Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN STRES PSIKOLOGIS DENGAN GEJALA GASTRITIS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA ANGKATAN 2020 Song, Angela Meisya; Dwiana, Alya
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37090

Abstract

Gastritis merupakan salah satu penyakit sistem pencernaan yang disebabkan adanya peradangan pada mukosa lambung yang dapat menimbulkan gejala gangguan sistem gastrointestinal seperti sensasi nyeri pada epigastrium, mual dan muntah. Timbulnya gejala gastritis dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah stres psikis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stres psikis dengan terjadinya gejala gastritis pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2020. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan studi cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2020 yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak termasuk kedalam kriteria eksklusi maupun dropout. Total sampel yang digunakan pada penelitian ini sebesar 143 responden. Penelitian dilakukan secara daring dengan memberikan kuesioner melalui media Google Form, dan teknik analisis menggunakan Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang mengalami stres psikis ringan sebanyak 30 (21%) mahasiswa, sedang 99 (69,2%) mahasiswa dan berat 14 (9,8%) mahasiswa. Responden yang menderita gejala gastritis adalah sebanyak 133 (93,0%) mahasiswa. Secara statistik didapatkan adanya hubungan yang bermakna antara stres psikis dengan timbulnya gejala gastritis (p = 0,017, p<0.05) dan tingkat kekuatan hubungan antara stres psikis dengan timbulnya gejala gastritis berkorelasi sangat lemah (0,199). Nilai positif koefisien korelasi diartikan bahwa semakin tinggi tingkat stres responden semakin tinggi pula risiko timbulnya gejala gastritis
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Petugas Tata Kelola dan Pemuda Gereja Paroki Santo Fransiskus Asisi Tebet Sidarta, Erick; Dwiana, Alya; Sukianto, Louise Audrey; Kasvana, Kasvana; Tan, Nikita
Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/karunia.v4i1.3085

Abstract

Sudden cardiac arrest is a condition that occurs quite frequently. This sudden cessation of heart function is caused by the loss of electrical activity in the heart, which results in the cessation of blood circulation throughout the body. Quick and proper handling of this condition can reduce the mortality rate due to cardiac arrest. Therefore, Basic Life Support (BLS) training needs to be conducted to educate the general public. The BLS training conducted for the management officers and youth of Saint Francis of Assisi Church in Tebet was carried out by providing theoretical and practical BLS lessons, as well as conducting pre-tests and post-tests to assess the participants' understanding of the material and practices provided. From the activity conducted, a total of 22 participants attended the BLS training, and there was a significant difference in the average pre-test and post-test scores. It can be concluded that the training provided was effective in increasing the participants' understanding and knowledge of BLS.
Pengaruh bermain game online terhadap kualitas tidur mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara Maharani, Salwa Deyo; Dwiana, Alya
Tarumanagara Medical Journal Vol. 6 No. 2 (2024): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v6i2.33361

Abstract

Environment Software Association (ESA) pada tahun 2022 menunjukkan pengguna game online di Amerika Serikat (USA) mencapai 215.5 juta dan sebanyak 65% ialah kalangan remaja. Bermain game online yang terlalu lama dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kurangnya pemenuhan kebutuhan akan tidur. Pemain game yang tidak dapat mengatur waktu dan terus menerus bermain game online akan memberikan dampak negatif terhadap kualitas tidurnya. Tujuan studi ini untuk mengetahui hubungan intensitas bermain game online dengan kualitas tidur pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2022. Desain studi ini ialah analitik cross-sectional. Teknik pengambilan 126 responden menggunakan consecutive non random sampling. Data bermain game online menggunakan kuisioner Indonesian online game addiction Questionnaire dan data kualitas tidur diperoleh dengan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data menggunakan uji statistik chi-square dengan interval kepercayaan 95% (alpha = 0,05). Intensitas bermain game online menunjukkan paling banyak dalam kategori tidak kecanduan yaitu sebanyak 95 (75.4%) responden, sedangkan kualitas tidur menunjukkan kualitas yang sama antara baik maupun buruk, yaitu sebanyak 63 (50%) responden. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas bermain game online dengan kualitas tidur (p-value = 0,02) dengan nilai PRR yaitu 1,53.
Deteksi Dini Burnout Akademik dan Gangguan Psikologis Remaja Menggunakan DASS-Y di SMA Wilayah Citra Raya Dwiana, Alya; Santoso, Alexander Halim; Gunaidi, Farell Christian
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Maret: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/sewagati.v4i1.2565

Abstract

Adolescent mental health, including the phenomenon of academic burnout, has become a critical concern in post-pandemic educational settings. Burnout in teenagers is often triggered by academic pressure, social expectations, and unaddressed emotional burdens, which may impair academic performance and psychosocial well-being. This community service project aimed to conduct early detection of academic burnout and related psychological symptoms—stress, anxiety, and depression—among high school students in the Citra Raya area using the Depression Anxiety Stress Scales for Youth (DASS-Y). A total of 145 students participated in the screening using the 21-item DASS-Y questionnaire. The screening process was conducted collectively in the school setting, facilitated by the project team and school counselors. The results revealed that 15.2% of students experienced stress, 26.9% anxiety, and 24.8% showed depressive symptoms, ranging from mild to extremely severe levels—all of which are key indicators of academic burnout. Although the majority of students fell within the normal range, the presence of early psychological symptoms in a considerable proportion highlights the need for prompt intervention. In conclusion, periodic psychological screening using DASS-Y is essential for the early identification and management of academic burnout in adolescents, supported by sustained psychoeducational programs and professional counseling services.