Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan Pelaporan Keuangan Koperasi Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) di Kabupaten Meranti Susanti, Efi; Azmansyah, Azmansyah; Nurjannah, Hafidzjah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i3.3580

Abstract

Koperasi memainkan peranan penting dalam ekonomi kerakyatan, terutama untuk daerah penghasil olahan bumi. Koperasi sangat membantu pelaku usaha untuk terhindar dari tangkulak atau rentenir. Untuk mendorong agar koperasi tumbuh dan berkembang, dinas koperasi dan umkm juga berkontribusi dalam pemberian dana bergulir serta memberi pelatihan bagi meningkatkan sumber daya pengelola koperasi. Untuk itu tim pengabdian bekerjasama dengan pemerintah kabupaten meranti untuk memberi pelatiha mengenai penysunan laporan keuangan berdasarkan SAK EP (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Private). Tujuan kegiatan ini agar laporan keuangan yang dihasilkan oleh koperasi memenuhi tata kelola yang baik diantaranya akuntabel dan transparan. Metode kegiatan pengabdian ini dilakukan pada koperasi yang ada di daerah meranti baik yang baru berdiri ataupun sudah berpengalaman. Pengurus koperasi yang menjadi peserta kegiatan ini yaitu ketua dan bendahara koperasi. Tahapan kegiatan ini terdiri dari tiga tahapan, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini bahwa masih terdapat koperasi yang belum membuat laporan keuagan sedangkan koperasi yang telah memiliki laporan keuangan namun belum sesuai SAK EP karena ketentuan mengenai SAK EP pada penyusunan laporan keuangan Koperasi baru diketahui setelah penjelasan materi oleh narasumber.
Eksistensi Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Menuju Koperasi Sehat Pada Koperasi Di Kabupaten Kepulauan Meranti Karya, Detri; Susanti, Efi; Nurjannah, Hafidzah; Zaman, Kamar
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i1.4688

Abstract

Development of social welfare in Indonesia can be improved through the establishment of cooperatives, which is in accordance with the mandate of the state constitution. For cooperatives to be successful, professional and effective management is required, which includes the principles of good governance, transparency and accountability. This is important to ensure that all members have access to relevant and accurate information and are responsible for financial management and reporting. The application of these principles also aims to improve cooperative performance and build positive relationships with all stakeholders. Improvements are needed in managing human resources and conducting management to increase professionalism and performance. Although some cooperative principles are often overlooked, especially in terms of accountability, their emphasis on human resource development and good leadership can help overcome these obstacles and achieve shared goals. The success of cooperatives depends on the application of the principles of cooperation, participation, empowerment, openness and poverty, as well as continuous improvement in human resource management.
Peningkatan Daya Saing BUMDes Melalui Pengembangan Usaha Potensial Pada BUMDes Banglas Barat Tebing Tinggi Azmansyah, Azmansyah; Susanti, Efi; Nurjannah, Hafidzah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i2.4996

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk membantu pemerintah desa dan pengelola BUMDes dalam menggambarkan bisnis ekonomi yang menghasilkan, mengembangkan pengelolaan BUMDES, dan melibatkan stakeholder pembangunan desa dalam pembuatan berbagai dokumen perencanaan pembangunan. Dengan pengabdian ini, masyarakat pelaku usaha desa, pengelola BUMDes, dan aparat desa sekarang memiliki pengetahuan dan pemahaman yang sama tentang alasan mengapa mengembangkan BUMDes adalah cara yang baik untuk menghidupkan kembali bisnis. Kegiatan pengabdian ini juga memenuhi kebutuhan akan pelatihan dan pendampingan tata kelola BUMDes dalam hal manajemen, unit usaha (operasi), dan administrasi.
PENGARUH REGULASI KEUANGAN DAERAH, SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PEMERINTAH, DAN PERUBAHAN ANGGARAN TERHADAP PENYERAPAN ANGGARAN PADA PEMERINTAH Darmini, Bahagia; Susanti, Efi
Journal Of Islamic Finance And Accounting Research Vol. 5 No. 1 FEBRUARI (2026): JAFAR 2026
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jafar.2026.27222

Abstract

      Penyerapan anggaran yang belum optimal di Kabupaten Rokan Hilir menunjukkan masih adanya permasalahan dalam pengelolaan keuangan daerah, khususnya pada tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Regulasi Keuangan Daerah, Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP), dan Perubahan Anggaran terhadap Penyerapan Anggaran pada SKPD Dinas di Pemerintahan Kabupaten Rokan Hilir. Penelitian ini didasarkan pada Teori Manajemen Keuangan Publik dan Teori Good Governance. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian mencakup 44 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan sampel 17 SKPD Dinas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah responden sebanyak 87 pejabat pengelola keuangan. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Regulasi Keuangan Daerah tidak berpengaruh signifikan terhadap Penyerapan Anggaran dengan nilai signifikansi 0,540. Sebaliknya, SPIP berpengaruh signifikan terhadap Penyerapan Anggaran dengan nilai signifikansi 0,002, serta menjadi variabel yang paling dominan. Perubahan Anggaran juga berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,042. Penelitian ini merekomendasikan penguatan implementasi SPIP serta peningkatan kualitas perencanaan dan pengelolaan perubahan anggaran guna mendorong optimalisasi penyerapan anggaran daerah.