Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Tanggung Jawab Rumah Sakit Swasta Dalam Pelayanan Kesehatan Bagi Peserta BPJS Kesehatan di Kota Mataram Mualifah, Mualifah
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol 6, No 2 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jseh.v6i2.95

Abstract

Health services are provided through the form of medication and care. Health workers, medical and non-medical, are responsible for providing optimal service. Medical personnel, in this case doctors, have responsibility for the treatment that is being carried out. Treatment actions and determining needs in the treatment process are the authority of the doctor. In accordance with the formulation of the problem and the research objectives, this legal research uses a normative or dogmatic approach to law as its main approach, with the aim of examining its positive law in the sense of collecting, presenting, systematizing, analyzing, interpreting and assessing positive legal norms that protect people's rights. BPJS health participants. Health effort is any activity to maintain and improve health, which aims to create an optimal health plan for the community. The community has the same rights in gaining access to resources in the health sector, for this reason government hospitals and private hospitals are responsible for providing health services to the community. Private hospitals in collaboration with BPJS Kesehatan are required to provide health services to BPJS Kesehatan participant patients without discriminating against BPJS Kesehatan participants who are referred by first level health facilities, namely puskesmas and family doctors according to their interests
Kekuatan Hukum Surat Pemilikan Sementara Sebagai Alat Bukti Dalam Pemberian/Penyerahan Hak Atas Tanah Mualifah, Mualifah; Jailani, Muhammad; Grindulu, Lewis
Jurnal Risalah Kenotariatan Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Risalah Kenotariatan
Publisher : Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/risalahkenotariatan.v3i1.63

Abstract

Pemberian jaminan kepastian hukum di bidang pertanahan, pertama-tama memerlukan tersedianya perangkat hukum tertulis lengkap dan jelas yang dilaksanakan secara konsisten sesuai dengan jiwa dan isi ketentuannya. Setiap hak atas tanah yang telah didaftarkan, akan diterbitkan sertifikat oleh Kantor Pertanahan yang berada disetiap daerah Kabupaten/Kota, kekuatan hukum sertifikat merupakan alat bukti yang kuat, selama tidak dibuktikan sebaliknya, data fisik dan data yuridis yang tercantum dalam sertifikat harus diterima sebagai data yang benar sepanjang data yang tercantum dalam surat ukur dan buku tanah yang bersangkutan.
Penyelesaian Perkara Perdata Melalui Bale Mediasi Di Kota Mataram Mualifah, Mualifah; Jailani, M.; Faisal, M.
Jurnal Risalah Kenotariatan Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Risalah Kenotariatan
Publisher : Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/risalahkenotariatan.v3i2.71

Abstract

Interaksi antar manusia dalam masyarakat memerlukan perlindungan kepentingan, perlindungan kepentingan dapat tercapai dengan terciptanya peraturan atau pedoman hidup yang menentukan bagaimana manusia harus bertingkah laku dalam masyarakat agar tidak merugikan orang lain dan dirinya sendiri. Pedoman berprilaku adalah sebagai patokan atau ukuran dalam hidup bersama dalam kehidupan bermasyarakat yang disebut dengan norma atau kaedah sosial. Kaedah sosial pada hakekatnya merupakan perumusan suatu pandangan mengenai perilaku atau sikap yang seyogyanya dilakukan atau tidak dilakukan,yang dilarang dijalankan atau yang dianjurkan untuk dijalankan dengan kaidah sosial ini hendaknya dapat dicegah gangguan-gangguan kepentingan manusia,yang berbenturan dalam masyarakat.kaedah sosial ini ada yang berbentuk tertulis ada yang tidak yang merupakan kebiasaan yang diteruskan dari generasi ke generasi. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya,tidak jarang terjadi konflik kepentingan dalam masyarakat.konflik ini dapat diselesaikan melalui pengadilan atau dapat juga diselesaikan dengan jalan musyawarah dengan menggunakan pranata lokal.hukum bukanlah semata-mata sekedar sebagai pedoman untuk dibaca,dilihat atau diketahui saja melainkan untuk dilaksanakan atau ditaati. Pelaksanaan hukum materil perdata dapatlah berlangsung secara diam-diam diantara para pihak yang bersangkutan tanpa melalui pejabat atau instansi resmi akan tetapi sering terjadi pelanggaran dalam pelaksanaan hukum tersebut,sehingga ada pihak yang merasa dirugikan dan terjadilah gangguan keseimbangan dalam masyarakat.dalam hal ini maka hukum perdata yang telah dilanggar tersebut haruslah ditegakkan,untuk menegakkan hukum perdata tersebut dapat dilakukan dengan cara melalui pengadilan mnaupun dapat diselesaikan di luar pengadilan.masalah keperdataan merupakan masalah yang bersifat pribadi,sehingga tidak harus di selesaikan melalui pengadilan.sehubungan dengan hal tersebut di kota Mataram telah mempunyai sarana penyelesaian sengketa keperdataan yaitu yang disebut dengan bale mediasi.
Pendampingan pemasaran UMKM berbasis digital melalui website marketing Petaya, Linna Jalin; Trishananto, Yudha; Kumalasari, Yuni; Mualifah, Mualifah; Hastuti, Rizki Dwi; Lestari, Anisa
Tintamas: Jurnal Pengabdian Indonesia Emas Vol. 1 No. 3 (2024): Tintamas: Jurnal Pengabdian Indonesia Emas
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/tintamas.v1i3.1041

Abstract

service aims to empower MSMEs in Sukoharjo Village, Semarang, through digital marketing assistance with a marketing information provider website. Digital technology is key in advancing MSMEs, especially with the spread of online and offline markets. However, many MSME players have not fully utilized the presence of these online markets. Assistance is carried out through the creation of a website that provides features such as online marketing guides/articles, community forums, tutorials, and support services, where the website helps provide various information about online marketplace platforms, such as Tokopedia, Shopee, Alibaba, Amazon, and so on. The PAR method involved the local community and MSME producers in Sukoharjo Village. This website is expected to increase the visibility and sales turnover of MSMEs in Sukoharjo Village and help them compete in an increasingly competitive market, especially in the online world, domestically and internationally. With this approach, MSMEs can access more market opportunities online, improve their business sustainability, and contribute to local economic growth.
Program Al-Qur’an Ten Minute Untuk Meningkatkan Literasi Al-Qur’an Siswa Di Smk Ma’arif 5 Gombong Mualifah, Mualifah; Muh. Hanif
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i4.2605

Abstract

Fenomena melemahnya literasi Al-Qur’an pada remaja akibat gempuran budaya digital menjadi perhatian penting dalam konteks pendidikan Islam. Program Al-Qur’an Ten Minute di SMK Ma’arif 5 Gombong hadir sebagai ikhtiar terstruktur untuk menumbuhkan kebiasaan membaca Al-Qur’an secara konsisten. Penelitian ini bertujuan menggambarkan praktik program, menganalisis tahap perkembangan kognitif siswa berdasarkan teori Jean Piaget, serta menelaah proses asimilasi dan akomodasi yang terjadi dalam pembelajaran. Pendekatan kualitatif digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru pengampu, dan peserta didik. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada tahap operasional formal, dengan kemampuan berpikir abstrak, sistematis, dan logis, sedangkan sebagian lainnya masih memerlukan bantuan visual sesuai karakteristik tahap operasional konkret. Program Al-Qur’an Ten Minute terbukti membantu siswa meningkatkan kelancaran membaca, memperkuat kebiasaan interaksi dengan Al-Qur’an, serta membangun kepercayaan diri dalam membaca dan menghafal. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembiasaan singkat namun intensif dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an di sekolah menengah