam kaki diabetes. Instrumen yang digunakan untuk mengkaji kompetensi kader dan lansia sebelum dan setelah diberikan pelatihan senam kaki diabetes berupa lembar observasi. Hasil observasi selanjutnya dianalisis menggunakan uji wilcoxon untuk mengetahui perbedaan kompetensi kader dan lansia sebelum dan setelah pelatihan senam kaki diabetes. Hasil analisis data didapatkan nilai p = 0,000 < 0.05 dan nilai Z hitung -7,211 < 1,96, hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kompetensi kader dan lansia sebelum dan setelah pelatihan senam kaki diabetes
Pengaruh Literasi Gizi terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa dalam Memilih Makanan Sehat dan Aman sesuai Pedoman Gizi Seimbang Rusiawati, Ria Tri Harini Dwi; Wijana, I Ketut
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6679

Abstract

Masa remaja merupakan tahap perkembangan manusia yang unik dan merupakan waktu yang tepat untuk menanamkan kesehatan dasar yang baik, termasuk pengetahuan tentang gizi seimbang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai pentingnya gizi bagi kehidupan adalah informasi dan edukasi melalui literasi gizi dengan mengacu pada pedoman gizi seimbang. Literasi gizi dapat menjadi proses berbasis keterampilan yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengubah pesan tentang makanan menjadi pengetahuan. Melalui literasi diharapkan dapat terjadi perubahan perilaku masyarakat kearah yang positif guna mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh literasi gizi terhadap pengetahuan dan sikap siswa dalam memilih makanan sehat dan aman sesuai pedoman gizi seimbang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif sederhana, dengan sasaran siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sawan sejumlah 100 orang. Pelaksanaan penelitian diawali dengan pre tes untuk mengukur pengetahuan dan sikap siswa, kemudian dilanjutkan pemberian literasi gizi sebanyak tiga kali dan terakhir dilakukan post tes. Hasil penelitian diperoleh literasi gizi berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap siswa dalam memilih makanan sehat dan aman sesuai pedoman gizi seimbang.
Prestasi Akademik Mahasiswa Aktivis Organisasi Kemahasiswaan pada Prodi D3 Kebidanan Fakultas Kedokteran Undiksha I Ketut Wijana; Ria Tri Harini Dwi Rusiawati
ProHealth Journal Vol 22 No 1 (2025): June
Publisher : STIKes Hamzar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59802/phj.2025221171

Abstract

Students have a strategic role in shaping the future of the nation, and in addition to academic activities, they are often involved in student organizations that provide benefits in developing leadership skills, time management, and social abilities. Students who are active in organizations often face a dilemma in dividing time between organizational activities and academic tasks that must be completed, which can interfere with concentration in learning. Methods: This study used a descriptive method with a quantitative approach, with the subject of active students in the student organization of the Midwifery Study Program of FK Undiksha. Determination of research subjects using purposive sampling technique, with a total sample of 94 respondents. Data were collected through interviews with questionnaires and documentation of students' Achievement Index (IP). Data is processed simply by using percentile techniques. Results: almost all students (99%) joined the organization because of their own desires, and most (55%) had previous organizational experience. All parents supported students' involvement in organizations (100%), and most parents had also been involved in organizations (57%). During the exam quiet week, the majority of students (76%) chose not to participate in organizational activities. Most students (95%) chose their majors based on their own desires, and 29% performed well in high school. In addition, 61% of students reported an increase in their grade point average (GPA) while being active in the organization. Conclusion: student involvement in student organizations has a positive impact on self-development and academic achievement. Family support is a very important factor in motivating and managing time between academic and organizational activities.
Pengaruh Edukasi Telenursing Terhadap Pengetahuan Kader Posyandu Tentang Kepatuhan Terapi Diabetes Melitus dan Hipertensi di Desa Panji Jyoti, Kadek Julia Chandra; Pradiptha, I Dewa Agung Gde Fanji; Wijana, I Ketut
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v5i1.303

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan dalam pelayanan kesehatan, khususnya pada penatalaksanaan penyakit kronis seperti diabetes melitus dan hipertensi. Prevalensi kedua penyakit tersebut di Indonesia masih tergolong tinggi, sementara tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani terapi jangka panjang masih rendah sehingga berisiko menimbulkan komplikasi. Kader posyandu memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat komunitas, namun keterbatasan pengetahuan dan pemanfaatan teknologi digital menyebabkan peran tersebut belum optimal. Edukasi telenursing menjadi salah satu pendekatan inovatif yang berpotensi meningkatkan pengetahuan kader posyandu dalam mendukung kepatuhan terapi pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi telenursing terhadap pengetahuan kader posyandu tentang kepatuhan terapi pasien diabetes melitus dan hipertensi di Desa Wisata Panji. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one-group pretest–posttest. Sampel penelitian terdiri dari 68 kader posyandu yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan terstruktur, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan kader posyandu setelah diberikan edukasi telenursing. Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor pretest dan posttest, yang menandakan bahwa edukasi telenursing berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan kader posyandu mengenai kepatuhan terapi pasien diabetes melitus dan hipertensi. Kesimpulan: Edukasi telenursing berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan kader posyandu dalam mendukung kepatuhan terapi pasien diabetes melitus dan hipertensi. Intervensi ini dapat digunakan sebagai strategi efektif untuk memperkuat peran kader dalam pengelolaan penyakit kronis di tingkat komunitas.