Listyowati, Andang Andiani
Unknown Affiliation

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Persepsi Peternak Terhadap Pemberian Tepung Fermentasi Isi Rumen Sebagai Campuran Pakan Itik Pedaging Imamsyah, Bagas; Listyowati, Andang Andiani; Hartati, Puji
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol 1, No 1 (2019): oktober
Publisher : Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v1i1.150

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Plosogede, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, dimulai pada tanggal 5 Mei 2019 sampai dengan 30 Juni 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi peternak terhadap pemberian tepung fermentasi isi rumen sebagai campuran pakan itik pedaging dan pengaruh faktor umur, pendidikan, pengalaman, jumlah kepemilikan ternak dan karakteristik inovasi terhadap persepsi. Responden dalam penelitian ini berjumlah 36 orang peternak itik di Desa Plosogede yang didapatkan dengan metode sensus. Metode pengambilan data menggunakan pengisian kuesioner dan observasi. Data karakteristik responden, karakteristik inovasi dan persepsi dianalisis secara deskriptif.Analisis statistik menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS) untuk mengukur pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dan peran variabel mediasi (intervening). Hasil penelitian menunjukkan karakteristik inovasi tepung fermentasi isi rumen sebagai campuran pakan itik pedagingdalam kategori baik (91,67%) sedangkan 8,33% dalam kategori tidak baik. Persepsi peternak terhadap pemberian tepung fermentasi isi rumen sebagai campuran pakan itik pedaging sebanyak 97,22% adalah baik dan 2,78% memiliki persepsi tidak baik. Faktor karakteristik peternak (umur, pendidikan, pengalaman beternak dan jumlah kepemilikan ternak) tidak berpengaruh positif  terhadap  persepsi.  Faktor karakteristik  inovasi  berpengaruh  positif  terhadap persepsi, namun tidak  memediasi antara pengaruh karakteristik  peternak terhadap persepsi.
Persepsi Peternak Domba Terhadap Pemberian Pakan Komplit Listyowati, Andang Andiani; Prasetyowati, Ichsanul Arin; Sunarsih, Sunarsih
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol 17, No 31 (2020): juli 2020
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v17i31.422

Abstract

 Kajian Penyuluhan dilaksanakan di Desa Petung, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, tanggal 2 Maret 2020 sampai tanggal 2 Mei 2020 dengan tujuan untuk mengetahui tingkat persepsi peternak dan faktor-faktor karakteristik peternak yang mempengaruhi persepsi peternak terhadap pemberian pakan komplit pada ternak domba. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 38 orang. Alat yang digunakan ialah kuesioner sebanyak 18 soal, variabel pertama yang dikaji yaitu persepsi peternak domba dilihat dari karakteristik inovasi yaitu keuntungan relatif, kesesuaian, kerumitan, ketercobaan, dan keterlihatan. Kemudian dianalisis dengan metode deskriptif menggunakan skala likert. Variabel kedua yaitu faktor-faktor yang diduga berpengaruh pada persepsi peternak (Y) yaitu umur (X1), jumlah ternak yang dimiliki (X2), jumlah tanggungan keluarga (X3), dan pendidikan (X4) yang kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik regresi linier berganda. Hasil yang diperoleh ialah keuntungan relatif sebesar 686, kesesuaian 669, kerumitan 674, ketercobaan 519, dan keterlihatan 530 dengan total skor 3.078 dengan kategori sangat baik. Serta terdapat pengaruh signifikan (P<0,05) secara simultan antara variabel independen yaitu X1, X2, X3, dan X4 dengan persepsi peternak. Sedangkan secara parsial umur berpengaruh secara signifikan (P<0,05) terhadap persepsi peternak, namun jumlah ternak yang dimiliki, jumlah tanggungan keluarga, dan pendidikan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap persepsi peternak. Kesimpulan menunjukkan bahwa persepsi peternak domba terhadap pemberian pakan komplit dengan kategori sangat baik sedang hanya faktor umur yang berpengaruh pada persepsi peternak dengan nilai signifikan (P<0,05).
Pengaruh Karakteristik Peternak dalam Pemberian Tepung Temulawak Sebagai Pakan Aditif Terhadap Persepsi Peternak Listyowati, Andang Andiani; Kurniawan, Muhamad Irfa’; Sunarsih, Sunarsih
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol 2, No 3 (2020): Oktober
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v2i3.576

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada 2 Maret sampai 2 Mei 2020 yang bertempat di Desa Trasan Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui persepsi peternak dalam pemberian tepung temulawak sebagai pakan aditif untuk ternak itik dan mengetahui pengaruh karakteristik peternak (umur, tingkat pendidikan dan pengalaman beternak) terhadap persepsi. Penentuan sampel berjumlah 30 orang diperoleh dengan metode purposive sampling. Pengukuran persepsi menggunakan panduan wawancara berupa kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif sedangkan analisis statistik pengaruh karakteristik peternak menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil data yang diperoleh persepsi peternak dalam pemberian tepung temulawak sebagai pakan aditif untuk ternak itik berada dalam kategori setuju dengan nilai 2222. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi tingkat persepsi adalah tingkat pendidikan dengan tingkat signifikan (p<0,05) sedangkan umur dan pengalaman beternak tidak berpengaruh terhadap persepsi dengan tingkat signifikan ( p>0,05). Kesimpulan kegiatan pengkajian Tingkat persepsi peternak pada kategori setuju. Faktor yang mempengaruhi tingkat persepsi peternak adalah tingkat pendidikan, dengan tingkat signifikan (p<0,05).
Pengaruh Penggunaan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dalam Pakan Pellet Terhadap Performa Produksi Kelinci New Zealand White Jantan Listyowati, Andang Andiani; Munjayanah, Siti; Saputro, Raden Agus Tri Widodo
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 21 No. 2 (2024): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v21i2.1333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa produksi dengan menggunakan tepung daun kelor dengan persentase yang berbeda pada kelinci New Zealand White jantan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, yang terdiri dari P0=Tanpa penggunaan tepung daun kelor, P1=Penggunaan tepung daun kelor 15%, P2= Penggunaan tepung daun kelor 30%, dan P3=Penggunaan tepung daun kelor 45%. Parameter yang diamati adalah konsumsi bahan kering, pertambahan bobot badan harian, konversi pakan dan persentase karkas. Data yang diperoleh dianalisis ragam menggunakan Analisis Varian (ANOVA), untuk mengetahui pengaruh perlakuan, dilakukan uji lanjut jarak ganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung daun kelor dengan persentase yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap  pertambahan bobot badan harian, konversi pakan dan persentase karkas, namun. berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi bahan kering.  Hasil uji lanjut jarak ganda Duncan menunjukan bahwa pada pertambahan bobot badan harian dan persentase karkas yang paling baik adalah P2 (penggunaan tepung daun kelor 30%) dengan pertambahan bobot badan harian sebanyak 24.02 gram/ekor/hari dan persentase karkas sebesar 59.40%, serta konversi pakan 5,48. 
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum Sanctum L.) Terhadap Produktivitas Telur Tetas Ayam Strain Lohmann Brown Dengan Ayam Bangkok Melalui Inseminasi Buatan Mubarokah, Wida Wahidah; Rizky Muzaka, Muhammad Iqbal; Awaludin, Aan; Listyowati, Andang Andiani; Makmun, Lutfan; Purwono, Edi; Akbarrizki, Muzizat
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i1.1447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan level yang tepat dalam pemberian ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum L.) terhadap produktivitas telur hasil persilangan ayam strain Lohmann Brown dengan ayam Bangkok melalui inseminasi buatan. Penelitian ini dilakukan selama 10 minggu. Bahan penelitian meliputi 72 ekor induk ayam ras petelur, pejantan ayam Bangkok, dan ekstrak daun kemangi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu P0 (tanpa pemberian perlakuan), P1 (2,5 ml ekstrak daun kemangi), P2 (5 ml ekstrak daun kemangi), P3 (7,5 ml ekstrak daun kemangi). Variabel yang diamati adalah produksi telur dan berat telur tetas. Metode analisis data menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan apabila terdapat perbedaan yang nyata maka dilakukan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun kemangi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produktivitas yaitu produksi telur dan berat telur tetas. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum L.) dengan dosis 5 ml dapat meningkatkan produktivitas meliputi produksi telur dan berat telur tetas.
Pengaruh Penambahan Tepung Indigofera (Indigofera zollingeriana) dalam Pakan Komplit Terhadap Kualitas Organoleptik dan Fisiologis Domba Lokal Jantan Listyowati, Andang Andiani; Pratama, Agna Widya; Nurdayati, Nurdayati
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 5 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v5i2.1177

Abstract

Tujuan penambahan Indigofera (Indigofera zollingeriana) untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung Indigofera dalam pakan komplit berpengaruh terhadap kualitas organoleptik dan mengetahui pengaruh penambahan tepung Indigofera dalam pakan komplit berpengaruh terhadap Fisiologis ternak domba lokal. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 10 Juni–29 Juni 2022 di kandang domba Selanjam Farm Desa Cokro, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang dan Laboratorium Pakan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan Barat Metode yang digunakan yaitu pertama membuat formulasi pakan terlebih dahulu, lalu pembuatan pakan komplit, persiapan kandang , penempatan domba, pemeliharaan domba, pengujian kualitas organoleptik pakan, perlakuan komposisi kimia pakan, Penelitian terhadap domba , dan pengujian fisiologis pada ternak. Rancangan percobaan yang digunakan untuk penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan penambahan tepung indigofera sebanyak 0%, 5%, 15%, dan 25%. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis Variansi (ANOVA) dan selanjutnya apabila ada perbedaan nyata pada perlakuan tersebut, maka diuji lanjut menggunakan Uji Duncan Muttiple Range Test (DMRT). Penambahan tepung Indigofera zollingeriana berpengaruh secara nyata terhadap kualitas organoleptik pada ternak. pengaruh pemberian tepung Indigofera (Indigofera zollingeriana) dapat mempengaruhi pada fisiologis domba lokal pada perlakuan 2 (P2 penambahan tepung Indigofera 15%) dalam campuran pakan komplit terbukti meningkatkan fisiologis bagi domba jantan.
Kualitas Semen Ayam Pejantan Bangkok (Gallus Domesticus) Sebagai Induk Pejantan Pembibit dengan Penambahan Kecambah Kacang Hijau dari Berbagai Umur Perkecambahan Prabewi, Nur; Listyowati, Andang Andiani
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 2 (2025): October
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i2.1489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kecambah kacang hijau dari berbagai umur perkecambahan dan untuk mengetahui umur perkecambahan kacang hijau yang paling tepat ditambahkan dalam ransum pakan untuk produktivitas dan kualitas semen ayam bangkok sebagai induk pejantan pembibit. Bahan yang digunakan adalah 36 ekor ayam bangkok yang berumur 1,5 tahun. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 9 kali ulangan, penambahan kecambah kacang hijau sebanyak 30 gr/ekor dua kali dalam 1 minggu dari berbagai umur adalah : 36 jam (P1), 48 jam (P2), 60 jam (P3), 72 Jam (P4). Variabel yang diamati adalah volume semen, motilitas spermatozoa, dan abnormalitas spermatozoa. Metode analisis data yang digunakan adalah Analysis F Variance (ANOVA) apabila terjadi perbedaan nyata, dilanjutkan dengan Uji Duncans Multiple Ring Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh penambahan kecambah kacang hijau dari berbagai umur perkecambahan menunjukkan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kualitas semen (Motilitas Spermatozoa) pada ayam bangkok sebagai induk pejantan pembibit, sedangkan variabel produktivitas (Volume Semen) dan kualitas semen ( Abnormalitas spermatozoa) menunjukkan pengaruh nyata (P<0,05). Umur perkecambahan kacang hijau yang paling tepat untuk meningkatkan volumen semen, motilitas semen dan menurunkan Abnormalitas spermatozoa pada ayam bangkok sebagai induk pejantan pembibit adalah pada perlakuan P2 yaitu umur perkecambahan 48 jam, dengan penambahan kecambah kacang hijau sebanyak 30 gram/ekor dua kali dalam 1 minggu.
Kandungan Hormon Fsh, Lh, Dan Estrogen Pada Induk Ayam Ras Petelur Treatment Feed Additive Tepung Biji Rami (Linum Usitatissiumum L.) Prabewi, Nur; Listyowati, Andang Andiani
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i1.1501

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kadar hormon FSH, LH dan Estrogen untuk meningkatkan reproduksi induk ayam ras petelur treatment penggunaan tepung biji rami ((Linum usitatissimu L.) sebagai feed additive. Materi yang digunakan adalah ayam ras petelur strain Lohman Brown berumur 41 minggu sebanyak 75 ekor, jagung giling, bekatul, konsentrat ayam petelur, mineral 1% dan tepung biji rami.. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. P0 = Pakan basal non tepung biji rami, P1 = Pakan basal + 12,5% (125 g) tepung biji rami/kg pakan, P2 = Pakan basal + 15% (150 g) tepung biji rami/kg pakan, P3 = Pakan basal + 17,5% (175 g) tepung biji rami/kg pakan Variabel yang diukur adalah kadar hormon FSH, LH dan estrogen. Metode analisis data mengunakan ANOVA dan apabila terjadi perbedaan nyata selanjutnya akan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncans. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Treatment Feed Additive Tepung Biji Rami (Linum Usitatissiumum L.) berpengaruh sangat nayata (P<0,01) terhadap Kadar hormon FSH, Kadar hormon LH dan kadar hormon Estrogen. Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa variabel kadar estrogen, kadar FSH pada perlakuan P2 15% tepung biji rami berbeda sangat nyata dengan perlakuan P0,dan pada variabel kadar LH pada perlakuan P2 15% (150 g) tepung biji rami berbeda nyata dengan perlakuan P0. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah Treatment Feed Additive Tepung Biji Rami (Linum Usitatissiumum L.) hingga 15 % dapat meningkatkan kadar Hormon estrogen menjadi 109,39 ng/l , sedangkan Treatment Feed Additive Tepung Biji Rami (Linum Usitatissiumum L.) hingga 17,5 % dapat meningkatkan kadar Hormon FSH menjadi 10,20 mIU/ml, sedangkan Treatment Feed Additive Tepung Biji Rami (Linum Usitatissiumum L.) hingga 15 % dan 17,5 % dapat meningkatkan kadar Hormon LH menjadi 11.45 mIU/ml.