Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Statik Pelat Penyambung pada Ladder Frame Chassis Untuk Kendaraan Pedesaan Dengan Menggunakan Metode Elemen Hingga Pranoto, Hadi; Fitri, Muhamad; Sudarma, Andi Firdaus
ROTASI Vol 23, No 1 (2021): VOLUME 23, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.23.1.%p

Abstract

Rangka merupakan bagian terpenting dari kendaraan yang berperan sebagai struktur yang memegang komponen-komponen penting lainnya. Pada penelitian ini, rangka struktur yang digunakan pada kendaraan AMMDes (Alat Mekanis Pedesaan) dianalisis secara numerik menggunakan perangkat lunak Solidworks. Salah satu faktor yang penting untuk diketahui apakah struktur rangka ini mempunyai kemampuan sesuai dengan kapasitas daya angkut yang ditentukan. Oleh karena itu, rangka struktur AMMDes dianalisis secara numerik untuk mengetahui berapa besar tegangan kritis dan perubahan bentuk yang terjadi pada saat beban diaplikasikan. Hasil dari simulasi numerik menunjukkan adanya tegangan yang terakumulasi pada titik tertentu. Dengan adanya konsentrasi tegangan ini, maka dapat memicu kemungkinan terjadinya kegagalan atau perubahan bentuk yang sangat signifikan pada area tersebut. Untuk itu, pelat penyambung diaplikasikan pada struktur rangka AMMDes untuk mendistribusikan tegangan ke struktur secara lebih merata dan struktur dianalisis kembali untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan dari perubahan ini. Penambahan pelat penyambung atau connection plate pada area yang dimaksud di atas, terbukti dapat meningkatkan kekakuan dari struktur dan mengurangi tegangan yang muncul.
Analisis Kinerja Sistem Pendinginan Mesin Dengan Udara Langsung Menggunakan CFD Pada Mobil Konsep Hemat Energi Sudarma, Andi Firdaus; Islahuddin, Islahuddin; Firmansyah, Nisfi
ROTASI Vol 23, No 3 (2021): VOLUME 23, NOMOR 3, JULI 2021
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.23.3.31-37

Abstract

Mobil konsep hemat energi dirancang oleh Universitas Mercu Buana untuk diperlombakan pada ajang Kompetisi Mobil Hemat Energi (KMHE) kategori urban vehicle. Secara fisik mobil ini didesain beroda empat dengan mesin yang tersambung dengan poros roda belakang. Agar konsumsi bahan bakarnya rendah, maka mesin yang akan dipakai adalah motor bensin 4 tak berkapasitas 110 cc dan berpendingin udara langsung (direct air-cooled system). Ruang mesin diletakan di bagian belakang kendaraan dengan sistem ventilasi yang memungkinkan udara mengalir dari bagian depan kendaraan dan dibuang ke bagian belakang kendaraan. Pada penelitian ini, pengaruh posisi mesin dianalisis secara numerik terhadap laju pendinginan agar desain sistem pendinginan dapat memberikan hasil optimum. Aliran udara masuk ke dalam ruang mesin menyerap panas yang dipancarkan oleh sirip-sirip badan silinder mesin dan membawanya keluar dari ruang mesin. Penelitian dilakukan dengan menganalisis pengaruh penempatan mesin (di tengah, kanan dan kiri) terhadap sistem pendinginan mobil dengan kecepatan aliran masuk 40, 60 dan 80 km/jam menggunakan software ANSYS Fluent. Distribusi temperatur dan laju perpindahan panas dari masing-masing konfigurasi kemudian dibandingkan untuk mendapatkan sistem pendinginan yang optimal. Dari hasil simulasi tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem pendinginan pada posisi mesin di tengah lebih optimal dibanding posisi lainnya. Hasil lainnya juga menunjukkan bahwa dengan bertambahnya kecepatan maka laju pendinginan mesin semakin meningkat.
THE IMPLEMENTATION OF ARTIFICIAL NEURAL NETWORKS IN DESIGNING INTELLIGENT DIAGNOSIS SYSTEMS FOR CENTRIFUGAL MACHINES USING VIBRATION SIGNAL Dedik Romahadi; Fajar Anggara; Andi Firdaus Sudarma; Hui Xiong
SINERGI Vol 25, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/sinergi.2021.1.012

Abstract

It is important to maintain every machine affecting the process of making sugar to ensure excellent product quality with minimal losses and to accelerate productivity and profitability targets. The centrifuges are widely used in industry today with some being very difficult and critical for surgery, and the collapse of the engine has the ability to cause expensive damage. One of these is the centrifugal machines, and they are expected to be efficient to produce high-quality sugar. Meanwhile, an efficient diagnostic tool to predict the correct time for centrifugal repair is vibration signal analysis namely by attaching the accelerometer sensor to the location of the centrifugal bearing to produce vibration data that is ready to be analyzed. Still, the process requires sufficient insight and experience. The manual method usually used is complicated and requires a lot of time to obtain results of a centrifugal diagnosis. Therefore, this study was conducted to design an intelligent system to diagnose centrifugal vibrations using Artificial Neural Networks (ANN). The situation is involved in applying and training the concept of vibration analysis from spectrum data to ANN to produce diagnostic results according to the spectrum diagnosis reference. The results obtained were quite good with the largest cross-entropy value of 10.67 having 0% error value with the largest Mean Square Error value being 0.0023 while the smallest regression was 0.993. The test conducted on nine new spectrums produced eight true predictions and one false. The system can provide fairly accurate results in a short time. Classification quality improvement can be made by adding training data.
Analysis of Fuel Injection Pressure Effect on Diesel Engine Combustion Opacity Value Andi Firdaus Sudarma; Hadi Pranoto; Mardani A. Sera; Amiruddin Aziz
International Journal of Advanced Technology Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Institute for Research on Innovation and Industrial System (IRIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.719 KB) | DOI: 10.37869/ijatec.v1i1.6

Abstract

The use of diesel engines for vehicle applications has expanded for decades. However, it produces black smoke in the form of particulate matter contains fine and invisible particles during operation. The popular method for measuring the smoke opacity is by using a smoke meter for its simplicity and less costly. Fuel injection pressure is one of the parameters that affect the emission significantly, and the proper nozzle adjustment can reduce the density of exhaust gases and improve the engine performance. The purpose of this study is to determine the optimum fuel spray pressure that produces the lowest opacity value and analyse the effect of fuel spray pressure on the opacity value at a different engine speed. The present experiment uses the Hyundai D4BB engine, and the pressure variations were implemented on the injector nozzle at 125, 130, and 135 kg/cm2. The engine was also tested with various engine idle speed, i.e., 1000, 1500, 2000, and 2500 rpm. It has been found that the optimum distance of fuel spraying is 147.679 mm with injector nozzle pressure 130 kg/cm2, and the value of opacity is 9.51%.
Closed-Horizontal Rotating Burner Development for Optimizing Plam Shell Charcoal (PSC) Production Dafit Feriyanto; Supaat Zakaria; Sagir Alva; Hadi Pranoto; Andi Firdaus Sudarma; Albert Phak Jie Wong
International Journal of Advanced Technology Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Institute for Research on Innovation and Industrial System (IRIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.355 KB) | DOI: 10.37869/ijatec.v1i2.23

Abstract

Activated Carbon (AC) was produced through several stages such as carbonization, crushing and activation process. The critical part of AC production was located at carbonization process due to burner issues that need to complete burning in short time, appropriate temperature and low cost. Therefore, this research focus on developing burner which called by closed-horizontal rotating burner. The dimension of the burner was 65 x 790 mm (D x L) wih the capacity of 30 kg/carbonization process. This burner need 1 hour for complete burning of palm shell to palm shell charcoal (PSC). Several analysis were conducted such as stress, displacement, factor of safety and thermal analysis. because this burner involved in rotation motion and high temperature operation. Physical properties has been measured which consists of moisture content (3.8-5%), ash content (7.7-8%), volatile content (53.7-56.6%) and fixed carbon content (31.3-34.7%). It can be summarized that this burner was very effective to produce PSC with short time carbonization process, low cost and complete charcoal production.
PERANCANGAN HEATSINK UNTUK LAMPU LED MENGGUNAKAN SIMULASI CFD Rini Anggraini; Andi F. Sudarma; Popy Yuliarty; Fajar V.Enriko
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 10 No 1 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v10i1.2532

Abstract

Artikel ini menampilkan hasil studi secara numeric dari heatsink yang digunakan untuk melepaskan panas dari lampu LED secara konveksi alami.Heatsink terdiri dari tapak lempengan yang berbentuk lingkaran dan terhubung dengan sirip / fin pada salah satu sisinya.Secara umum, aliran dari fluida pada heatsink bergerak secara konveksi alami dimana udara yang lebih dingin mengalir masuk kedalam bagian fin yang lebih panas dan mengalir keluar menuju ujung-ujung sirip. Pada simulasi ini terdapat 3 buah heatsink dengan bentuk yang berbeda (yaitu bentuk persegi, bentuk pin dan bentuk trapesium) dipelajari secara numeric menggunakan perangkat lunak Solidworks untuk mengetahui laju pendinginan yang paling efektif. Hasil simulasi thermal menunjukkan bahwa desain heatsink dengan sirip trapesium menunjukkan temperature maksimal yang terendah yaitu 71,1025oC, sehingga desain yang direkomendasikan untuk aplikasi dengan konveksi alami adalah sirip trapesium. Luas area permukaan bentuk trapesium lebih besar dibandingkan dengan bentuk persegi dan bentuk pin, yang mempengaruhi efisiensi perpindahan panas pada heatsink
Analysis of Shear Stress on Flow around Sudden Accelerated Plate (Stokes’ First Problem) Sudarma, Andi Firdaus
World Chemical Engineering Journal VOLUME 7 NO. 2 DECEMBER 2023
Publisher : Chemical Engineering Department, Engineering Faculty, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/wcej.v7i2.22324

Abstract

Stokes' First Problem, often referred to as the "sudden accelerated plate," was studied using similarity method to obtain velocity and shear stress profile by analyzing the flow of an infinite body of fluid near a wall that experiences sudden motion. The flow is assumed to be Newtonian, viscous, and incompressible, while at initial condition the velocity considered as zero and the condition of the flow were at rest. The obtained results are then numerically solved employing Simpson's approximation. Furthermore, this study explores variations in velocity and shear stress at the wall across different time intervals. The study of the velocity profile within this scenario demonstrates its consistency with the non-slip condition and the specified boundary conditions. Specifically, for t > 0, the velocity of the flow at the surface (y = 0) aligns with the plate's speed, while at y = ∞, the velocity decreases to zero, mirroring the initial condition. The findings reveal that at the moment the plate initiates its motion (t = 0), the shear stress reaches its maximum value. As time progresses, the shear stress at the wall gradually decreases.
ANALISIS EFISIENSI KONSUMSI ENERGI LISTRIK PANEL SURYA UNTUK WARUNG UMKM DENGAN METODE INSTALASI ATAP LANGSUNG Saputra, Agung; Sudarma, Andi Firdaus
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v11i3.16248

Abstract

Energi listrik sangat penting untuk kebutuhan sehari-hari. Pemakaian peralatan elektronik pada saat ini terus meningkat, maka sangat berpengaruh terhadap konsumsi daya listrik yang besar. Dibutuhkan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan, bersih, dan tidak terbatas, salah satunya yaitu energi surya. Pada penelitian ini akan menerapkan pembangkit listrik tenaga surya sebagai atap langsung pada warung UMKM, kemudian dilakukan tahapan perhitungan komponen PLTS, terlebih dahulu mengetahui beban yang digunakan pada warung UMKM. Selanjutnya melakukan analisis efisiensi dari masing-masing komponen PLTS termasuk efisiensi beban, dan analisis ekonominya. Parameter yang digunakan dalam pengambilan data yaitu input dan output tegangan, arus dari produksi PLTS, konsumsi beban, kemudian menghitung biaya Life Cycle Cost (LCC), biaya tarif listrik sistem Levelized Cost of Energy (LCOE), Pay Back Period (PBP), dan kriteria kelayakan investasi Net Present Value (NPV). Hasil dari perhitungan didapatkan total beban pada warung UMKM sebesar 1710 Wh, maka dibutuhkan panel surya sebanyak 6 buah dengan kapasitas 100 Wp jenis Polycrystalline, SCC tipe PWM dengan kapasitas 60 A, baterai dengan jenis VLRA 12V 200 Ah, dan Inverter jenis pure sine wave 1000 W. Pengujian selama 7 hari didaptakan efisiensi dari panel surya sebesar 7,92 %, SCC sebesar 69,99 %, baterai 72,35 %, inverter 95,92 %, dan produksi total energi listrik yang dihasilkan PLTS selama 7 hari didapatkan rata-rata sebesar 1,362 kWh dengan konsumsi beban harian rata-rata sebesar 1,392 kWh. Analisis ekonomi didapatkan biaya investasi (LCC) untuk lifetime sistem selama 20 tahun sebesar Rp.27.645.000, tarif LCOE harga listrik sebesar Rp. 2.781,14/kWh, dengan (PBP) selama 20 tahun, dan nilai dari NPV positif maka investasi yang dilakukan dapat dikatakan layak.
ANALISIS PERPINDAHAN PANAS ALAT PENUKAR KALOR SHELL DAN TUBE DENGAN FLUIDA KERJA AIR DAN HIDROKARBON MENGGUNAKAN METODE EFEKTIVITAS-NTU Lutfiansyah, Anggi; Sudarma, Andi Firdaus
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v11i3.16257

Abstract

Perkembangan teknologi pada bidang proses sangat dibutuhkan dengan adanya alat penukar kalor menjadi salah satu teknologi yang paling banyak digunakan untuk proses perpindahan panas. Alat penukar kalor shell dan tube (HE-101) memiliki peranan yang sangat penting terhadap keberhasilan rangkaian proses produksi pada unit penghasil kondensat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui parameter perpindahan panas yang optimum dari alat penukar kalor shell dan tube secara aktual, membandingkan efektivitas aktual alat penukar kalor shell dan tube dengan hasil perhitungan dan menganalisis kemungkinan terjadinya penurunan kinerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode observasi, studi pustaka dan wawancara. Fluida panas yang berada pada shell yaitu hidrokarbon (C4+) sedangkan fluida dingin yang mengalir pada tube yaitu air. Dari analisis pada alat penukar kalor shell dan tube (HE-101) diperoleh hasil perhitungan untuk nilai koefisien perpindahan panas menyeluruh (U) 113,75 W/m2.oC, perpindahan panas di dalam shell (ho) 304,76 W/m2.oC, perpindahan panas di dalam tube (hi) 354,80 W/m2.oC, penurunan tekanan pada sisi shell (ΔPs) 1638,62 Pa, penurunan tekanan pada sisi tube (ΔPt) 21539,06 Pa, dan nilai efektivitas (ε) dengan menggunakan metode Number of Transfer Units (NTU) sebesar 36,96%. Dapat disimpulkan bahwa alat penukar kalor shell dan tube (HE-101) telah mengalami penurunan kinerja, sehingga perlu adanya pembersihan yang dilakukan pada alat penukar kalor shell dan tube HE-101.
ANALISIS STUDI KONSUMSI ENERGI SISTEM TATA UDARA PASSIVE CHILLED BEAM DAN ACTIVE CHILLED BEAM PADA GEDUNG PERKANTORAN DI INDONESIA Inayaturrakhman, Ikhsan; Sudarma, Andi Firdaus
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v12i1.16305

Abstract

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam perencanaan sistem tata udara adalah tingkat konsumsi energi karena sistem tata udara merupakan penyumbang energi terbesar pada bangunan. Beberapa alternatif dihasilkan dari perkembangan teknologi sistem tata udara bisa menjadi pilihan untuk mendapatkan sistem tata udara yang optimal dan efisien dalam hal konsumsi energi, salah satunya adalah Chilled Beam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem tata udara yang paling efisien antara sistem Passive Chilled Beam dan Active Chilled Beam dibandingkan dengan standar nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) gedung efisien di Indonesia. Analisis metode kuantitatif digunakan untuk mendapatkan nilai konsumsi energi pada kedua sistem tata udara dengan menentukan kriteria kondisi ruangan, melakukan perhitungan beban dan seleksi chilled beam dihasilkan beban pendinginan sebesar 753.14 kW. Berdasarkan pemakaian pada jam operasional kantor (08.00 – 17.00) = 9 jam maka didapatkan hasilnya bahwa sistem Active Chilled Beam memiliki nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) yang lebih efisien yaitu sebesar 74.86 kWh/m2.tahun dibandingkan dengan sistem Passive Chilled Beam dengan konsumsi energi 98.04 kWh/m2.tahun.