Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan Higiene dan Sanitasi pada Produksi Makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit Dewi, Intan Permata; Fitrilia, Tiana
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 10 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i10.15548

Abstract

Instalasi gizi merupakan salah satu fasilitas penting dalam rumah sakit yang berperan dalam menyediakan pelayanan gizi bagi pasien yang dirawat di rumah sakit, baik pasien rawat inap maupun rawat jalan, serta keluarga pasien dan termasuk golongan jasa boga kelompok B. Higiene dan sanitasi merupakan hal perlu diterapkan untuk menjaga makanan yang dihasilkan aman dikonsumsi di samping kandungan gizinya. Tujuan kajian ini yaitu untuk mempelajari terkait penerapan higiene dan sanitasi di Instalasi Gizi. Metode pengambilan data yaitu dengan studi literatur dan telaah pustaka dengan analisis data menggunakan analisis kualitatif deskriptif. Aspek sanitasi yang diamati diantanya higiene pekerja, peralatan, ruang produksi, ruang penyimpanan dan fasilitas sanitasi. Penerapan sanitasi di Instalasi Gizi mengacu pada Permenkes RI No. 7/MENKES/PER/IV/2019 terkait Penyelenggaraan Kesehatan Rumah Sakit dan Permenkes RI No. 1096/MENKES/PER/VI/2011 Tentang Higiene Sanitasi Jasaboga.
Kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam Menguji Peraturan Perundang-Undangan Dewi, Intan Permata; Sinaulan, R. Lina; Sibuea, Hotma P.
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.8332

Abstract

The establishment of the Constitutional Court is an important milestone in the history of the struggle for reform in Indonesia, which marks the commitment of the Indonesian people to prioritize the principles of justice, supremacy of law and respect for human rights. In practice, the Constitutional Court has a very significant role in maintaining the stability and balance of the constitutional system in Indonesia. The Constitutional Court has the authority to decide on judicial review of the 1945 Constitution, decide disputes over the authority of state and decide disputes regarding the results of general elections. Thus, the Constitutional Court is at the forefront in maintaining the sanctity of the constitution and upholding constitutional democracy in Indonesia. The authority of the Constitutional Court in reviewing laws against the 1945. As mandated by statutory regulations.
Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif Dewi, Intan Permata; Ulfa, Laila; Aprillia, Yuna Trisuci; Kurniasari, Hikmah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 04 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i04.2494

Abstract

Masih adanya budaya dan mitos yang tidak mendukung pemberian ASI eksklusif, dan masih adanya promosi produk pengganti ASI secara terselubung melalui media online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Kelurahan Kalisari Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur Tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik menggunakan rancangan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 7 - 12 bulan di Puskesmas Kelurahan Kalisari Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur sebanyak 104 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Dari Hasil uji regresi logistik sederhana menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur (nilai p = 0,02), pendidikan (nilai p = 0,00), status pekerjaan (nilai p = 0,00), pengetahuan (nilai p = 0,01), sikap ibu (nilai p = 0,00), dukungan keluarga (nilai p = 0,03), dan dukungan petugas kesehatan (nilai p = 0,00) dengan pemberian ASI eksklusif. Sedangkan tidak ada hubungan pendapatan (nilai p = 0,03) dan promosi susu formula (nilai p = 0,13) dengan pemberian ASI eksklusif. Faktor yang paling dominan adalah pendidikan (OR; 9,03, nilai p = 0,00). Maka dapat disimpulkan bahwa pendidikan merupakan faktor penting untuk memperbaiki perilaku menyusui ASI eksklusif. Oleh karena itu upaya edukasi untuk meningkatkan pengetahuan ibu terhadap perilaku ASI eksklusif perlu ditingkatkan.
Pengembangan UMKM Rengginang di Desa Sukakarya Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor melalui Pelatihan Sanitasi, Inovasi Kemasan, dan Digital Marketing Kurniawan, Muhammad Fakih; Sadiah, Siti; Dewi, Intan Permata; Pradita, Reyna Fatma; Azzahra, Haura Luthfiya; Rajani, Afhtika Amelia; Wulandari, Fifi Yulia; Fahriza, Muhammad Nur; Rohman, Hana Fauziyyah; Aisyah, Suci; Zahro, Mutia Liza
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v3i3.3033

Abstract

The existence of UMKM in the midst of society has a positive impact on their survival, especially at the economic level.  To be able to continue to survive and compete, innovations are needed. One of the efforts made is to innovate the product.  Products that were originally packaged simply is innovated into more modern packaging with attractive designs and brands. This is supported by a digital marketing system so that products can be known more widely.  In addition, the quality and cleanliness of the product need to be considered to prevent and avoid contamination. The activities carried out were divided into three sessions, the first session on sanitation, the second session on product innovation which includes labeling and packaging, and the last session on digital marketing.  The results of the discussion showed that the type of packaging used in the form of a standing pouch with the trademark "Hampleu" and label design was obtained from 38 of the 49 voting results.  Digital marketing that is implemented utilizes public platforms, namely Instagram, Facebook and Shopee.  The risk of contamination in products is avoided by reviewing related sciences and starting to apply them by washing hands, wearing gloves, and masks.
Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif Dewi, Intan Permata; Ulfa, Laila; Aprillia, Yuna Trisuci; Kurniasari, Hikmah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 04 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i04.2494

Abstract

Masih adanya budaya dan mitos yang tidak mendukung pemberian ASI eksklusif, dan masih adanya promosi produk pengganti ASI secara terselubung melalui media online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Kelurahan Kalisari Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur Tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik menggunakan rancangan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 7 - 12 bulan di Puskesmas Kelurahan Kalisari Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur sebanyak 104 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Dari Hasil uji regresi logistik sederhana menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur (nilai p = 0,02), pendidikan (nilai p = 0,00), status pekerjaan (nilai p = 0,00), pengetahuan (nilai p = 0,01), sikap ibu (nilai p = 0,00), dukungan keluarga (nilai p = 0,03), dan dukungan petugas kesehatan (nilai p = 0,00) dengan pemberian ASI eksklusif. Sedangkan tidak ada hubungan pendapatan (nilai p = 0,03) dan promosi susu formula (nilai p = 0,13) dengan pemberian ASI eksklusif. Faktor yang paling dominan adalah pendidikan (OR; 9,03, nilai p = 0,00). Maka dapat disimpulkan bahwa pendidikan merupakan faktor penting untuk memperbaiki perilaku menyusui ASI eksklusif. Oleh karena itu upaya edukasi untuk meningkatkan pengetahuan ibu terhadap perilaku ASI eksklusif perlu ditingkatkan.