Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

TEKNIK MEMAINKAN ALAT MUSIK PUPUIK BATANG PADI OLEH AZWIR RAJO BONSU Di NAGARI KOTO ANAU Adi Suhendra; Wimbrayardi Wimbrayardi; Syeilendra Syeilendra
SENDRATASIK UNP Vol 3, No 3 (2014): Seri A
Publisher : FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.135 KB) | DOI: 10.24036/jsu.v2i3.4477

Abstract

Abstract The purpose of this research was to describe and find the Techniques of playing Pupuik Batang Padi. This research was conducted by using descriptive qualitative method.The research found the Technique of playing Pupuik Batang Padi performed by Rajo Bonsu Azwir.In this technique, the air was inhealed through the nose and would produced continuos sound when Pupuik Batang Padi was blown. Furthermore, in playing the melody, the higher the instrument blown, the lowder the sound produced. And the Three level of Direction were made of resonators.   Kata kunci:  Pupuik Batang Padi, Rajo Bonsu Azwir.
SENJATA BARU DALAM RUANG POLITIK : Konstruksi Sosial Penggunaan Jejaring Sosial Online dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2012 Adi Suhendra
Jurnal Sejarah dan Budaya Vol 8, No 1 (2014): Juni
Publisher : Jurnal Sejarah dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.505 KB) | DOI: 10.17977/sb.v8i1.4750

Abstract

Abstrak. Artikel ini mendeskripsikan penggunaan media sosial sebagai strategi politik untuk pemenangan kandidat Jokowi-Ahok pada pemilihan gubernur dan wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2012. Media sosial seperti facebook dan twitter merupakan medan perang politik pada dunia informasi. Kajian ini mengamati dan menginterpretasi bagaimana kandidat gubernur dan wakil gubernur menggunakan media sosial sebagai instrument poilitik, bagaimana untuk mengkonstruksi tim public yang sukses dengan menggunakan media sosial. Kajian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Kajian ini mendiskusikan makna dari penggunaan media sosial.Abstract. This article describes online social networking usages as a political strategy for winning candidates Jokowi-Ahok the Jakarta gubernatorial election of 2012. Social networks such as Facebook and Twitter are medium of political warfare in the information world. This study observes and interprets how the gubernatorial candidate uses social networking as a political instrument, how to construct a successful team public by using social networking. This study conducted by qualitative method. This study discusses the meaning of social networking usage.
Penguatan Kewenangan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Dalam Bingkai Bikameralisme Adi Suhendra; Ray Ferza
DIMENSI - Jurnal Sosiologi Vol 8, No 2 (2015): November
Publisher : DIMENSI - Journal of Sociology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Early Studies about Indonesian Republic Regional Representatives has been done frequently, for instance, Purnomowati (2005), Ali Safa‟at (2005), and Efriza and Syafuan Rozi (2010) respectively finished studies covering Bicameralism Implementation, Comparative Study on Bicameralism, and The Development of Indonesia Parliament from Volksraad to DPD RI. But a research on the process of authority reinforcement by DPD RI within constitutional amendment itself has rarely done. This research objected to acknowledge the process of authority reinforcement by DPD RI within Indonesian Bicameralism through constitutional amendment consisting some primary forces, formal amendment, judicial interpretation, and convention. This research is using qualitative method with descriptive approach. Result of this research is DPD RI actuating authority reinforcement through constitutional amendment consisting of some primary forces, formal amendement, judicial interpretation, and convention but each of those posses particular characteristic on the implementation and differ one another at their functional aspects achievement in order to equalize DPR RI authority under Indonesian bicameralism.
UPAYA BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KEMENTERIAN DALAM NEGERI DALAM MENINGKATKAN KINERJA DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Ray Ferza; Eka Novian Gunawan; Purwadi Purwadi; Adi Suhendra; Herman Ya'aro Z Harefa
Prosiding Seminar Nasional Pakar PROSIDING SEMINAR NASIONAL PAKAR 2020 BUKU II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.6923

Abstract

Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri telah mengupayakan sistem daring dalam mencapai kinerja yang lebih baik. Sejauh ini sistem daring yang berkembang di Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri adalah sebagai berikut: Portal litbang.kemendagri.go.id, PuJa Indah, Tuxedovation, e-library dan Open Journal System  di kedua Jurnal Kementerian Dalam Negeri. Artikel ini bertujuan menganalisis upaya badan penelitian dan pengembangan kemendagri dalam meningkatkan kinerja dengan menggunakan sistem daring. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan menghasilkan simpulan bahwa Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri telah berupaya memanfaatkan sistem daring hanya saja belum mengarah pada identitas BPP Kemendagri sebagai penghasil Evidence Based Policy bagi Kemendagri.
Intervensi Pemerintahan Daerah Dalam Membangun Inovasi Perdesaan Di Kabupaten Hulu Sungai Selatan Provinsi Kalimantan Selatan Adi Suhendra; Imam Radianto Anwar Setiaputra
Jurnal Kebijakan Pembangunan Vol 14 No 2 (2019): JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the existence of a new paradigm in local government services. The old paradigm, service in the area, the Apparatus still positions itself not as a public servant but someone who has to wait. The new paradigm encourages the citizen to demand innovative public services to be implemented. This research aims to increase community empowerment in villages by policy and technology intervention. This study uses a qualitative method. Data collection is done by using data triangulation. Researchers involved observations (participation observation), by conducting interviews and collecting data in the form of written documents, images and archives. While processing data is done by data reduction process. The results obtained in this study are the District Government of Hulu Sungai Selatan conducted several social interventions to increase community empowerment at the village level. Social intervention in this context is the village community directed at the renewal of river fish farming and Balanting Paring tourism (bamboo rafting tourism). The effort to change the planning process towards individuals, groups, or communities that approve the change by using innovative policies and support from technological innovation. Hulu Sungai Selatan Regency makes the Regulation No. 17/2005 concerning Protection of Fish Resources and Prohibition of Fishing with Stun and Putas Devices and to form a Community Monitoring Group (Pokmas) to help increase the river flow from illegal fishing and support the search technology of Pandu to make tourism services more organized , easier and faster. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya paradigma baru dalam pelayanan pemerintahan daerah. Paradigma lama pelayanan di daerah, aparatur masih memposisikan diri bukan sebagai pelayan publik tetapi seseorang yang harus dilayani. Paradigma baru menyebabkan masyarakat menuntut pelayanan di daerah dapat dilakukan secara inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat di desa dengan melakukan intervensi kebijakan dan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan trianggulasi data. Peneliti melakukan observasi terlibat (participant obervation), dengan melakukan wawancara dan mengumpulkan data berupa dokumen tertulis, gambar dan arsip. Sedangkan pengolahan data dianalisis dengan melakukan reduksi data. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan melakukan beberapa intervensi sosial untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat pada tingkat desa. Intervensi sosial dalam konteks ini adalah masyarakat desa diarahkan pada penciptaan inovasi dalam menciptakan budidaya ikan sungai dan wisata Balanting Paring. Upaya perubahan terencana terhadap individu, kelompok, maupun komunitas mencakup pada perubahan dengan menggunakan kebijakan inovatif dan dukungan dari inovasi teknologi. Kabupaten Hulu Sungai Selatan membuat Peraturan Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan Nomor 17 Tahun 2005 tentang Perlindungan Sumber Daya Ikan dan Larangan Penangkapan Ikan dengan Alat Setrum dan Putas atau Sejenisnya, membentuk Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) untuk membantu mengawasi sungai dari gangguan illegal fishing dan penciptaan inovasi teknologi Si Pandu Wisata yang menawarkan konsep mengubah sitem pelayanan pariwisata menjadi lebih terorganisir, lebih mudah dan lebih cepat.
Strategi Pemerintah dalam Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Mahakam Kalimantan Timur Adi Suhendra; Millenia, Yoseva; B, Jauchar; Alaydrus , Anwar
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v5i2.294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk lebih jauh mengeksplorasi tentang strategi pemerintah dalam pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Mahakam Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Kemudian hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Strategi Pemerintah dalam Pengelolaan DAS, meliputi: menjalin kerjasama dengan BPDASHL, melaksanakan program rehabilitas lahan dan sungai, dan melakukan penetapan zonasi dan regulasi penggunaan lahan. Namun, sangat disayangkan banyak ditemukan tambang-tambang ilegal di sepanjang kawasan DAS tentunya ini melanggar regulasi penggunaan lahan yang ada. Ketiga, Pengendalian Strategi dalam Pengelolaan DAS, meliputi: melakukan monitoring dan evaluasi, terjalinnya komunikasi dan koordinasi, dan melakukan perbaikan dan penyesuaian
Gopro Wangi Effectiveness: Presenting Market Opportunities For Banyuwangi Umkm Yannira Elda Saharani; Adi Suhendra; Daisy Marthina Rosyanti
Jurnal Sinar Manajemen Vol. 11 No. 3: November 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jsm.v11i3.6281

Abstract

This study evaluates the implementation of the GOPRO WANGI program, an initiative of the Banyuwangi Regency Government that aims to improve the accessibility of promotional facilities for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) through the provision of free promotional carts. The program is expected to support the visibility of MSMEs, strengthen local competitiveness, and empower the economy of local communities. Despite its positive impact on improving market access, the program faces several challenges in terms of management, maintenance, and transparency of the selection process. This research uses a descriptive qualitative approach through interviews, observations, and document studies to identify issues related to the program and find solutions that can improve its effectiveness. The results show that the sustainability of the program requires improvements in terms of cart availability, training for MSME participants, as well as periodic evaluations to ensure long-term benefits for the development of MSMEs in Banyuwangi.