Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Fungsi Peer Group Terhadap Pengambilan Keputusan Pembelian (Pencarian Informasi) Produk Kosmetik Pada Remaja Putri Sari, Indah Astika; Hamiyati, Hamiyati; Rasha, Rasha
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 6 No. 01 (2019): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.146 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.061.01

Abstract

This research aims to knowing the influence of peer group function of purchasing decisions (information search) cosmetic products in teenagers. This research was conducted at the 140 Junior High School in Jakarta. This research method using survey method. Population inthis reseach is student grade nine, with the total sample is 70 respondents. Data was taken by using simple random sampling. The hypothesis test data used is product moment correlation coeffcient with result rxyhitung > rxytabel, atau 0,704 > 0,235. Result of t-test with significance level 0.05 obtained 8,17 > 1,995 or thitung > ttabel means that is correlation beetween peer group function of purchasing decisions (information search) cosmetic products. Result of regression obtained Fhitung 66,78, and Ftabel 3,985 so that Fhitung < Ftabel means that there is a significant influence between peer group function of purchasing decisions (information search) cosmetic products in teenagers. Contribution peer group function of purchasing decisions (information search) cosmetic products in teenagers as big as 49,56%, and the remaining 50,44% is determined by other factors which is not examined. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fungsi peer group terhadap pengambilan keputusan pembelian (pencarian informasi) produk kosmetik pada remaja. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama 140 Jakarta. Metode penelitian ini menggunakan metode survey. Populasi pada penelitian ini adalah siswi kelas IX, dengan jumlah sampel 70 responden. Teknik pengambilan data menggunakan teknik simple random sampling. Uji hipotesis data yang digunakan adalah korelasi koefisien product moment dengan hasil disimpulkan rxyhitung > rxytabel , atau 0,704 > 0,235. Hasil uji t dengan taraf signifikansi 0,05 diperoleh 8,17 > 1,995 atau thitung > ttabel yang berarti terdapat korelasi antara fungsi peer group terhadap pengambilan keputusan pembelian (pencarian informasi) produk kosmetik. Perhitungan uji signifikansi regresi diperoleh hasil perhitungan Fhitung 66,78 dan Ftabel 3,98 sehingga Fhitung < Ftabel artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara fungsi peer group terhadap pengambilan keputusan pembelian (pencarian informasi) produk kosmetik. Konstribusi fungsi peer group terhadap pengambilan keputusan pembelian (pencarian informasi) sebesar 49,56%, sedangkan sisanya yaitu 50,44% ditentukan dengan faktor lain yang tidak diteliti.
HUBUNGAN FENOMENA ALONE TOGETHER DENGAN INTERAKSI KELUARGA Putri, Nabila Ashima; Mulyati, Mulyati; Hamiyati, Hamiyati
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 02 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.072.03

Abstract

Communication technology developing rapidly in this globalization era makes a lot of people use gadget as one of any media for communicate and entertaiment. Not only adult but teenager in school age. That increasing use of gadget for parent and teenager cause a new phenomena in family called alone together. This reasearch aim to give a description about the effect of alone together phenomenon on family interaction. This reasearch was conducted in 209 Junior High School, East Jakarta. This data reasearch processed by using simple random sampling technique and this reasearch use survey methode. Total samples 185 active students in 209 Junior High School, East Jakarta. This whole reasearch data are using SPSS 2.2 and Microsoft Excel. The prerequisite test in this study use kolmogorov smirnov for normality test and the result shows that data are not normally distribute. So the reasearch use non parametric calculation. Result of correlation coefficient test are obtained > that is equal to -0,353 > 0,138. Result of t-test with significancy level 0,05 obtained > that equal to -5,688 > 1,97 the result explain that there are a negative and significant correlation between alone together and family interaction. Alone together give 15% effective contribute to family interaction and the other 85% determine by other factors. Abstrak Teknologi komunikasi yang berkembang dengan cepat di era globalisasi membuat banyak masyarakat menggunakan gadget sebagai salah satu media atau sarana berkomunikasi dan mencari hiburan. Tidak hanya orang dewasa melainkan remaja dalam usia sekolah. Meningkatnya penggunaan gadget yang berlebih pada orang tua dan remaja tersebut menimbulkan suatu fenomena baru di dalam keluarga, yang disebut dengan alone together. Akibat dari fenomena tersebut adalah berkurangnya intensitas interaksi di dalam keluarga, khususnya interaksi antara orang tua dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran hubungan fenomena alone together dengan interaksi keluarga. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 209 Jakarta Timur. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling. Metode penelitian ini menggunakan metode survey. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 185 siswa aktif di SMP Negeri 209 Jakarta Timur. Perhitungan data menggunakan SPSS 2.2 dan Excel. Uji prasyarat pada penelitian ini menggunakan uji normalitas kolmogorov smirnov dan hasil yang ada menyatakan bahwa data tidak berdistribusi dengan normal, maka penelitian ini mengunakan perhitungan non parametrik. Uji hipotesis data yang digunakan adalah korelasi dengan hasil > yaitu sebesar -0,353 > 0,138. Hasil uji t dengan taraf signifikasi 0,05 diperoleh yaitu > -5,688 > 1,97 hal ini menjelaskan bahwa terdapat korelasi negatif dan hubungan yang signifikan antara fenomena alone together dengan interaksi keluarga. Alone together memberikan sumbangan efektif terhadap interaksi keluarga sebesar 15%, sedangkan sisanya 85% ditentukan oleh faktor lain yang tidak diteliti. Kata Kunci : Alone Together, Gadget, Interaksi Keluarga, Orang Tua, Remaja
ANALISIS KONTROL DIRI TERHADAP PERILAKU BERUTANG PADA IBU RUMAH TANGGA Udiarti, Luluk; Hamiyati, Hamiyati; Zulfa, Vania
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 9 No. 01 (2022): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Along with the development of time, globalization has made people's consumption patterns more complex and diverse. People who buy goods beyond the limits of need can lead to debt behavior. This study aims to analyze the effect of self-control on the debt behavior of housewives in Cileungsi District, Bogor Regency. This research method uses a quantitative approach with a cross-sectional design. The sampling technique used was purposive sampling with a total sample of 120 housewives who met the criteria. The research location was chosen purposively in Pasir Angin Village, Cileungsi District, because it is an area with a high population density and a strategic location with a shopping center. The data were analyzed using a simple linear regression test. The results showed that more than half of housewives had self-control in managing their finances. Then the results of the study also show that housewives have a low category in debt behavior. This study found a negative influence on self-control on debt behavior in housewives. It means that the higher self-control of housewives can lower their debt behavior of housewives. Through proper self-control, it is hoped that debt behavior can decrease in the community.
Pengembangan Media Permainan Jumanji Edukasi (Jumasi) Pada Mata Pelajaran Prakarya Kelas VIII Alfianti, Ade; Hamiyati, Hamiyati; Faesal, Muh
Jurnal Pembelajaran Inovatif Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Pembelajaran Inovatif
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPI.071.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa permainan Jumanji Edukasi (Jumasi) pada mata pelajaran prakarya materi pengolahan bahan pangan serealia, kacang-kacangan, dan umbi menjadi produk pangan setengah jadi untuk kelas VIII di Sekolah menengah pertama Negeri 2 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Responden dalam penelitian ini terdiri dari satu ahli materi, satu ahli media, tiga peserta didik uji perorangan dan delapan peserta didik uji kelompok kecil. Tingkat kelayakan media berdasarkan tingkat kevalidan yang diperoleh dari hasil validasi memperoleh rata-rata 95,3% untuk ahli materi dan 84,4% untuk ahli media dengan kategori sangat baik. Sedangkan tingkat kelayakan media berdasarkan hasil uji coba pengguna memperoleh rata-rata 100% untuk uji coba perorangan dan 95,8% untuk uji coba kelompok kecil dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa permainan jumanji edukasi sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran Prakarya.