Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Dampak Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan Terhadap Ketimpangan Wilayah di Sulawesi Selatan (Tahun 2017-2022) Purnama, Hukma Ratu; Rahman, Zainuddin; Ibrahim, Fifi Nurafifah; Tajuddin, Imran
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 7 No 1 (2024): Article Research Volume 7 Number 1, January 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v7i1.1474

Abstract

Seperti banyak wilayah lain di Indonesia, Sulawesi Selatan menghadapi masalah ketimpangan wilayah yang signifikan. Tingkat ketimpangan antar wilayah seringkali tidak dipengaruhi secara langsung oleh pertumbuhan ekonomi yang tidak merata. Tingkat kemiskinan juga menjadi salah satu faktor yang membuat perbedaan antar daerah lebih besar. Tujuan dari penelitian ini adalah dua: Pertama, menilai seberapa besar dampak pertumbuhan ekonomi terhadap ketimpangan wilayah di Sulawesi Selatan; dan kedua, menemukan seberapa besar pengaruh kemiskinan terhadap ketimpangan wilayah di daerah tersebut. Data yang digunakan dalam penelitian ini sebagian besar berasal dari data sekunder. Data ini dikumpulkan melalui metode dokumentasi dan diperoleh dari Badan Pusat Statistik Sulsel. Kemudian, data diolah untuk ditafsirkan melalui metode analisis deskriptif atau penelitian penjelasan. Selain itu, kami menggunakan model SPSS seperti Analisis Linear Berganda, Uji Hipotesis, Uji Simultan, dan Koefisien Determinasi (R Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, berdasarkan analisis yang telah dilakukan, ada temuan yang menarik. Uji parsial untuk pertumbuhan ekonomi menghasilkan nilai sebesar 0.735, dengan nilai signifikansi (sig.) yang lebih besar dari nilai standar 0.735 lebih besar dari 0.05, yang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi memiliki dampak yang tidak signifikan terhadap tingkat ketimpangan wilayah di Sulawesi Selatan. Sementara itu, uji parsial untuk kemiskinan menghasilkan nilai sebesar 0.103.
Financial Literacy and Capital Access Training for Women Microentrepreneurs Abduh, Muhammad; Purnama, Hukma Ratu; Firdaus, Muhammad Dzaky; Bandu, Muliadi
Advances in Community Services Research Vol. 4 No. 1 (2026): September - Februari
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/acsr.v4i1.669

Abstract

Purpose: This Community Service Activity (PKM) aims to improve women micro-entrepreneurs' understanding of financial literacy and business financial management, and to expand their access to formal capital. The program is designed to strengthen participants' capacity to manage business finances effectively and utilize various safe and legal sources of capital. Research Design and Methodology: The PKM program was implemented using a socialization, education, and practical training approach through presentations, discussions, question-and-answer sessions, and demonstrations of simple bookkeeping. Participants were also introduced to financial technology, such as digital wallets, and strategies for obtaining financing from formal financial institutions. The program targeted 15–25 women micro-entrepreneurs from the PKK group in Padanglampe Village. Findings and Discussion: This activity successfully increased participants' understanding of the importance of structured business financial management and the use of financial technology to support business operations. Participants gained insight into formal sources of capital and understood the risks of informal loans. They also showed enthusiasm for applying simple bookkeeping and learning strategies to secure capital from formal financial institutions. Implications: This program makes an essential contribution to promoting women's economic independence in rural areas and strengthening community financial literacy. It is hoped that this activity will become a sustainable model that can be replicated in other target areas while also supporting the long-term capacity-building of women's MSMEs.