Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

OPTIMIZING STUDENTS' MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING SKILLS THROUGH PROBLEM-BASED LEARNING AND TEACHING AT THE RIGHT LEVEL Almaas, Aufaa Ronaa; Mellawaty, Mellawaty; Pryanto, Dede
Journal of Authentic Research on Mathematics Education (JARME) Vol 7, No 2
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jarme.v7i2.15326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika melalui penerapan model Problem Based Learning yang dipadukan dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL). Penelitian ini dilakukan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pada siswa kelas XI di SMKN 2 Indramayu, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan tes. Untuk mengetahui adanya peningkatan berkelanjutan dalam proses pembelajaran, maka setiap siklus meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan kegiatan, observasi, dan refleksi. Dengan nilai rata-rata 84, ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 67%, lebih tinggi dari kondisi pra siklus, namun belum mencapai indikator ketuntasan minimal sebesar 75%. Terjadi peningkatan yang signifikan pada siklus II, yaitu ketuntasan mencapai 84% dan nilai rata-rata 88, yang secara efektif melampaui target. Selain meningkatkan hasil belajar, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PBL dan TaRL dapat membantu siswa menjadi lebih terlibat, lebih terlibat, dan lebih mampu mengatasi permasalahan dalam pembelajaran matematika. Meskipun terdapat beberapa kekurangan dalam penelitian ini, seperti durasi dua siklus dan fokus satu kelas, hasilnya menunjukkan harapan untuk lebih mendorong terciptanya pendekatan pendidikan matematika yang lebih efisien, fleksibel, dan berpusat pada siswa.
Perbedaan Kemampuan Spasial Matematika antara Siswa yang Menggunakan Alat Peraga Natural dengan yang Menggunakan Aplikasi Geogebra Nurafifah, Luthfiyati; Wati, Mila; Mellawaty, Mellawaty
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2001

Abstract

Kemampuan spasial siswa masih terbilang rendah, dikarenakan minimnya penggunaan alat peraga melalui aplikasi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat perbedaan kemampuan spasial matematika antara siswa yang menggunakan alat peraga natural dengan yang menggunakan aplikasi geogebra pada pembelajaran bangun ruang sisi datar kelas VII SMP. Analisis data dengan metode kuantitatif uji beda 2 sampel, menggunakan alat bantu software statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan spasial matematika yang signifikan antara siswa yang menggunakan alat peraga natural dengan yang menggunakan aplikasi geogebra. Dimana siswa yang menggunakan alat peraga geogebra memiliki kemampuan spatial yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang menggunakan alat peraga natural.
Desain Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Pemahaman Konsep Kaidah Pencacahan Azzahra, Vista Ulya; Gunandi, Farid; Mellawaty, Mellawaty; Komariah, Komariah
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/anargya.v8i2.14880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar berbasis Problem Based Learning (PBL) dalam upaya meningkatkan pemahaman konsep siswa terhadap materi Kaidah Pencacahan di SMK. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Pada tahap Define, hasil wawancara dengan guru menunjukkan rendahnya pemahaman konsep dasar siswa dan minimalnya penerapan model PBL dalam pembelajaran matematika. Tahap Desain meliputi penyusunan perangkat ajar berupa skenario pembelajaran, LKPD, bahan ajar, dan evaluasi berbasis teknologi. Pada tahap Develop, dilakukan validasi ahli, uji praktis, dan uji efektivitas dengan hasil bahwa modul ajar tergolong layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran. Uji praktis menunjukkan respon positif dari siswa dan pengamat, sementara uji-t dan Chi-Square menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep siswa. Tahap Disseminate dilakukan melalui penyebarluasan produk digital untuk mendukung akses dan kolaborasi yang lebih luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL secara sistematis dapat meningkatkan motivasi belajar, partisipasi aktif, dan pemahaman konsep siswa. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis masalah relevan digunakan untuk menjawab tantangan pembelajaran abad 21 yang menekankan pada berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif.