Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH INTEGRASI TERNAK KAMBING DAN TANAMAN KOPI TERHADAP PENDAPATAN KELOMPOK TANI TERNAK SATWA AMERTA, DI DESA MUNDEH, KECAMATAN SELEMADEG BARAT, KABUPATEN TABANAN I Gusti Agung Nyoman Dananjaya
dwijenAGRO Vol 10 No 1 (2020): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/dwijenagro.10.1.1004.53-60

Abstract

Pembangunan sektor pertanian yang termasuk didalamnya sektor perkebunan dan peternakan merupakan salah satu upaya meningkatkan pendapatan petani, maka seluruh sektor ini harus dilaksanakan secara terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi ternak kambing dan tanaman kopi terhadap pendapatan Kelompok Tani Ternak Satwa Amerta, di Desa Mundeh, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan. Penentuan lokasi penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yaitu penentuan lokasi penelitian dengan cara sengaja dengan pertimbangan bahwa Kelompok Tani Ternak Satwa Amerta melaksanakan program integrasi antara ternak dan tanaman. Popoulasi dalam penelitian ini adalah Kelompok Tani Ternak Satwa Amerta yang berjumlah 21 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode sensus sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai responden. Tekni Analisis data menggunakan analisis SEM dengan alat ansalisis PLS (Partial Least Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternak kambing berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan, demikian juga terhadap tanaman kopi. Tanaman kopi ternyata berpengaruh positif dan sangat signifikan terhadap pendapatan. Hal ini menunjukkan bahwa integrasi ternak kambing besar pengaruhnya dalam menyuburkan tanaman kopi sehingga dapat mampu meningkatkan pendapatan pada Kelompok Tani Ternak Satwa Amerta di Desa Mundeh, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan. Saran bagi kelompok tani ternak yaitu untuk terus melakukan pemupukan dari hasil kotoran ternak kambing dalam jumlah dan waktu yang tepat pada tanaman kopi dan peningkatan pelatihan di kelompok tani ternak sebagai media pembelajaran terhadap kemajuan teknologi-teknologi terbaru. Kata Kunci : Integrasi, Tanaman Kopi, Ternak Kambing, Pendapatan
DAMPAK SOSIAL EKONOMI KEBERADAAN USAHA PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR, DI DESA SENGANAN, KECAMATAN PENEBEL, KABUPATEN TABANAN I Gusti Agung Nyoman Dananjaya
dwijenAGRO Vol 10 No 2 (2020): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/dwijenagro.10.2.1029.102-108

Abstract

Usaha peternakan ayam ras petelur memiliki dampak positif dan negatif tehadap lingkungan, khususnya masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar usaha peternakan ayam ras petelur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak sosial ekonomi dan lingkungan usaha peternakan ayam ras petelur yang bertempat tinggal disekitar lokasi peternakan di Desa Senganan, Kecamatan Penebel di Kabupaten Tabanan.Pemilihan lokasi ini ditentukan secara purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel lokasi secara sengaja atau dengan pertimbangan tertentu. Adapun pertimbangannya adalah masyarakat yang bertempat tinggal di Desa Senganan dan berdekatan dengan usaha peternakan ayam ras petelur. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat yang bukan peternakan yang ada di sekitar lokasi peternakan yang ada di Desa Senganan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode quota sampling sehingga seluruh responden berjumlah 67 orang.Analisis data yang digunakan pada penelitian adalah dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak sosial dan ekonomi usaha peternakan ayam ras petelur di Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan berada dalam kategori baik dengan perolehan skor 3,64 dan 3,68 sedangkan dilihat dari dampak lingkungan masyarakat sekitar berada pada kategori cukup dengan perolehan skor 3,10. Saran bagi usaha peternakan ayam ras petelur yaitu Peternak harus memperhatikan masalah kesehatan lingkungan dari segi limbah ternak agar masyarakat tidak terganggu dan Dinas Peternakan terkait harus memberikan penyuluhan mengenai cara penanganan limbah ternak ayam agar tidak mencemari lingkungan di sekitar Desa Senganan. Kata kunci:Dampak Sosial Ekonomi, Usaha Peternakan, Ayam Ras Petelur
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI KOPI ROBUSTA DI DESA UMEJERO, KECAMATAN BUSUNGBIU, KABUPATEN BULELENG I Gusti Agung Nyoman Dananjaya
dwijenAGRO Vol 11 No 1 (2021): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu komoditas di sektor perkebunan yang menjadi andalan di Kabupaten Buleleng adalah kopi sehingga menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan petani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani kopi robusta di Desa Umejero, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng. Pemilihan lokasi penelitian ini menggunakan metode purposive. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 278 orang sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan menggunakan rumus slovin. Sehingga jumlah sampel yang diambil sebanyak 74 orang. Analisis data dalam penelitian ini digunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS 15. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor luas lahan, pupuk urea, pupuk NPK, pupuk kandang dan tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan dan faktor luas lahan memiliki pengaruh yang paling tinggi terhadap peningkatan pendapatan usahatani kopi robusta di Desa Umejero, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng. Dari hasil penelitian dapat diberikan saran para petani di Desa Umejero, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng diharapkan mampu untuk meningkatkan penguasaan lahan untuk usahatani kopi robusta dan penggunaan pupuk urea, pupuk NPK, pupuk kandang dan tenaga kerja agar lebih optimal dan efisien untuk dapat meningkatkan pendapatan usahatani kopi robusta.
FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL PEMASARAN TANAMAN HIAS CALATHEA SILVER (Calathea Sp) PADA CV. DEWATA INDAH Dananjaya, I Gusti Agung Nyoman
dwijenAGRO Vol 11 No 2 (2021): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal pemasaran Tanaman Hias Calathea Silver pada CV. Dewata Indah. Penelitian ini dilakukan pada CV. Dewata Indah, Desa Panjer Belong, Kecamatan Kesiman, Kota Denpasar, dengan menggunakan metode purposive berdasarkan pertimbangan-pertimbangan. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder dengan menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif mengenai faktor internal dan ekternal perusahan. Hasil penelitian menunjukan faktor internal kekuatan dan kelemahan, kekuatan adalah terdapat beragam jenis tanaman hias, lokasi yang strategis, beberapa tanaman hias dibudidayakan sendiri, tanaman hias yang dijual terawat dengan baik, pelayanan yang sopan dan ramah. Sedangkan yang termasuk kelemahan adalah belum tersedianya tempat parkir dan lemahnya kegiatan promosi produk. Faktor internal adalah peluang dan ancaman. Yang termasuk peluang adalah berkembangnya pemukiman penduduk, kualitas produk yang diakui oleh konsumen dan respon masyarakat yang baik. Sedangkan yang termasuk ancaman adalah kondisi tanaman hias yang rentan terhadap bunga dan penyakit, pesaing yang bergerak di bidang yang sama.
PEMBANGUNAN SUBAK DENGAN PERSEPEKTIF BERKELANJUTAN DI TENGAH HIMPITAN PARIWISATA DI BALI Dananjaya, I Gusti Agung Nyoman
dwijenAGRO Vol 13 No 2 (2023): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Subak di Bali merupakan suatu embrio lembaga perekonomian di perdesaan, dimana subak pada masa mendatang tidak hanya semata-mata beraktivitas pada irigasi semata tetapi juga berorientasi pada kegiatan ekonomis. Untuk mengantisipasi dan mewujudkan tercapainya tujuan pembangunan pertanian diperlukan upaya-upaya untuk mengkaji subak-subak yang berkaitan dengan pengelolaan kegiatan ekonomis baik internal dan eksternal maupun pariwisata. Cara mewujudkan Pembangunan subak secara berkelanjutan berbasis pariwisata dapat dilihat dari beberapa aspek fisik (alam), subak menghasilkan pemandangan yang sangat indah dengan terasering sebagai sebuah ekosistem subak; aspek biotik, ekosistem subak menghasilkan berbagai jenis tanaman, terutama padi lokal maupun padi varietas unggul, sayuran serta pengembangan berbagai jenis pertanian organik, termasuk padi organik; dan aspek sosial budaya, subak telah menghasilkan berbagai bentuk kegiatan sosial dan budaya masyarakat seperti budaya pertanian, berbagai jenis upacara yang berkaitan dengan subak. Dari ketiga aspek tersebut akan memberikan berbagai peluang pengembangan komoditas pariwisata, seperti agrowisata, ekowisata, trekking pada ekosistem subak, atraksi membajak, atraksi menanam padi sawah, wisata budaya yang berkaitan dengan upacara di subak. Peran pemerintah Provinsi Bali sangat diperlukan dalam menjaga eksistensi subak di Bali sehingga pembangunan subak dapat terus berlanjut serta mensinergikan antara bidang pertanian dengan pariwisata.
Surface Water Price to Improve Caisim Farming Efficiency in Tabanan Regency, Indonesia Dananjaya, I Gusti Agung Nyoman; Dewi, Kadek Ayu Charisma Julia; Paramarta, Pande Made Ari Ananta; Miyazawa, Naori
HABITAT Vol. 35 No. 3 (2024): December
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.habitat.2024.035.3.30

Abstract

Objective of this research is to analyze the price of surface water at the South Yeh Panan Dam in an effort to increase the efficiency of caisim farming in Tabanan Regency. Subak Bengkel is the largest subak in Kediri District, Tabanan Regency with an area of 329 Ha. In addition to planting rice, farmers in Subak Bengkel also plant other commodities, namely caisim with an average planting area of 40 Ha/season). The method used in research on surface water price analysis at the South Yeh Panan Dam in an effort to increase the efficiency of lowland caisim farming in Tabanan Regency is value of marginal product analysis. Data analysis with regression using the SPSS 22 software program, the regression coefficient value (b) will be obtained.i) of each input factor which also shows the magnitude of the elasticity value. The price of water in Subak Bengkel based on Value of Marginal Product (VMP) analysis is IDR. 1,438,164.62/ha/season or IDR 30,402.80/m3/season. This price is a contribution given by water resources to the production of caisim farming in Subak Bengkel so that farmers need to utilize water resources that have been given free by nature efficiently and wisely. Farmers are expected to utilize water resources that have been given freely by nature efficiently and wisely.