Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN SIKAP TOLERANSI PADA SISWA SD DHARMA KARYA UT DAN SDN PONDOK KACANG TIMUR 03 Rahmawati, Dwi; Sholehuddin, Sholehuddin
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4092

Abstract

Pendidikan sikap toleransi harus diajarkan sejak usia dini, mulai dari lingkungan rumah, Pendidikan toleransi juga perlu dikembangkan di tingkat sekolah dasar. Maka dari itu kepala sekolah juga sangat berperan penting dalam pengembangan sikap toleransi pada siswa di sekolah.Tujuan penelitian untuk mengetahui strategi kepala sekolah dan penerapan strategi kepala sekolah serta faktor pendukung dan penghambat strategi kepala sekolah dalam pengembangan sikap toleransi pada siswa. Penelitian ini dilakukan pada SD Dharma Karya UT dan SDN Pondok Kacang Timur 02. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini melibatkan 2 kepala sekolah, 4 guru, dan 4 siswa dari SD Dharma Karya UT dan SDN Pondok Kacang Timur 03. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui, observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian yang ditemukan bahwa strategi kepala sekolah dalam pengembangan sikap toleransi pada kedua sekolah tersebut, mengunakan strategi yang sama yaitu strategi pembiasaan, seperti kegiatan sholat dhuha dan dzuhur, serta merayakan hari keagamaan, dalam menerapkan serta menjalankan strategi, kepala sekolah di kedua sekolah tersebut melibatkan guru dan siswa, orang tua siswa, serta masyarakat sekitar sekolah. Dan di SD Dharma Karya UT dan SDN Pondok Kacang Timur 03 tersebut, memiliki faktor pendukung dan penghambat dalam menerapkan strategi, faktor pendukung yaitu dari tim manajemen yang baik, dan dana yang mencukupi, faktor penghambat terdiri dari kurang kompaknya tim guru, dan media sosial.
PENGELOLAAN KELAS DALAM MENINGKATKAN KARAKTER PEDULI SOSIAL DI SDN KARANG TENGAH 5 Firdaus, Muhammad Aria; Sholehuddin, Sholehuddin
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pengelolaan kelas dapat berperan dalam meningkatkan karakter peduli sosial peserta didik di SDN Karang Tengah 5. Latar belakang penelitian dimulai dari fenomena menurunnya nilai-nilai sosial di kalangan siswa sekolah dasar akibat pengaruh individualisme dan lemahnya pembinaan karakter di lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas dua guru kelas IV yang dijadikan sumber utama data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan penting sebagai pembimbing moral, pengarah perilaku, dan teladan sosial dalam kelas. Pengelolaan kelas yang diterapkan mencakup pembiasaan perilaku positif, penerapan kerja kelompok, komunikasi empatik, serta pemberian keteladanan yang konsisten. Melalui strategi tersebut, guru berhasil menciptakan suasana belajar yang hangat, tertib, dan penuh empati, yang secara langsung mendorong tumbuhnya nilai kepedulian sosial seperti kerja sama, toleransi, dan empati antarsiswa. Hambatan yang ditemukan antara lain perbedaan karakter siswa, pengaruh lingkungan luar, serta keterbatasan waktu guru dalam memperkuat nilai-nilai sosial secara eksplisit. Solusi yang ditempuh guru meliputi pendekatan humanis, reflektif, dan kolaboratif dengan orang tua untuk menanamkan nilai peduli sosial secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan kelas yang efektif bukan hanya berfokus pada keteraturan belajar, tetapi juga menjadi sarana strategis dalam pembentukan karakter sosial peserta didik.