Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Inovasi Produk Keripik Tempe "Cipta Rasa" di Ketawang Madiun Ulya, Husna Ni'matul; Shadruddin, Renaldin; Ayu, Diyan Putri
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.1290

Abstract

The small industrial sector is one alternative form to support economic growth in long-term development in Indonesia. Development of an industry must be supported by cooperation between industries in an effort to increase the volume of production. This research was conducted in Ketawang Village, Dolopo Subdistrict, Madiun Regency. Devotional activities are carried out with research-based aimed at increasing the volume of tempeh chips production in Ketawang, Madiun regency. The method used in this devotion is the ABCD method which consists of inculturation, discovery, design, define, and reflection activities. Data is collected through interview methods, observations and documentation. The results of the analysis obtained from the results of the study said that the taste variant on the product has a significant influence on the increase in production volume and economic growth in small industries, which can help the economy in Ketawang because of the main constraints of the lack of income of these chips, namely due to the lack of production volume. Sektor industri kecil merupakan salah satu bentuk alternatif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dalam pembangunan jangka panjang di Indonesia. Perkembangan suatu industri harus didukung dengan kerjasama antar industri dalam upaya meningkatkan volume produksi. Pengabdian dilakukan di Desa Ketawang, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan berbasis penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan volume produksi keripik tempe di Ketawang, Kabupaten Madiun. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode ABCD yang terdiri dari kegiatan inkulturasi, discovery, design, define, dan reflection. Data dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya inovasi varian rasa dan pengemasan pada produk dapat memberikan sumbangan terhadap peningkatan volume produksi dan pertumbuhan ekonomi pada industri kecil, sehingga dapat membantu perekonomian di Ketawang dari kurangnya pendapatan keripik tempe ini, yaitu kurangnya inovasi pada produk.
Minat Nasabah Pasar Banaran Terhadap Produk Tabungan Haji Di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Sukowati Sragen Bayu, Tri Bayu; Husna Ni’matul Ulya
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal An-Nisbah: Perbankan Syariah
Publisher : PRODI PERBANKAN SYARIAH INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat nasabah menabung sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup pada lembaga keuangan. Oleh karena itu, BPRS Sukowati Sragen menyediakan beragam produk tabungan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar dapat menarik minat masyarakat itu sendiri. Minat menabung tabungan Haji di BPRS Sukowati Sragen sangatlah rendah, terutama di pasar Banaran Sragen, oleh karena itu penelitian ini membahas tentang minat nasabah pasar Banaran Sragen terhadap produk tabungan Haji di BPRS Sukowati Sragen. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (Field research), sedangkan sifat penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan pihak BPRS Sukowati Sragen dan Nasabah BPRS Sukowati Sragen. Sumber data penelitian ini ada dua yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer adalah sumber data yang diperoleh secara langsung dari sumber data untuk tujuan penelitian, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari literatur, jurnal, dan laporan hasil penelitian yang memiliki relevansi dengan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian minat nasabah pasar Banaran terhadap produk tab Haji di BPRS Sukowati Sragen sangatlah sedikit yaitu dari 11 nasabah hanya 1 nasabah yang menabung tabungan Haji. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi minat nasabah pasar Banaran terhadap produk tabungan haji BPRS Sukowati Sragen yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang mempengaruhi adalah faktor dari dalam diri kita sendiri seperti kepribadian, motivasi, gaya hidup, kepercayaan dan agama. Sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang dipengaruhi dari luar seperti lokasi, pelayanan, lingkungan, dan promosi.
Faktor-Faktor Resistansi Masyarakat Desa Ngrayun Terhadap Keputusan Menjadi Nasabah Asuransi Prudential Ponorogo Ulya, Husna; Eka Nursafitri
Velocity: Journal of Sharia Finance and Banking Vol 1 No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/velocity.v1i2.4636

Abstract

Hal ini dibuktikan dengan data yang ditemukan di lapangan, tepatnya di Desa Ngrayun, Kecamatan Ngrayun. Masyarakat di Desa Ngrayun Kecamatan Ngrayun pada umumnya sudah mengetahui Asuransi Prudential, namun mengenai keputusannya untuk bergabung menjadi nasabah Asuransi Prudential Syariah masih mempertimbangkan berbagai hal, baik karena faktor ekonomi, faktor budaya atau adat di lokasi, faktor kelompok acuan, dan faktor sosial. Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui bagaimana perkembangan asuransi syariah prudential di Ponorogo. 2) untuk mengetahui faktor resistensi Masyarakat Desa Ngrayun untuk menjadi nasabah asuransi prudential Ponorogo. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan (field research) dan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara (interview) dan dokumentasi. Hasil penelitian ini: 1) Perkembangan Asuransi Syariah Prudential di Ponorogo mengalami pasang surut. Khusus di Desa Ngrayun Kecamatan Ngrayun pengembangan asuransi syariah prudential cukup sulit karena berbagai faktor yang mempengaruhi keputusan masyarakat untuk bergabung sebagai nasabah. 2) Faktor yang ada berdasarkan hasil wawancara dengan konsumen yang telah mendapatkan sosialisasi atau penawaran dari agen asuransi syariah prudential di Desa Ngrayun Kecamatan Ngrayun muncul faktor yang saling berkaitan, baik dari faktor budaya dan sub budaya, pekerjaan, usia, kelompok referensi dan keluarga. , serta lokasi. Di antara beberapa faktor yang telah disebutkan di atas, faktor-faktor tersebut berkaitan erat dengan keputusan konsumen untuk menjadi pelanggan.
Pengendalian Dan Optimalisasi Persediaan Bahan Baku Produksi Di UD Kaos Hasby Garment Mlarak Ponorogo Mutiara, Dea Nur Eka; Ulya, Husna Ni’matul
Bertuah Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Vol. 4 No. 2 (2023): Bertuah: Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jsie.v4i2.548

Abstract

AbstrakPengendalian persediaan bahan baku merupakan kebijakan untuk menyediakan bahan baku produksi yang digunakan agar tidak terjadi kekurangan maupun kelebihan persediaan sehingga proses produksi berjalan dengan lancar dan dapat meminimalkan biaya persediaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengendalian persediaan bahan baku di UD. Kaos Hasby Garment, menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam pengendalian persediaan bahan baku, dan menganalisis optimalisasi persediaan bahan baku di UD. Kaos Hasby Garment dengan menggunakan metode EOQ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode mixed methods. Penelitian ini merupakan suatu langkah penelitian dengan menggabungkan dua bentuk penelitian yang telah ada sebelumnya yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Teknik penggumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity) lebih optimal digunakan dalam melakukan pengendalian persediaan bahan baku benang dan kain jika dibandingkan dengan kebijakan perusahaan. Dengan ditetapkanya persediaan pengaman (Safety Stock) dan titik pemesanan ulang (Reorder Point) perusahaan bisa terhindar dari kekurangan bahan baku dan dapat mengetahui kapan pemesanan persediaan bahan baku kembali dilakukan sehingga proses produksi bisa berjalan dengan lancar  serta dapat meminimalkan biaya total persediaan.
Analisis Pembiayaan Produk Mikro Ekspress pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Mitra Mandiri Sukses Gresik Damayanti, Yuditya; Ulya, Husna Ni'matul
Journal of Sharia Economic Law Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jshel.v1i1.2469

Abstract

Pembangunan ekonomi suatu daerah merupakan interaksi dari berbagai kelompok variabel antara lain sumber daya alam, sumber daya manusia, modal, teknologi dan lain-lain.Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi sangat berperan penting dalam meningkatkan pendapatan ekonomi daerah termasuk dalam mensejahterakan rakyat. Salah satu sektor yang memainkan peran penting dalam pertumbuha perusahaan nasioanl yaitu UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Permasalahan yang sering muncul dalam UMKM adalah adanya keterbatasan modal. Kendala modal dapat menghambat tumbuh berkemabangnya usaha. Denagan keberadaan pernakan terkhusus BPRS Mitra Mandirin Sukses Gresik dapat membantu pelaku UMKM menyediakan tambahan modal melalui produk dari BPRS Mitra Mandiri sukses Gresik yaitu produk pembiaaan Mikro Ekspress. Namun, fakta di lapangan ditemukan pembiayaan bermasalah atau pembiayaan macet dari bulan April-Agustus 2022. Adapun penelitian ini merupakan penelitian strategi pemasaran dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Dan metode pengumpulan data menggunakan observasi lapangan, wawancara serta dokumentasi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa analisis pembiayaan pada produk Mikro Ekspress di BPRS Mitra Mandiri Sukses Gresik menggunakan 5C yaitu character, capacity, capital, collateral dan condition of economy. The economic development of a region is the interaction of various variable groups, including natural resources, human resources, capital, technology and others. Economic growth and development play an essential role in increasing regional economic income, including in the welfare of the people. One of the sectors that plays an essential role in the growth of national companies is MSMEs (Micro, Small and Medium Enterprises). The problem that often arises in MSMEs is the limited capital. Capital constraints can hinder the growth of a business. With the existence of a unique partnership, BPRS Mitra Mandirin Sukses Gresik, can help MSME actors provide additional capital through products from BPRS Mitra Mandiri sukses Gresik, namely Micro Express financing products. However, facts on the ground found problematic or harmful financing from April-August 2022. This research is marketing strategy research with a type of field research with a qualitative approach. While the research method uses a qualitative approach. And the data collection method uses field observation, interviews and documentation. From this research, it can be concluded that the financing analysis on the Micro Express product at BPRS Mitra Mandiri Sukses Gresik uses 5C, namely character, capacity, capital, collateral and condition of economy.
The Low-Carbon Economy: A Study of Distributive, Procedural and Corrective Justice Ulya, Husna Ni’matul; Ridwan, Mohammad; Nur Mahmudah, Siti
El-Barka Journal of Islamic Economics and Business Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : El-Barka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rapid economic development has significantly impacted the environment, particularly through carbon emissions, threatening human survival. Indonesia, a major global emitter, aims to achieve net-zero carbon emissions by 2060 through a low-carbon economy plan. Justice, a key Islamic principle, is essential in this transition to ensure both worldly and spiritual welfare. This study analyzes the integration of distributive, procedural, and corrective justice in Indonesia's low-carbon economy policies. Using a qualitative critical approach and literature review of policy documents, academic studies, and government reports, the study identifies the role of justice in low-carbon development. Findings reveal that distributive justice demands equitable access to renewable energy resources and subsidies for low-income households. Procedural justice underscores the need for transparency and public participation, as seen in the inclusive formulation of Indonesia's Enhanced Nationally Determined Contributions (ENDC). Corrective justice involves compensatory measures, including job retraining for coal industry workers and ecosystem restoration in deforested areas. The study concludes that achieving justice in a low-carbon economy requires equitable benefit distribution and the prevention of marginalization. Transparent, participatory policies are crucial to address socio-economic impacts while promoting sustainable development. This approach aligns with Islamic values, advocating for balance between individual and societal welfare in transitioning to a low-carbon economy.
Pendampingan Sertifikasi Halal Produk Makanan Usaha Mikro dan Kecil Melalui Website SIHALAL Setyowati, Ratna Dewi; Cahyani, Putri Gita; Annisa, Nurul; Ulya, Husna Ni’matul
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 4 No. 1 (2024): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v4i1.424

Abstract

Understanding halal products in the digital era makes people smarter in choosing the products they want to buy. The importance of a product having halal certification will make it a branding tool in itself so that it will generate public trust in using the product. Bekare Village, Bungkal District, Ponorogo Regency, has many micro and small businesses as one of the community's jobs besides being farmers. However, they do not yet realize the importance of having protection tools that have been established by law, such as halal certification. The aim of this service is to provide an understanding of halal certification and help people obtain halal certificates. This service uses the service-learning method, namely applying the knowledge possessed by students and lecturers to the local community. This service succeeded in transforming the knowledge of the Bekare Village community regarding halal certification. They originally had the principle that the important thing was to sell the product and get their capital back. Currently they realize the importance of halal certificates for marketing and developing their business products. This service also succeeded in facilitating four micro and small businesses in obtaining halal certificates from the Ministry of Religious Affairs. Keywords: Assistance with halal certification, Self declare, Food products, Micro and Small Enterprises Abstrak: Pemahaman produk halal di era yang serba digital menjadikan masyarakat semakin pandai memilih produk yang akan dibelinya. Pentingnya suatu produk yang memiliki sertifikasi halal akan menjadikan alat branding tersendiri sehingga akan menghasilkan kepercayaan masyarakat dalam menggunakan produk tersebut. Desa Bekare, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, memiliki banyak usaha mikro dan kecil sebagai salah satu pekerjaan masyarakat di samping sebagai petani. Namun, mereka belum menyadari pentingnya memiliki alat perlindungan yang telah ditetapkan UU seperti sertifikasi halal. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberi pemahaman tentang sertifikasi halal dan membantu masyarakat memperoleh sertifikat halal. Pengabdian ini menggunakan metode service-learning yaitu menerapkan pengetahuan yang dimiliki para mahasiswa dan dosen kepada masyarakat setempat. Pengabdian ini berhasil mentransformasi pengetahuan masyarakat Desa Bekare mengenai sertifikasi halal. Mereka semula berprinsip bahwa yang penting produk terjual habis dan memperoleh modal kembali. Saat ini mereka menyadari pentingnya sertifikat halal bagi pemasaran dan pengembangan produk-produk usaha mereka. Pengabdian ini juga berhasil menfasilitasi empat usaha mikro dan kecil dalam memperoleh sertifikat halal dari Kementerian Agama. Kata kunci: Pendampingan sertifikasi halal, Self declare, Produk makanan, Usaha Mikro dan Kecil
Dampak Pemberdayaan Ekonomi Melalui Proses Pemasaran Usaha "Bunda Bisa" di LAZ Yatim Mandiri Ponorogo Sari, Nia Dwi Kartika; Ulya, Husna Ni’matul
Nidhomiya: Research Journal of Islamic Philanthropy and Disaster Vol. 2 No. 2 (2023): Islamic Philanthropy and Disaster
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/nidhomiya.v2i2.2087

Abstract

Poverty is one of the difficult problems facing humanity. This is seen as a person's inability to meet the needs of his life. To reduce the problem of poverty, the government has created a program in the form of economic empowerment. Economic empowerment is a form of effort made to improve, motivate, mobilize the potential possessed by the community to develop more through a form of small industry or UMKM activities. Ndusun Coffee is a type of UMKM produced by Yatim Mandiri Ponorogo through an economic empowerment program. In producing the village's coffee, the institution involves widowed mothers who have poor economic conditions to be empowered, so that later it will improve their economy. The success in UMKM that are run can provide opportunities for them to increase the income of orphaned mothers and be more productive so that they can meet their daily needs. Therefore, the marketing process is very important because they can improve their knowledge and abilities. In achieving the success of this marketing process can be done using the 4P marketing mix theory, namely: product, price, place, and promotion. The type of research used by researchers is field research using a qualitative descriptive approach with data collection techniques used by researchers are interviews, observations, and documentation. After the data is obtained, it is analyzed using the data reduction method. In this empowerment program, they (orphan mothers) get sufficient results because judging from the sales of this coffee shared with Mrs. Else and they get results according to their presence in producing it and the impact, that is, before the existence of this mother can program they only had one type of job and after participating in the mother can program they had two jobs and get additional income which would later be used for daily needs. Kemiskinan merupakan salah satu masalah yang sulit dihadapi umat manusia. Hal ini dipandang sebagai ketidakmampuan seseorang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Untuk mengurangi masalah kemiskinan tersebut pemerintah telah membuat suatu program berupa pemberdayaan ekonomi. Pemberdayaan ekonomi merupakan suatu bentuk upaya yang dilakukan untuk meningkatkan, memotivasi, menggerakkan potensi yang dimiliki oleh masyarakat agar lebih berkembang dengan melalui suatu bentuk kegiatan industri kecil atau UMKM. Kopi Ndusun merupakan jenis UMKM yang diproduksi oleh Yatim Mandiri Ponorogo melalui program pemberdayaan ekonomi. Dalam memproduksi kopi ndusun tersebut, Lembaga melibatkan para ibu-ibu janda yang memiliki kondisi ekonomi yang kurang untuk diberdayakan, sehingga nantinya akan meningkatkan perekonomiannya. Keberhasilan dalam UMKM yang dijalankan ini dapat memberikan kesempatan bagi mereka untuk menambah pendapatan bunda yatim dan lebih produktif sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu proses pemasaran menjadi sangat penting dilakukan karena agar mereka dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya. Dalam mencapai keberhasilan proses pemasaran ini dapat dilakukan dengan menggunakan teori bauran pemasaran 4P yaitu: produk (product), harga (prace), tempat (place), dan promosi (promotion). Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Setelah data diperoleh, dianalisa dengan menggunakan metode reduksi data. Dalam program pemberdayaan ini mereka (bunda yatim) memperoleh hasil yang cukup karena dilihat dari hasil penjualan kopi ini dibagi dengan ibu Else dan mereka mendapatkan hasil sesuai kehadiran mereka dalam memproduksinya dan dampaknya yaitu sebelum adanya program bunda bisa ini mereka hanya memiliki satu jenis pekerjaan dan setelah mengikuti program bunda bisa mereka memiliki dua pekerjaan dan mendapatkan tambahan pendapatan yang nantinya akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Preferensi Pengusaha Muslim Desa Bangunsari Dalam Pembiayaan Modal Kerja Melalui Pendekatan Integratif Antara Prinsip-Prinsip Syariah dan Teori Pilihan Rasional Bimantara Eka Putra; Husna Ni'matul Ulya
Falahiya: Journal of Islamic Banking and Finance Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/falahiya.v2i2.2904

Abstract

Abstract: Compared to the surrounding villages, Bangunsari has fairly complete facilities ranging from agencies and offices, schools and education, recreational and sports facilities, culinary delights, etc. Preference is a person's tendency to choose or prioritize something. A consumer is every person who buys, uses or consumes various types of goods and services to fulfil the most basic needs and actualize himself. This research aims to analyze the preferences of Muslim entrepreneurs in Bangunsari Village in financing working capital, the factors behind the preferences of Muslim entrepreneurs in Bangunsari Village, and the integration between sharia principles and rational choice theory. Researchers use a qualitative approach with field research for data collection techniques used by researchers, namely observation, interviews and documentation. The research location is Bangunsari Village, Dolopo District, Madiun Regency, East Java. From the research that has been carried out, the author can conclude that Muslim entrepreneurs in Bangunsari Village determine their preferences based on price or interest in financing, quality of service such as financing and disbursement processes, and tangibles or facilities and affordable access. The integration of Sharia principles and rational choice theory in forming Muslim entrepreneurs' preferences in capital financing means that although Muslim entrepreneurs in the Bangunsari village prefer to carry out financing in conventional banks and ignore usury, they do not simply ignore other Sharia principles such as gharar which means obscurity or deception, and maysir means game or gambling. It is hoped that Sharia Banks in the Madiun area can further improve their performance, both in terms of quality and quantity, so that they can be more competitive and competitive in terms of Brand Image, profit sharing percentage, and easy and fast financing processes and requirements. Abstrak: Dibandingkan dengan desa desa di sekitarnya, bangunsari merupakan desa dengan fasilitas yang cukup lengkap mulai dari instansi maupun perkantoran, sekolah maupun pendidikan, wahana rekreasi maupun olahraga, kuliner, dan lain sebagainya. Preferensi merupakan kecenderungan seseorang untuk memilih atau mengutamakan sesuatu hal. Konsumen adalah setiap orang yang melakukan tindakan membeli, menggunakan atau mengonsumsi berbagai jenis barang dan jasa baik untuk memenuhi kebutuhan yang paling dasar sampai dengan kebutuhan untuk mengaktualisasikan dirinya. Dalam penelitian kali ini bertujuan untuk menganalisis preferensi pengusaha muslim Desa Bangunsari dalam melakukan pembiayaan modal kerja, faktor-faktor yang melatarbelakangi preferensi pengusaha muslim desa bangunsari, serta integrasi antara prinsip syariah dan teori pilihan rasional. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian field research (penelitian lapangan). Untuk teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu obaservasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian bertempat di Desa Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Dari penelitian yang telah dilakukan, penulis dapat menyimpulkan bahwa pengusaha muslim Desa Bangunsari dalam menentukan preferensinya berdasarkan harga atau bunga dalam pembiayaan, kualitas pelayanan seperti proses pembiayaan dan pencairan, dan juga tangibles atau fasilitas dan juga akses yang terjangkau. Integrasi prinsip-prinsip syariah dan teori pilihan rasional dalam membentuk preferensi pengusaha muslim dalam pembiayaan modal yakni walaupun para pengusaha muslim desa bangunsari lebih memilih untuk melakukan pembiayaan di bank konvensional dan mengabaikan riba, namun mereka tidak begitu saja mengabaikan prinsip-prinsip syariah lainnya seperti gharar yang berarti ketidakjelasan atau menipu, dan maysir yaitu permainan atau judi. Bank Syariah di wilayah madiun diharapkan dapat lebih meningkatkan performanya, baik dari segi kualitas maupun kuantitas agar dapat lebih bersaing dan kompetitif dari segi Brand Image, persentase bagi hasil, dan proses serta persyaratan pembiayaan yang mudah dan cepat.
Determinasi Kepuasan Pelayanan Front Office Pasca Penggabungan Kantor BSI KCP Ponorogo Ika Fitriah; Husna Ni'matul Ulya
Falahiya: Journal of Islamic Banking and Finance Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/falahiya.v3i1.3636

Abstract

Introduction: This research aims to better understand the factors influencing front-office service satisfaction after the office merger at BSI Ponorogo Soetta. The emergence of queuing problems felt by customers and front office officers not being ready to provide service causes customer satisfaction to decrease. This type of research is quantitative research with a sample size of 100 respondents using non-probability sampling techniques in the form of purposive sampling. The data obtained was then analyzed using the SPSS statistical program. This analysis consists of validity tests, reliability tests, classical assumption tests (normality test, multicollinearity test, heteroscedasticity test), and multiple regression tests (partial test, simultaneous test, and determination test). The results of the research are that partially and simultaneously, the variables tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy influence customer satisfaction in the front office after the merger of the BSI KCP Ponorogo office with an R2 value of 0.911, meaning that it can explain variations in service quality of 91.1% and variables influence the remaining 8.9%.