Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Persepsi Masyarakat Desa Tumbang Habangoi Terhadap Peran LPHD Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Sosial-ekonomi Berkelanjutan Adis Extrada; Jorniko; Yuhana; Ida Bagus Suryanatha; Saputra Adiwijaya
Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan Vol 4 No 4 (2025): Desember 2025
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengubah cara pandang terhadap perhutanan sosial dengan menyoroti perspektif masyarakat Desa Tumbang Habangoi di Kalimantan Tengah tentang Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) sebagai pendorong kesejahteraan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan, meskipun dihadapkan pada tantangan penambangan emas ilegal. Dengan metode Most Significant Change (MSC) yang inovatif melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan observasi, studi ini mengumpulkan kisah transformasi dari 33 responden yang beragam, termasuk tokoh adat, perempuan, dan pemuda, yang mengungkapkan bahwa 79% di antaranya merasakan manfaat ekonomi signifikan dari KUPS rotan, sembari melestarikan hutan lebat dan nilai budaya Handep Hapakat. Temuan inovatif ini menekankan ambivalensi penting di mana LPHD berhasil dalam konservasi lingkungan dan menyediakan pendapatan stabil dari hasil hutan non-kayu, serta mengurangi pembakaran liar dan memulihkan vegetasi. Namun, tantangan muncul dari rendahnya transparansi, praktik nepotisme, dan partisipasi yang tidak merata. Dengan 59% masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada hutan, penelitian ini mencoba menggambarkan perbedaan antara penggunaan rotan berkelanjutan dan risiko dari mandulang emas.
Implementasi Sosiologi Terapan dalam Kegiatan Donasi Literasi Komunitas Gerakan #SayLoveWithBook di Kota Palangka Raya Aprilia Fatikasari; Muhammad Aqsol; Eriade Novianti; Anita Natalia; Unyew; Ida Bagus Suryanatha; Saputra Adiwijaya
Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan Vol 5 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/jiposster.v5i1.59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sosiologi terapan dalam program Donasi Literasi Gerakan #SayLoveWithBook di Kota Palangka Raya sebagai upaya peningkatan akses dan minat baca anak serta remaja. Program ini muncul sebagai tindakan kolektif berbasis komunitas dengan meminimalkan akses ke buku dan kegiatan literasi. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif dengan data yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner online kepada semua penerima donasi Batch 16. Kepuasan, manfaat buku, dan pengalaman penerima manfaat dinilai dengan instrumen menggunakan skala Likert dari 1-5. Tingkat kepuasan penerima lebih tinggi signifikan daripada nilai standar, menurut analisis satu sampel uji-t (t = 2,724; p < 0,05), menunjukkan bahwa program telah memenuhi kebutuhan literasi secara efektif. Selain itu, hasil menunjukkan bahwa 100% responden menyatakan buku yang diterima sesuai kebutuhan dan setiap orang menilai program membantu meningkatkan minat membaca. Ini menunjukkan penerapan konsep sosiologi terapan melalui solidaritas sosial, modal sosial, dan modal budaya, serta tindakan kolektif komunitas. Kolaborasi relawan dan lembaga sosial memperkuat jejaring literasi dan mendukung pemberdayaan masyarakat dengan menciptakan ruang publik baru. Oleh karena itu, Donasi Literasi tidak hanya meningkatkan akses membaca tetapi juga menciptakan ekosistem literasi yang bertahan lama berbasis komunitas.
Kolaborasi BUMDes dan Program CSR dalam Pemberdayaan Masyarakat : Studi pada Petani Kopi di Desa Baloi, Kabupaten Murung Raya Novri Amdani Saragih; Saputra Adiwijaya; Ida Bagus Suryanatha
Jurnal Manajemen Riset Inovasi Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Riset Inovasi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/mri.v4i3.9848

Abstract

This study analyzes community empowerment through the collaboration between the Village-Owned Enterprise (BUMDes) Baloi Usaha Mandiri and the Corporate Social Responsibility (CSR) program of PT Maruwai Coal in developing the local coffee commodity "Kopi Baloi" in Tumbang Baloi Village, Murung Raya Regency. A qualitative case-study approach was applied using the Asset-Based Community Development (ABCD) concept, supported by primary field data triangulated with the company's Social Mapping report and Community Development Master Plan (RIPPM). The findings show that the empowerment rests on five community capitals human, social, physical, financial, and natural which have turned local coffee into value-added products such as Kopi Baloi and the "Baloi's Signature" coffee-leaf tea. However, a gap emerges: bonding social capital is strong, whereas bridging social capital remains weak, reflected in a marketing chain still dominated by local markets and middlemen. The study concludes that sustainability requires strengthening bridging social capital, improving branding and marketing, business-to-business (B2B) and business-to-customer (B2C), and addressing community grievances toward the company.
Catcalling Di Kalangan Mahasiswa Universitas Palangka Raya Perspektif Korban Dan Pelaku Dalam Tinjauan Sosiologi Luh Bulan Awidiyasari; Jessica Kezia Baboe; Marcellin; Osi Karina Saragih; Saputra Adiwijaya; Muhammad Zusanri Batubara
Wacana: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Interdisiplin Vol. 12 No. 2 (2025): Wacana: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Interdisiplin
Publisher : Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Palanfka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/wacana.v12i2.21624

Abstract

The phenomenon of catcalling among Palangkaraya University students in the perspective of victims and perpetrators in a sociological review. Catcalling is generally seen as trivial matters by the perpetrator, but is understood as a form of verbal sexual harassment that has a significant impact on the victim's psychology. This study used qualitative methods, data were taken from direct interviews and surveys with students from various faculties. The results showed that the perpetrators viewed catcalling as a form of joke and casual interaction, and the victims especially women, felt disturbed, uncomfortable, and even threatened. In the results of this study there are differences in responses based on gender. This study uses radical feminism theory to analyze the dynamics of power relations in a patriarchal society that allows catcalling to occur.