Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENDAPATAN USAHATANI PADI DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI DESA KEMPLENG KECAMATAN PURWOASRI KABUPATEN KEDIRI Melati Putri Desilva; Nuriah Yuliati; Wahyu Santoso
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 36 No 1 (2026): Jurnal Agroteksos April 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v36i1.1569

Abstract

Padi merupakan komoditas pangan yang menjadi sektor utama pertanian di Desa Kempleng, Kabupaten Kediri. Pendapatan petani tidak hanya berasal dari kegiatan usahatani padi (on farm), tetapi juga diperoleh dari kegiatan yang masih berkaitan dengan sektor pertanian (off farm) maupun dari sektor non pertanian (non-farm) yang berfungsi sebagai sumber pendapatan tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis pendapatan usahatani padi di Desa Kempleng (2) menganalisis besarnya kontribusi pendapatan usahatani padi terhadap pendapatan rumah tangga petani di Desa Kempleng. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kempleng, Kabupaten Kediri pada bulan Juni – Agustus 2025, dengan penentuan lokasi dilakukan secara purposive, sedangkan pengambilan sampel dilakukan dengan metode stratified random sampling berdasarkan luas lahan dengan jumlah sampel sebanyak 63. Analisis data dilakukan melalui perhitungan pendapatan usahatani dan kontribusi pendapatan rumah tangga petani secara matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan usahatani padi sebesar Rp. 28.479.801 per musim tanam, yang menunjukkan bahwa usahatani padi tergolong menguntungkan secara ekonomi. Kontribusi pendapatan usahatani padi terhadap total pendapatan rumah tangga petani sebesar 68,1 persen, sehingga termasuk kategori tinggi. Hal ini menunjukkan rumah tangga petani masih bergantung pada usahatani padi sebagai sumber pendapatan utama. Diperlukan upaya peningkatan produktivitas ushatani padi serta diversifikasi sumber pendapatan rumah tangga petani. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan peningkatan produktivitas usahatani padi dan pengembangan sumber pendapatan alternatif guna meningkatkan kesejahteraan rumah tangga petani.
DESEMINASI PEMBUATAN PUPUK KOTORAN HEWAN ORGANIK (KOHENIK) MELALUI PROGRAM BINA DESA PKKM DI DESA KEMIRI KABUPATEN PASURUAN Zaidan Akmal Athillah; Maysya Adetia; Wahyu Santoso
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3928

Abstract

Limbah dapat berasal dari berbagai sumber hasil buangan dari suatu proses produksi salah satunya peternakan. Desa Kemiri merupakan desa yang mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai peternak sapi perah. Permasalahan yang perlu diselesaikan di Desa Kemiri yaitu terkait alternatif pupuk dan limbah peternakan yang belum dimanfaatkan dengan baik. Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan pengabdian mengenai pemanfaatan kotoran hewan menjadi pupuk organik dapat memberikan peluang bagi peternak agar dapat mengelola kotoran sapi menjadi bermanfaat dan menekankan biaya produksi pupuk tanaman. Metode yang digunakan yaitu dengan mengadakan sosialisasi terkait pemanfaatan kotoran hewan, praktik secara langsung hingga pendampingan keberhasilan pembuatan pupuk kohenik. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah kotoran sapi menjadi pupuk kohenik dilakukan melalui proses fermentasi selama 21 hari menggunakan pupuk cair “cap Semanggi” hingga menghasilkan pupuk dengan bau dan tekstur menyerupai tanah humus, sehingga dapat dinyatakan pembuatan pupuk organik ini berhasil.
Analisis Keberlanjutan Kambing Etawa di Desa Tunggul, Paciran, Lamongan Nabilah Ainur Rohmah; Wahyu Santoso; Mirza Andrian Syah
JPEK: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 9 No 3 (2025): JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jpek.v9i3.33366

Abstract

The Etawa goat agribusiness has significant economic potential for coastal communities, but the sustainability of the business is often influenced by limited resources and the social dynamics of the farmers. This study analyzes the sustainability level of the Etawa goat milk agribusiness in Tunggul Village from an ecological and social perspective as two fundamental aspects that determine business stability. Data were collected from 40 farmers and analyzed using RAP-Kagot-based Multi-Dimensional Scaling (MDS). The results show that the ecological dimension has a sustainability index of 68.64%, while the social dimension has an index of 65.37%, both of which are classified as moderately sustainable. The most sensitive attributes affecting sustainability include waste management, climate change, and disease management in the ecological dimension, while community conflicts and farmer education levels dominate the influence on the social dimension. These findings confirm that the sustainability of Etawa agribusiness does not only depend on technical aspects of production, but is also influenced by social capacity, access to information, and adaptation to environmental changes. The research recommendations emphasize the need to strengthen business management, improve the quality of farmer human resources, and integrate ecological and social approaches to promote a more adaptive and competitive dairy goat agribusiness.