Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

METODE PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ISLAM UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Nurrita, Teni; Ikrom, Muhammad
Moderation | Journal of Islamic Studies Review Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Asosiasi Dosen PTKIS Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63195/moderation.v2i2.63

Abstract

Learning methods play an important role in achieving the goals or success of teaching according to the level of education and age of students. Teachers can provide learning methods to students in a simple but interesting way and are able to increase learning motivation so that the learning atmosphere in the classroom becomes fun. Teachers are expected to be able to choose and use dynamic learning methods by observing students' conditions before learning. To use learning methods can be based on learning objectives, types of activities, student circumstances, teacher skills, situations and conditions, available facilities and the goodness or weakness of a learning method. The learning method is the method used to develop plans for real activities so that the learning objectives that have been set optimally can be achieved. Islamic education is an activity carried out to develop all human potential by guiding humans to become believers who are physically, mentally and spiritually strong and intelligent, have noble character and are useful, both for their own needs and for others. Learning motivation is a condition in the individual that encourages him to study seriously to achieve goals that will shape student behavior for the better. The types of learning methods include: lecture method, demonstration method, discussion method. Learning methods that can be used in Islamic education include: lecture method, discussion method, question and answer method, exemplary/imitating method. Increased student motivation can be seen from several things, namely: students dare to ask the teacher in class, students dare to answer questions, students dare to answer questions, students dare to express opinions, students do assignments seriously
Analisis Komparatif Terhadap Efektifitas Mediasi Berdasarkan Perma Nomor 1 Tahun 2016 dan Perma Nomor 3 Tahun 2022 (Studi Kasus di Pengadilan Agama Tanjungpandan Kelas 1B): (Studi Kasus di Pengadilan Agama Tanjungpandan Kelas 1B) Alfadiah, Cut Nadita; Anwar, Reski; Hajrianto, Anugrah; Ikrom, Muhammad; Muslim, Muhammad
ISLAMITSCH FAMILIERECHT JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2025): Islamitsch Familierecht Journal
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik, Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/ifj.v6i1.5394

Abstract

Due to the Covid-19 outbreak, which has expanded to remote parts of Indonesia, the Supreme Court was compelled to issue Supreme Court Regulation No. 3 of 2022, an article pertaining to mediation, in addition to The supreme court Regulation No. 1 of 2016. The point of view of mediation efficiency is where there is a notable difference.. This research aims to determine which mediation is greater effective to carry out at the Tanjungpandan Class 1 B Religious Court. Descriptive qualitative research techniques are used in this study with a normative nature a juridical approach conducted using literacy-based literature studies and interviews. Final results of this research shows that face-to-face mediation based on Supreme Court Regulation No. 1 of 2016 is considered more effective than Electronic mediation in accordance with Supreme Court Rule No. 3 of 2022. Because it is considered more efficient and easier to understand. Apart from the birth article Regulation No. 3 of 2022 of the Supreme Court since of the appearance of Covid-19, Digital Mediation is not considered mandatory mediation, but rather an alternative. According to the guidelines in the third clause of Supreme Court Rule No. 3 of 2022. Due to the many shortcomings experienced when Electronic Mediation is implemented. Even so, it could be in the future Electronic Mediation will be in the spotlight, this is driven by technological developments and is considered to better support the Mediation process at a low cost, quickly and simply. Keyword: Mediation, Effectiveness, Religious Courts
EFEKTIFITAS TEKNIK KURSI KOSONG UNTUK MENINGKATKAN PERCAYA DIRI REMAJA PUTRI DALAM PERMASALAHAN BODY IMAGE Nanditya Putra, Bramana; Eriska, Ratih; Utami, Wahyu; Ikrom, Muhammad
MUHAFADZAH: Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Islam Vol 2 No 1 (2021): November 2021, Muhafadzah: Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/muhafadzah.v2i1.551

Abstract

Adolescence is a time when a person experiences and feels the breadth of the social world. Associating in the world of teenagers cannot be separated from the assessment of appearance and lifestyle in the order of life. A serious problem if a teenager experiences and feels ostracized in his association due to problems with his body shape (Body Image), especially in young women. Body Image in question is the form of a large body posture (obese) or thin. The two problems in the body become a serious problem for young women. And what is expected as a young woman is to have an ideal and sexy body. So with all that can appear proudly in front of his friends in the association. Masa remaja adalah masa seseorang mengalami dan merasakan luasnya dunia pergaulan. Bergaul dalam dunia remaja tak lepas dari penilaian penampilan dan gaya hidup dalam tatanan kehidupan. Banyak sekali dinamika yang dihadapi individu ketika memasuki dunia remaja, salah satunya sangat berfokus memeperhatikan penampilan fisik. Meskipun dari hasil riset lebih banyak remaja perempuan yang mempersepsikan bahwa penampilan fisik merupakan hal yang utama dan sangat penting. Memiliki body image negatife akan menyebabkan sebuah ketidakpuasan pada diri individu yang bedampak kurangnya kepercayaan diri, rendahnya penerimaan diri sendiri sehingga sering merasa insecure terhadap fisik oranglain. Suatu permasalahan yang serius jika seorang remaja mengalami dan merasakan dikucilkan dalam pergaulannya dikarenakan permasalahan pada bentuk tubuhnya (Body Image) terutama pada remaja putri. Body Image yang dimaksud adalah bentuk postur tubuh yang besar (obesitas) atau kurus kering. Dua persoalan pada tubuh itu menjadi problem terserius bagi remaja putri. Dan yang sangat diharapkan bagai remaja putri adalah memiliki tubuh yang ideal dan seksi. Sehingga dengan semua itu bisa tampil dengan bangga di hadapan kawan-kawannya dalam bergaul.
PENGERTIAN AGAMA DAN PERAN AGAMA DALAM KESEHATAN MENTAL Nanditya Putra, Bramana; Muhamad Khusnan, Nur; Ikrom, Muhammad
MUHAFADZAH: Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Islam Vol 3 No 1 (2022): November 2022, Muhafadzah: Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/muhafadzah.v3i1.571

Abstract

Associated with mental health, of course, cannot be separated from the role of religion. In this paper, we will discuss how the influence of religion is related to mental health. Religious psychotherapy, namely therapy given by re-learning and practicing the teachings of Islam. As it is known that the teachings of Islam contain guidance on how human life is free from anxiety, tension, depression, etc. Mental health is the avoidance of a person from complaints and mental disorders in the form of neurosis and psychosis (adjustment to the social environment). Mentally healthy people will always feel safe and happy in any condition, he will also introspect on everything he does so that he will be able to control and control himself. Psychology of religion is one proof of the special attention of psychologists to the role of religion in human life and psychology. Even the most extreme opinion about it still shows how religion has been assessed as part of human personal life which is closely related to psychological symptoms. Terkait dengan kesehatan mental tentunya tidak lepas dengan peran serta agama. Dalam makalah ini akan dibahas mengenai bagaimana pengaruh agama tersebut kaitannya dengan kesehatan mental.Psikoterapi keagamaan, yaitu terapi yang diberikan dengan kembali mempelajari dan mengamalkan ajaran agama Islam. Sebagaimana diketahui bahwa ajaran agama Islam mengandung tuntunan bagaimana kehidupan manusia bebas dari rasa cemas, tegang, depresi, dan sebagainyaKesehatan mental adalah terhindarnya seseorang dari keluhan dan gangguan mental baik berupa neurosis maupun psikosis (penyesuaian diri terhadap lingkungan sosial) Orang yang sehat mental akan senantiasa merasa aman dan bahagia dalam kondisi apapun, ia juga akan melakukan intropeksi atas segala hal yang dilakukannya sehingga ia akan mampu mengontrol dan mengendalikan dirinya sendiri. Psikologi agama merupakan salah satu bukti adanya perhatian khusus para ahli pskologi terhadap peran agama dalam kehidupan dan kejiwaan manusia. Pendapat yang paling ekstrem pun tentang hal itu masih menunjukkan betapa agama sudah dinilai sebagai bagian dari kehidupan pribadi manusia yang erat kaitannya dengan gejala gejala psikologis.
PENGARUH FORUM GENERASI BERENCANA (GENRE) LUBUKLINGGAU DALAM PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI PADA PUSAT INFORMASI KONSELING REMAJA (PIK-R) SMK YADIKA LUBUKLINGGAU Rahmawati, Desti; Seplyana, Desy; Ikrom, Muhammad
MUHAFADZAH: Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Islam Vol 4 No 2 (2024): Mei 2024, Muhafadzah: Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Signifikan Forum Generasi Berencana dalam Pencegahan Pernikahan Dini Pada Anggota Pusat Informasmi Konseling Remaja di SMK Yadika Lubuklinggau. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi Forum GenRe dalam menyampaikan program Pendewasaan Pernikahan Dini pada PIK-R, bagaimana perilaku seks pada siswa/i anggota PIK-R, dan adakah pengaruh Forum GenRe terhadap Pencegahan Pernikahan Dini pada siswa/i anggota PIK-R di SMK Yadika. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan analisis statistik dengan rumus product moment atau korelasi sederhana, populasi penelitian merupakan siswa anggota PIK-R SMK Yadika, sedangkan sampel penelitian diambil dari setengah jumlah populasi yaitu berjumlah 40 orang yang terdiri dari kelas X,XI,XII SMK Yadika Lubuklinggau. Pengumpulan data menggunakan instrumen angket yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis statistik. Setelah diadakan analisis statistik menggunakan rumus product moment ternyata Pengaruh Forum GenRe dalam Pencegahan Pernikahan Dini Pada PIK-R SMK Yadika tidak bertanda negatif, artinya antara keduanya memiliki korelasi positif. Adapun hasil rxy sebesar 0,69. Setelah dikonsultasikan dengan r tabel ternyata 0,69 berada pada interval 0,61-0,80 artinya tingkat religiusitas memiliki pengaruh yang kuat atau tinggi terhadap sikap pencegahan pernikahan dini.