Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Labora Medika

HUBUNGAN PERSONAL HIGIENE DENGAN KEJADIAN PEDICULOSIS CAPITIS PADA SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN ROHMATUL QUR’AN MEJOBO KUDUS Erna Setiyani; Tri Mulyowati; Rinda Binugraheni
Jurnal Labora Medika Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Labora Medika
Publisher : Program Studi Teknologi Laboratorium Medik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.742 KB) | DOI: 10.26714/jlabmed.5.2.2021.34-38

Abstract

Pediculosis is an infectious disease caused by the parasite Pediculus humanus capitis. In Yogyakarta, the prevalence of pediculosis incidence is 19.6%. The priority for handling cases of Pediculosis capitis is very low and is considered not life-threatening. Pediculosis capitis is often related to personal hygiene. The purpose of this study was to determine the relationship between personal hygiene and the incidence of Pediculosis capitis at the Rohmatul Qur'an Islamic Boarding School Mejobo Kudus. The examination used a direct method with descriptive research type to describe the relationship of personal hygiene with the incidence of Pediculosis. This study uses a cross-sectional approach, namely data collection to measure the independent and dependent variables at the same time. The sample used is the entire population of 63 respondents. The results of the examination of 63 female students, 44 (69.8%) female students at the Rohmatul Qur'an Islamic Boarding School were positive for Pediculosis capitis. The personal hygiene of the female students at the Rohmatul Qur'an Islamic Boarding School in Mejobo Kudus was mostly not good as many as 39 (61.9%) personal hygiene was good 24 (38.1%). The conclusion of this study is that there is a relationship between personal hygiene and the incidence of Pediculosis capitis at the Rohmatul Qur'an Islamic Boarding School Mejobo Kudus with a P-value of 0.033 (α; 0.05).
HUBUNGAN SANITASI SAYURAN DENGAN KEBERADAAN Soil Transmitted Helminth PADA LALAPAN KUBIS DAN KEMANGI DI WARUNG MAKAN LESEHAN BERTENDA KECAMATAN PEDAN KLATEN Panji Pramana; Tri Mulyowati; Rinda Binugraheni
Jurnal Labora Medika Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Labora Medika
Publisher : Program Studi Teknologi Laboratorium Medik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.719 KB) | DOI: 10.26714/jlabmed.6.1.2022.22-28

Abstract

Infeksi Soil Transmitted Helminths (STH) infeksi yang sangat umum di dunia yang disebabkan oleh berbagai spesies cacing parasit. STH akan mencemari tanah dan melekat pada sayuran yang ditanam di tanah jika sayuran tidak dicuci, dikupas maupun dimasak dengan benar, sehingga telur bisa tertelan oleh manusia ketika memakan sayuran. Warung makan lesehan yang semakin banyak menyediakan sayur lalapan memunculkan pertanyaan dari peneliti terkait resiko kontaminasi dan penularan telur cacing dari sayur lalapan yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan personal hygene pedagang dan sanitasi sayuran pada lalapan kubis dan kemangi di warung makan lesehan bertenda Kecamatan Pedan Klaten. Penelitian ini bersifat analisis observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Keberadaan telur cacing pada sampel sebanyak 28 lalapan kubis dan kemangi dari 14 warung makan lesehan bertenda diuji menggunakan metode sedimentasi. Untuk mengetahui pengaruh hygene pedagang dan sanitasi sayuran digunakan uji chi-square . Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan personal hygene terhadap keberadaan Soil Transmitted Helminths, tetapi terdapat hubungan sanitasi sayuran terhadap keberadaan STH pada lalapan kubis dan kemangi di warung makan lesehan bertenda Kecamatan Pedan Klaten.
HUBUNGAN KEPADATAN LARVA NYAMUK Aedes aegypti DENGAN KEJADIAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI KELURAHAN MOJOSONGO RW 34 SURAKARTA Rinda binugraheni
Jurnal Labora Medika Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Teknologi Laboratorium Medik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jlabmed.7.2.2023.39-47

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi nyamuk Aedes aegypti. Banyaknya kasus DBD dipengaruhi oleh keberadaan vektor. Kepadatan larva Aedes aegypti disuatu daerah menjadi indikator meningkatnya populasi nyamuk Aedes aegypti di daerah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kepadatan larva Aedes aegypti dengan penyakit DBD di Kelurahan Mojosongo RW 34, Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional, penelitian ini dilakukan dengan jumlah sampel 100 rumah warga dengan rancangan penelitian cross-sectional. Sampel diambil dengan metode random sampling. Pemeriksaan pada sampel larva yaitu dengan survey larva secara visual dengan metode single larva dan preparat diamati dibawah mikroskop. Data disajikan dalam bentuk table distribusi frekuensi dengan uji chi-square. Hasil dari penelitian yaitu menunjukan bahwa terdapat 15 rumah yang positif adanya larva Aedes aegypti dari 100 rumah yang diperiksa. Nilai House Index (HI) di RW 34 Mojosongo sebesar 15%, nilai Countainer Index (CI) sebesar 10,3%, nilai Breteau Index (BI) sebesar 16% dan untuk nilai Angka Bebas Jentik (ABJ) di RW 34 mojosongo sebesar 85%. Hasil interpretasi Density Figure (DF) di RW 34 Mojosongo menunjukan nilai HI & BI berada di skala 3, sedangan CI di skala 4, hal ini menunjukan bahwa di RW 34 Mojosongo tergolong dalam resiko sedang. Pada hasil uji chi-square didapatkan hasil nilai signifikasi p-value = 1,000 (<0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan kepadatan larva nyamuk Aedes aegypti dengan kejadian penyakit Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Mojosongo RW 34, Surakarta.