Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

RANCANG BANGUN ALAT PINDAH PASIEN MENGGUNAKAN SISTEM REM ELEKTRIK Mulyana; Akbar Saputra, Fauzi; Muhida, Riza; Riza, Muhammad; Surya, Indra; Kunarto; Muhamad, Zein; Saputro, Harjono; Pratowo, Bambang
Rekayasa Mekanika: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 9 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/rekayasamekanika.v9i2.45557

Abstract

The mobility of patients with physical limitations is a major challenge in healthcare, particularly in the process of transferring from bed to wheelchair, toilet, or examination table. Based on data from BPS (2023) and Regsosek (2023), the number of people with disabilities and the elderly in Indonesia continues to increase, requiring innovation in assistive devices that are safe, ergonomic, and easy to use. This study designed a transfer chair with a solenoid-based electric brake system to improve the efficiency and safety of the patient transfer process. The research method included needs identification, structural and brake system design, fabrication, and functional testing. The calculation results show that the brake system with four 12V DC solenoids produces a total pressing force of 80 N and a braking torque of 6.10 Nm. Energy consumption for 5 minutes is 1.99 Wh with a minimum battery capacity requirement of 166 mAh. The static stability coefficient of 1.14 indicates the device is stable during use. The device is able to withstand static loads of up to 90 kg without brake function disruption and is in accordance with anthropometric data for the Indonesian population. This design contributes to the development of medical devices that are affordable and responsive to the needs of patients and medical personnel.
Analisis Efektivitas Mesin Pelet PT. New Hope Indonesia Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada Produksi 12 Ton/Jam Pratowo, Bambang; Pamungkas, Readyn Tri; Muhida, Riza; Riza, Muhammad; Surya, Indra; Kunarto, Kunarto; Muhamad, Zein; Saputro, Harjono; Mulyana, Mulyana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Dalam era persaingan global, perusahaan dituntut untuk meningkatkan produktivitas melalui efisiensi penggunaan mesin dan peralatan produksi. Salah satu metode yang banyak direkomendasikan adalah Overall Equipment Effectiveness (OEE), yang digunakan untuk mengukur kinerja mesin dari aspek ketersediaan (availability), performa (performance), dan kualitas (quality). Penelitian ini menganalisis nilai efektivitas mesin pelet PT. New Hope Indonesia dengan kapasitas produksi 12 ton/jam menggunakan metode OEE. Data produksi diolah menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel untuk memperoleh nilai availability ratio, performance ratio, dan quality ratio. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai OEE rata-rata mesin pelet adalah sebesar 79,13%, yang termasuk dalam kategori sedang berdasarkan standar Japan Institute of Plant Maintenance (JIPM). Nilai ini mengindikasikan bahwa meskipun kualitas produk masih tinggi, diperlukan upaya perbaikan dan pemeliharaan mesin secara berkelanjutan untuk meningkatkan performa produksi secara keseluruhan
RANCANG BANGUN ALAT BANTU PENYIRAMAN KEBUN MENGGUNAKAN TABUNG PENGGULUNG Surya, Indra; Muhida, Riza; Riza, Muhammad; Pratowo, Bambang; Kunarto, Kunarto; Muhamad, Zein; Saputro, Harjono; Mulyana, Mulyana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Penyiraman manual pada lahan pertanian skala kecil sering memerlukan waktu dan tenaga besar. Penelitian ini bertujuan merancang alat bantu penyiraman kebun menggunakan tabung penggulung dengan sistem pompa dan transmisi mekanik. Metode meliputi studi literatur, desain alat, perhitungan head pompa, debit aliran, kerugian gesekan, serta evaluasi daya dan efisiensi sistem. Hasil menunjukkan total head sistem sebesar 23 meter, dengan head riil 21,8 meter setelah dikoreksi kerugian gesekan. Debit aliran 0,097 L/s mencukupi kebutuhan irigasi tanaman hortikultura pada lahan ±60 m². Mesin GX-200 (6 HP) menunjukkan kelebihan daya signifikan dibanding kebutuhan pompa sebesar 38,3 watt. Alat ini efektif digunakan satu orang, mudah dibongkar-pasang, dan cocok dibawa dengan kendaraan roda dua. Namun, kinerja pompa masih kurang optimal akibat dugaan kebocoran pada sambungan atau perpak. Rekomendasi mencakup peningkatan kualitas sambungan, penggunaan komponen ringan, dan pengembangan sistem pompa serta peredam suara untuk efisiensi dan kenyamanan. Kesimpulannya, alat ini layak sebagai solusi penyiraman praktis dan efisien di lahan kecil-menengah, dengan potensi pengembangan lebih lanjut
Kajian Eksperimental Kinerja Pompa Sentrifugal pada Konfigurasi Tunggal, Seri, dan Paralel Kunarto, Kunarto; Prayoga, Made Ngurah Arya Nanda; Muhida, Riza; Riza, Muhammad; Surya, Indra; Pratowo, Bambang; Muhamad, Zein; Saputro, Harjono; Mulyana, Mulyana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Penelitian ini menyajikan evaluasi eksperimental terhadap kinerja pompa sentrifugal tipe GP-125 pada tiga konfigurasi operasi, yaitu tunggal, seri, dan paralel. Pengujian dilakukan dengan variasi kecepatan putaran (712,5 rpm, 1.425 rpm, dan 2.850 rpm) serta pembukaan katup (1/4, 1/2, 3/4, dan penuh). Parameter utama yang dianalisis mencakup head total, debit aliran, dan efisiensi pompa. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa konfigurasi paralel menghasilkan debit tertinggi dengan nilai maksimum 0,000967 m³/s pada kecepatan 2.850 rpm, sedangkan konfigurasi seri memberikan peningkatan signifikan pada head hingga 19,60 m. Efisiensi terbaik diperoleh pada konfigurasi paralel dengan nilai 0,34% pada katup penuh. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan konfigurasi pompa yang tepat sesuai kebutuhan sistem, baik untuk aplikasi yang memerlukan debit besar maupun head tinggi.
Rancang bangun mesin pemotong adonan kerupuk untuk industri rumah tangga berkapasitas 78 kg/jam menggunakan motor listrik 1/6 HP Riza Muhida; Muhammad Riza; Indra Surya; Bambang Pratowo; Kunarto; Zein Muhamad; Harjono Saputro; Mulyana
KOLECER Scientific Journal of Mechanical Engineering Vol. 2 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/ksjme.v2i1.44251

Abstract

Dalam kegiatan industri kecil, penggunaan peralatan mekanis berperan penting dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas proses produksi. Pada industri rumah tangga kerupuk, proses pemotongan adonan masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan waktu yang lama dan menghasilkan kapasitas produksi yang terbatas. Kerupuk merupakan produk makanan kering berbahan dasar tepung tapioka yang dicampur dengan tepung terigu dan bumbu seperti garam, monosodium glutamat, ketumbar, bawang putih, serta pewarna makanan. Adonan yang telah dicampur air kemudian dikukus selama 10–15 menit, dikeringkan sebagian, dipotong, dan selanjutnya digoreng pada suhu tertentu. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya efisiensi pada tahap pemotongan adonan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun mesin pemotong adonan kerupuk untuk meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi waktu. Mesin yang dirancang menggunakan motor listrik 1/6 HP dengan putaran 2850 rpm dan sistem transmisi pulley dengan perbandingan 1:1 sehingga menghasilkan putaran poros pemotong sebesar 180 rpm. Mekanisme pemotongan bekerja melalui kontak langsung antara mata pisau dan adonan dengan memanfaatkan gaya gesek untuk menghasilkan potongan yang seragam. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin mampu mencapai kapasitas pemotongan sebesar 1,3 kg/menit atau setara dengan 78 kg/jam. Mesin ini dirancang untuk dapat beroperasi secara kontinu dengan sistem pemeliharaan yang baik sehingga layak diterapkan pada industri rumah tangga guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses produksi
Aplikasi Drone Penabur Benih Jagung Sebagai Pertanian Berkelanjutan Mulyana; Handoko Riyanto; Erry Yulian Triblas Adesta; Riza Muhida; Harjono Saputro; Muhammad Riza; Tia Tanjung
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 20 No 2 (2025): October
Publisher : BKS-TM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71452/5nz0y581

Abstract

Corn cultivation in Indonesia continues to face challenges related to productivity and operational efficiency. According to data from the Central Bureau of Statistics, in 2023, the harvested area of corn was approximately 2.48 million hectares, with total production of 14.77 million tons, representing a decline of more than 10% compared to the previous year. This decline indicates that conventional planting methods have not fully met the demands for efficiency and sustainability in modern agricultural systems. One emerging technological innovation is the utilization of Unmanned Aerial Vehicles (UAVs) in agricultural practices. UAV technology has previously been applied for pest control and shows strong potential for expansion into fertilization and seed distribution. This study aims to design and evaluate a UAV-based system for efficient and accurate corn seed broadcasting. The research methods include hardware design, integration of an automated control software system, and field testing to assess the technology's reliability and performance. The results show that the UAV system can distribute corn seeds with an accuracy of approximately 92–96%, higher than that of conventional methods. In addition, planting efficiency significantly improved, with one hectare of land being planted within 35–45 minutes compared to 18–25 hours using manual methods. The implementation of UAV technology also reduces labor requirements, improves operational efficiency, and supports the adoption of more modern and sustainable agricultural practices.
Analisis Kuat Tekan Paving Block Berbahan Plastik LDPE Daur Ulang sebagai Substitusi Agregat Halus Bambang Pratowo; Riza Muhida; Muhammad Riza; Indra Surya; Kunarto Kunarto; Zein Muhamad; Harjono Saputro; Mulyana Mulyana; Dewi Fitria
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 15, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penggunaan plastik jenis Low Density Polyethylene (LDPE) dalam kehidupan sehari-hari berkontribusi besar terhadap peningkatan limbah padat di Indonesia. LDPE sulit terurai secara alami sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan limbah plastik LDPE sebagai bahan substitusi pasir dalam pembuatan paving block, serta mengetahui pengaruhnya terhadap kuat tekan. Dua sampel paving block dibuat dengan komposisi berbeda, yaitu: (1) plastik dan oli (85%:15%) dan (2) plastik, pasir, dan oli (50%:35%:15%). Metode pengujian mengacu pada SNI 03-0691-1996 mengenai bata beton. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kuat tekan paving block sampel 1 adalah 2,07 MPa, sedangkan sampel 2 mencapai 2,37 MPa. Peningkatan kuat tekan pada sampel 2 dipengaruhi oleh densitas pasir yang lebih tinggi (1400 kg/m³) dibandingkan plastik (0,91 g/cm³) dan oli (870 kg/m³). Walaupun nilai kuat tekan belum memenuhi standar mutu D (8,5 MPa), penelitian ini membuktikan bahwa penambahan pasir pada komposisi paving block plastik dapat meningkatkan performa mekanis produk.
Analisis Pengaruh Difusi Karbon melalui Metode Pack Carburizing terhadap Peningkatan Kekerasan Aluminium 1100 Indra Surya; Riza Muhida; Muhammad Riza; Erry Yulian Triblas Adesta; Bambang Pratowo; Kunarto Kunarto; Zein Muhamad; Harjono Saputro; Mulyana Mulyana; Julleo Caecar Onasis Pangihutan
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 15, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Aluminium 1100 memiliki ketahanan korosi dan konduktivitas tinggi, namun kekerasan permukaannya relatif rendah (±22 HB). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh proses pack carburizing menggunakan arang kayu pada suhu 600°C dengan variasi waktu tahan 2 dan 3 jam terhadap kekerasan Aluminium 1100. Spesimen didinginkan menggunakan oli ISO VG 32 dan diuji dengan metode Brinell (500 kgf, Ø10 mm). Hasil menunjukkan bahwa pemanasan tanpa karbon menurunkan kekerasan hingga ±15 HB akibat rekristalisasi dan pertumbuhan butir. Sebaliknya, perlakuan dengan karbon meningkatkan kekerasan menjadi ±23,33 HB (2 jam) dan ±25 HB (3 jam). Waktu tahan 3 jam menghasilkan nilai kekerasan tertinggi. Proses pack carburizing pada suhu 600°C terbukti mampu meningkatkan kekerasan permukaan Aluminium 1100 secara moderat dibandingkan perlakuan panas tanpa karbon
Analisis Perbandingan Kinerja Termal Material Isolasi untuk Thermal Jacket Turbin Uap pada Kondisi Suhu Tinggi Zein Muhamad; Riza Muhida; Muhamad Riza; Erry Yulian Triblas Adesta; Indra Surya; Bambang Pratowo; Kunarto Kunarto; Harjono Saputro; Mulyana Mulyana; Eros Fauzan Ahwat
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 15, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

efisiensi termal dan konsumsi energi pembangkit listrik. Penerapan thermal jacket dengan material isolasi yang tepat menjadi salah satu solusi untuk meminimalkan kehilangan panas pada permukaan turbin bersuhu tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan kinerja termal lima jenis material isolasi, yaitu Glasswool, Silica, Needle Mat, Knitmesh, dan PTFE Fiberglass, pada aplikasi thermal jacket turbin uap. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dan analisis teoritis berdasarkan hukum konduksi panas Fourier satu dimensi dalam kondisi tunak. Model pengujian berupa silinder baja karbon berdiameter 200 mm dan panjang 400 mm yang dipanaskan hingga 1200°C, dengan suhu lingkungan 30°C. Variasi ketebalan isolasi yang diuji adalah 50 mm, 75 mm, dan 100 mm. Hasil analisis menunjukkan bahwa laju perpindahan panas berbanding lurus dengan konduktivitas termal material dan berbanding terbalik dengan ketebalan isolasi. Knitmesh menghasilkan laju perpindahan panas terendah sebesar 2340 W pada ketebalan 50 mm dengan konduktivitas termal 0,10 W/m·K. Needle Mat menunjukkan performa yang mendekati dengan laju perpindahan panas 2808 W pada ketebalan yang sama. Sebaliknya, Glasswool dan Silica menunjukkan laju perpindahan panas yang lebih tinggi. Pemilihan material isolasi yang tepat terbukti berpengaruh signifikan terhadap reduksi kehilangan panas dan peningkatan efisiensi termal sistem. Knitmesh direkomendasikan untuk aplikasi suhu tinggi pada turbin uap, sedangkan Needle Mat dapat menjadi alternatif dengan pertimbangan optimasi biaya. biaya
Perancangan dan Analisis Kinerja Pompa Sentrifugal dengan Konfigurasi Paralel dan Seri untuk Kebutuhan Laboratorium Teknik Mesin Kunarto Kunarto; Farhan Alfarizi Azmi; Riza Muhida; Muhammad Riza; Indra Surya; Bambang Pratowo; Zein Muhamad; Harjono Saputro; Mulyana
Rekayasa Mekanika: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 10 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/rekayasamekanika.v10i1.48321

Abstract

Centrifugal pumps are the main component in pumping systems that are widely applied in industry, agriculture, and practical activities in engineering laboratories. This study aims to design and build a centrifugal pump tester with single, series, and parallel configurations as a learning medium in the Mechanical Engineering Laboratory. This tool uses two National TRANS GP-125 pump units with a discharge specification of 30 L/minute and a power of 125 W. The research method includes the stages of design, fabrication, testing, and technical calculations including total head, major and minor pressure losses, and impeller dimension analysis. The test results show that the parallel configuration increases the discharge capacity, while the series configuration is superior in producing higher heads. The system efficiency reaches 69%, still within the standard range of pump efficiency (63–84%). This study produces interactive learning media that can help students understand the working principles of centrifugal pumps and the effect of system configuration on hydraulic performance.