Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

FAKTOR PASIEN DROP OUT PENGOBATAN TUBERKULOSIS DI INDONESIA: TINJAUAN SISTEMATIK Sari, Suci Kurnia; Krianto, Tri
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v6i2.902

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Tuberkulosis (TB) di Indonesia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang belum dapat diatasi. Pasien dengan tuberkulosis memerlukan perawatan ulang jika mereka gagal atau gagal dari pengobatan awal atau jika mereka kambuh setelah keberhasilan pengobatan awal. Pasien yang drop out berkontribusi menyebarkan virus kepada orang lain lebih dari sebelum mereka mendapatkan perawatan. Oleh karena itu penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor putus dari kejadian pengobatan tuberkulosis. Metode: Penelitian ini menggunakan tinjauan sistematis tentang Tuberkulosis terkait publikasi dan penelitian yang ada di Indonesia. Penelitian dilakukan berdasarkan data yang dipublikasikan dan tidak dipublikasikan (literatur abu-abu) selama 2009-2019. Publikasikan data dari mesin pencari seperti google scholar, neliti, repositori online universitas di Indonesia. Penelitian ini menggunakan 11 publikasi penelitian, 8 di antaranya dalam penelitian kuantitatif dan 3 di antaranya penelitian kualitatif semua penelitian merupakan data primer. Sebagian besar penelitian menggunakan desain cross sectional dan case control. Hasil: Beberapa faktor utama yang keluar dari pengobatan Tuberkulosis di Indonesia diidentifikasi, termasuk efek samping obat, Pengawas Menelan Obat (PMO), pengetahuan, motivasi dan dukungan keluarga. Saran Pengawasan diperlukan tidak hanya dari PMO dan keluarga tetapi juga dari layanan kesehatan terkait pengobatan sehingga motivasi pasien selama perawatan tetap terjaga.
Edukasi Pengurangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai Di Lingkungan Sekolah Putra, Jony Pratama; Putri, Inge Wiliandani Setya; Wardoyo, Arik Aguk; Evidiliyani, Retalia Diah; Rindarti, Dwi Firdauzi; Mardiana, Nanda; Sari, Suci Kurnia; Cahya, Ine Clarita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1703

Abstract

Permasalahan sampah plastik sekali pakai telah menjadi isu global yang berdampak serius terhadap lingkungan. Untuk menanggulangi permasalahan ini, diperlukan edukasi dini kepada generasi muda mengenai pentingnya pengurangan penggunan plastik sekali pakai. Penelitian ini bertujuan untuk menyosialisasikan edukasi mengenai pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan sekolah dengan subjek siswa kelas 4 SD Negeri Sumbersari 03 Jember. Kegiatan sosialisasi dilakukan dalam bentuk presentasi interaktif dan contoh bagaimana cara mengganti plastik sekali pakai dengan alternatif ramah lingkungan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa tentang pentingnya pengurangan plastik sekali pakai. Diharapkan, siswa dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah dan rumah, serta terus mengimplementasikan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
KEBERHASILAN PKBI SUMATERA BARAT DALAM MEWUJUDKAN PERILAKU SEHAT KOLEKTIF PADA PROGRAM SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) (Suatu Studi Pemberdayaan Komunitas) Sari, Suci Kurnia; Afrizal, Afrizal; Indraddin, Indraddin
JISPO Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 1 (2019): JISPO Vol 9 No 1 2019
Publisher : Faculty of SociaI and Political Sciences (FISIP), Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jispo.v9i1.4056

Abstract

The aim of the study was to explain the PKBI West Sumatra strategy to change collective sanitation behavior, community response to the Total Led Community Sanitation (CLTS) program and explain multi-stakeholders who contribute to community empowerment in the CLTS program. Based on the results of the study it was found that PKBI West Sumatra conducted socialization through new empowerment. The community responded to the program very well. Multi stakeholders who contributed during the government, nagari government, community and company. Contributions are financial, energy, and interrelated thinking. Changes that occur in NagariBatangBarus will be seen as a reality that is built and built together towards the direction of external reality and shifts towards the objectification made, accepted into a new reality and obeyed.
FAKTOR PASIEN DROP OUT PENGOBATAN TUBERKULOSIS DI INDONESIA: TINJAUAN SISTEMATIK Sari, Suci Kurnia; Krianto, Tri
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v6i2.902

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Tuberkulosis (TB) di Indonesia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang belum dapat diatasi. Pasien dengan tuberkulosis memerlukan perawatan ulang jika mereka gagal atau gagal dari pengobatan awal atau jika mereka kambuh setelah keberhasilan pengobatan awal. Pasien yang drop out berkontribusi menyebarkan virus kepada orang lain lebih dari sebelum mereka mendapatkan perawatan. Oleh karena itu penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor putus dari kejadian pengobatan tuberkulosis. Metode: Penelitian ini menggunakan tinjauan sistematis tentang Tuberkulosis terkait publikasi dan penelitian yang ada di Indonesia. Penelitian dilakukan berdasarkan data yang dipublikasikan dan tidak dipublikasikan (literatur abu-abu) selama 2009-2019. Publikasikan data dari mesin pencari seperti google scholar, neliti, repositori online universitas di Indonesia. Penelitian ini menggunakan 11 publikasi penelitian, 8 di antaranya dalam penelitian kuantitatif dan 3 di antaranya penelitian kualitatif semua penelitian merupakan data primer. Sebagian besar penelitian menggunakan desain cross sectional dan case control. Hasil: Beberapa faktor utama yang keluar dari pengobatan Tuberkulosis di Indonesia diidentifikasi, termasuk efek samping obat, Pengawas Menelan Obat (PMO), pengetahuan, motivasi dan dukungan keluarga. Saran Pengawasan diperlukan tidak hanya dari PMO dan keluarga tetapi juga dari layanan kesehatan terkait pengobatan sehingga motivasi pasien selama perawatan tetap terjaga.
Evaluasi Implementasi Paket Pelayanan Awal Minimum (PPAM) Kesehatan Reproduksi dalam Respons Bencana di Sumatera Barat Henny Puspita Sari; Rosneli; Sari, Suci Kurnia; Damanik, Eva Herawati; Drinata, Arfen
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 6 No. 1 (2025): Ekasakti Jurnal Penelitian & Pegabdian (November 2025 - April 2026)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana alam menyebabkan gangguan layanan kesehatan reproduksi dan meningkatkan risiko pada kelompok rentan. Bukti mengenai implementasi Paket Pelayanan Awal Minimum (PPAM) pada konteks bencana hidrometeorologi di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi PPAM dalam respons pascabencana di Sumatera Barat. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif berbasis data pemantauan program yang dikumpulkan pada periode Desember 2025 hingga Maret 2026 di Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Agam. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Sebanyak 6.079 individu berhasil dijangkau, termasuk 5.187 klien layanan kesehatan reproduksi dengan 78,4% perempuan. Koordinasi melibatkan 36 mitra dan memperkuat integrasi layanan. Layanan HIV berhasil menjaga kesinambungan terapi tanpa interupsi. Layanan kesehatan ibu menunjukkan keberhasilan sistem rujukan, sementara layanan kontrasepsi didominasi metode jangka pendek. Layanan KBG telah menerapkan pendekatan berpusat pada penyintas, namun masih terdapat underreporting. Kegiatan pelatihan menjangkau 155 peserta, dengan tingkat kepuasan penerima manfaat sebesar 99,12%. Implementasi PPAM berjalan efektif pada seluruh objektif dengan dukungan koordinasi yang kuat, layanan adaptif, dan keterlibatan organisasi lokal. Temuan ini menegaskan peran penting organisasi masyarakat sipil dalam menjembatani standar global dengan kebutuhan lokal dalam respons bencana.