Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Editorial: Keamanan Internasional Junita Budi Rachman; Arry Bainus
Intermestic: Journal of International Studies Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.397 KB) | DOI: 10.24198/intermestic.v2n1.1

Abstract

Isu keamanan internasional senantiasa meramaikan Kajian Hubungan Internasional. Sebagai salah satu bidang kajian utama, konsep keamanan dalam Kajian Keamanan Internasional mengalami perkembangan genealogisnya melalui perdebatan-perdebatan, dari keamanan yang bersifat tradisional (politik-militeristik) sampai nirtradisional (manusiawi dan alternatif) oleh para intelektual Hubungan Internasional. Konteks historis penting yang berlaku pada ruang dan masanya turut melahirkan secara kritis teks keamanan. Teks-teks keamanan tradisional yang berlaku pada masa Perang Dunia I, Perang Dunia II, dan Perang Dingin dengan batasan keamanan yang memfokuskan pada negara sebagai aktor kunci keamanan (pivotal player), sumber ancaman sekaligus pencipta stabilitas keamanan, mengalami anomali (changes and challenges).
Editorial: Covid-19 dan Kekerasan terhadap Perempuan sebagai Pandemi Bayangan (The Shadow Pandemic) Arry Bainus; Junita Budi Rachman
Intermestic: Journal of International Studies Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.601 KB) | DOI: 10.24198/intermestic/v5n2.1

Abstract

Sampai saat ini, setiap orang di seluruh dunia masih berbicara tentang pandemi Covid-19 dan kesulitan ekonomi global. Apa yang tidak atau jarang didiskusikan banyak orang adalah pandemi jahat lainnya yang membayangi yaitu: peningkatan kekerasan terhadap perempuan (KTP) atau violence against women (VAW). Di tengah kombinasi dari sistem kesehatan yang kewalahan, karantina wilayah yang diberlakukan secara ketat, ketakutan akan virus dan efek vaksinasi, dan ketidakpastian ekonomi, di saat itu pula KTP telah menemukan peluang kotor untuk berkembang bersamaan dengan meluasnya pandemi Covid-19. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut fenomena KTP pada masa pendemi ini sebagai “the shadow pandemic” (pandemi bayangan) (United Nations, 2020). Upaya penghapusan KTP sebagai pandemi bayangan oleh PBB bersama dengan negara-negara anggota di seluruh dunia menemui masa krisisnya selama pandemi Covid-19 masih mendominasi dunia.
Editorial: Sustainable Development Goals Arry Bainus; Junita Budi Rachman
Intermestic: Journal of International Studies Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.578 KB) | DOI: 10.24198/intermestic.v3n1.1

Abstract

Psikologi dalam Hubungan Internasional : Dari Idiografi ke Neurobiologi Arry Bainus; Junita Budi Rachman
Intermestic: Journal of International Studies Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.86 KB) | DOI: 10.24198/intermestic.v6n1.1

Abstract

Banyak peristiwa internasional pada saat perang atau damai, yang menjadi hirauan studi Hubungan Internasional (HI), tak lepas dari dimensi psikologis di dalamnya sepanjang manusia terlibat dan terdampak baik sebagai subjek maupun objek dan secara individu, kolektif maupun yang diinstitusionalkan sebagai negara. Psikologi, seperti HI, secara inheren tertarik pada hubungan manusia. Perbedaan antara Psikologi dan HI adalah fokus analisisnya. HI secara tradisional berfokus terutama pada negara, sedangkan Psikologi secara tradisional berfokus pada individu. Namun, garis di antara keduanya tidak ditarik secara ketat, yang membuka ruang untuk fertilisasi silang dan inspirasi timbal balik.
Editorial Isu-isu Internasional: Kebahasaan Kebijakan Luar Negeri, Keamanan Manusia, Kelompok Lobi, Diaspora, Disabilitas dan Globalisasi Arry Bainus; Junita Budi Rachman
Intermestic: Journal of International Studies Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.175 KB) | DOI: 10.24198/intermestic.v1n2.1

Abstract

Sebagai sebuah jurnal akademik, Intermestic: Journal of International Studies senantiasa akan menjadi wahana wacana dan forum diskusi bagi para cendikia (scholar) mengenai ragam isu internasional dan intermestik yang perlu diangkat dan diperhatikan khalayak pembaca. Pada Volume 1, No. 2, Mei 2017, meskipun belum mengkhususkan pada sebuah tema tertentu, namun artikel-artikel yang kami persembahkan di sini memiliki keistimewaan dalam mengangkat isu kajian berdimensi internasional yang kerap terpinggirkan untuk dibahas. Antara lain adalah isu mengenai psikologis kebahasaan dalam kebijakan luar negeri, keamanan manusia, kelompok lobi, hubungan interkultural diaspora, penyandang disabilitas, serta globalisasi.
Editorial: Kekuasaan Naratif (Narrative Power) dalam Hubungan Internasional Arry Bainus; Junita Budi Rachman
Intermestic: Journal of International Studies Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.007 KB) | DOI: 10.24198/intermestic.v5n1.1

Abstract

EDITORIAL: Think Globally, Act Locally Arry Bainus; Junita Budi Rachman
Intermestic: Journal of International Studies Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.576 KB) | DOI: 10.24198/intermestic.v3n2.1

Abstract

EDITORIAL: Tata Kelola Global dalam Hubungan Internasional Arry Bainus; Junita Budi Rachman
Intermestic: Journal of International Studies Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/intermestic.v7n1.1

Abstract

EDITORIAL: Kepemimpinan Regional dalam Hubungan Internasional Junita Budi Rachman; Arry Bainus
Intermestic: Journal of International Studies Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/intermestic.v7n2.1

Abstract

Understanding Sports Policies in Indonesia: Caring for the Asian Games Legacy 2018 Bunga Aprillia; Junita Budi Rachman
JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik) Vol 25, No 1 (2021): May
Publisher : Magister Ilmu Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkap.55224

Abstract

This research is intended to understand gender sports policies seen from a gender-sensitivity perspective. The research was based on a case study method. In-depth interviews with a number of government parties formed the cornerstone of data collection. Adopting from the conception of the Organization for Security and Co-operation in Europe (OSCE) on gender sensitivity, some of the policies do not take into account or care about gender. Thus, more precisely a policy can be genderbiased, gender blind, gender-neutral or gender-sensitive. The conception was used in analyzing the extent to which sports policy in Indonesia is gender-sensitive and its implications for the treatment Indonesia accords to the 2018 Asian Games Legacy in the field of Women in Sports. The findings of this study are categorized into three parts, inter alia, Gender equality principle; The Indonesian government's partisanship in managing female athletes; and Women in sports as soft power. The practical implication is that gender-blind conception of policies coupled with gender-neutral implementation does augur well for efforts to perpetuate the legacy of Asian Games Legacy as a powerful source of attraction that Indonesia has to offer.