Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyelesaian Sengketa Tanah, Lahan Melalui Jalur Non Litigasi Atau Di Luar Ranah Pengadilan Di Wilayah Kelurahan Pangkalan Jati Baru Kota Depok Patricia, Yosephine; Mulyadi; Leoleba K, Kayus; Satino; Wahyuni, Rida; Yuli , Yuliana; Azriel, Dion
MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2024): MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53834/mdn.v10i1.7177

Abstract

Sengketa tanah akhir-akhir ini menjadi isu yang sangat sentral yang menjadikan skala prioritas segera bisa diselesaikan, ketidak berdayaan lembaga peradilan untuk menyelesaikan sengketa-sengketa tanah diberbagai wilayah, menjadikan kepercayaan masyarakat berkurang. Oleh karenannya diperlukan penyelesaian lain (opsi lain), untuk mengatasi berbagai kasus sengketa pertanahan di negerini ini. Yaitu penyelesaiannya diluar pengadilan (Non Litigasi) Kota Depok, daerah Propinsi Jawa Barat, berbagai persoalan pertanahan banyak sekali yang tidak bisa diselesaikan, ketidak mampuan lembaga pemerintah Kantor Pertanahan Kota Depok, untuk mengatasi segera mungkin persoalan tersebut biar tidak menambah persoalan menjadi semakin sulit.  Permasalahan bidang pertanahan di wilayah Kota Depok Jawa Barat dipengaruhi berbagai faktor, karena wilaya depok yang berbatasan langsung dengan pusar pemerintahan DKI Jakarta, sehingga kebutuhan akan tanah menjadi hal yang tidak bisa dihindari, hal ini menjadi permasalahn dibidang pertanahan menjadi eskalali tinggi. Untuk mencari solusi agar permasalaha tersebut dapat diatasi, harapan persoalan selesai maka tanah dapat dimanfaatkan secara ekonomi. Salah satu solusi alternatif untuk menyelesaikan sengketa pertanahan dengan melalui Mediasi (Non Litigasi), disisi lain hal tersebut dapat dilakukan secara efektif dan efisien, dengan biaya murah, waktu singkat, dengan sebuah syarat bahwa para pihak dalam sengketa pertanahan dapat menerima dengan rasa keadilan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dalam bentuk penyuluhan hukum yang bertemakan “Penyuluhan Hukum Penyelesaian Sengketa Tanah Atau Lahan Melalui Jalur Non Litigasi atau Diluar Ranah Pengadilan Diwilayah Kelurahan Pangkalan Jati Baru Kecamatan Cinere Kota Depok” diharapkan bisa memberikan solusi atau opsi bagi permasalahan yang saat ini masih terjadi di Kelurahan Pangkalan Jati Baru Kecamatan Cinere Kota Depok. Kegiatan pengabdian masyarakat ini sudah sebelumnya pernah di laksanakan dua kali tahun 2021 dan tahun ini 2022 dengan tema berbeda. Kegiatan Abdimas ini dilakukan dengan menggunakan metoda ceramah, diskusi dengan menghadirkan perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, ketua RT, RW yang ada dilingkungan kelurahan Pangkalan Jati Baru. Kesimpulan Dari hasil kegiatan Abdimas masyarakat sangat antusias banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan kepada penyaji dan keingin tahuan tentang pertanahan sangat serius, peserta Abdimas menyarankan     kegiatan pengabdian masyakat ini bisa bekesinanbungan memberikan wacana atau gambaran hal hal yang berkaitan dengan sengketa lahan atau dengan tema yang lain.  
The Effectiveness of Peer Teaching on Passing Skills and its Implications for Beginner Basketball Training Maurpaung, Deni Rahman; Sagala, Noviola Sari Kusuma; hasibuan, Claudia Caroline Zefanya; Wahyuni, Rida; Harahap, Aisyah; Sari, Yulinda Wulan
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 8 No. 2 (2025): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/3nxgv485

Abstract

This study aims to thoroughly analyze the effectiveness of the peer teaching method in improving basic passing skills during basketball training for novice players. The research approach used is quantitative with a quasi-experimental design employing a one-group pretest-posttest model. The research sample consisted of 50 junior high school students who actively participated in extracurricular basketball training programs. The instrument used was a passing skills test administered before and after the application of the peer teaching method over a four-week period. The results of the study showed a significant increase in the average passing skill scores of students after the implementation of the peer teaching method. These findings imply that the peer teaching approach can serve as an effective and efficient training strategy in developing early-stage basketball athletes.
Pengaruh Olahraga Adaptif Terhadap Kesehatan Fisik dan Mental Penyandang Disabilitas Hidayat, Ahmad; Hasibuan, Claudia Caroline Zefanya; Wahyuni, Rida; Rangkuty, Salman Rasyid; Siahaan, Tori Budi Tomo; Nasution, Silvia Fauziah; Kasih, Indra
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh olahraga adaptif terhadap kesehatan fisik dan mental penyandang disabilitas di Medan. Metode penelitian menggunakan eksperimen semu dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian sebanyak 30 penyandang disabilitas yang mengikuti program rehabilitasi olahraga adaptif, dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri atas angket kesehatan fisik, angket kesehatan mental, tes kebugaran jasmani (6 Minute Walk Test, 30-second Chair Stand, dan Sit and Reach), serta lembar observasi. Analisis data menggunakan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kesehatan fisik (t = 6,21; p 0,05) dan kesehatan mental (t = 6,84; p 0,05) setelah mengikuti program olahraga adaptif. Peningkatan ini juga diperkuat oleh hasil observasi yang menunjukkan keterlibatan aktif peserta selama program. Olahraga adaptif terbukti berpengaruh positif terhadap kesehatan fisik dan mental penyandang disabilitas, sehingga dapat dijadikan salah satu intervensi rehabilitasi yang berkelanjutan.