Alvionita, Icha
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Mengaplikasikan Konsep Kriteria Kebenaran Koherensi, Korespomdensi dan Paragmatis dalam Menyusun Tesis Hadi, Khairul; Abrar, Ragil Wahyuda; Alvionita, Icha; Ulfa, Mariam
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i1.2354

Abstract

Kegiatan penelitian membutuhkan jawaban akhir yang harus dapat dipercaya kebenarannya. Untuk mendapatkan kebenaran ilmiah, perlu pengkajian ilmu pengetahuan yang berkenaan dengan kejelasan obyek materi sesuai metode yang sesuai dengan kaidah yang relevan dan tersistem. Dalam penulisan ini, pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan penelitian pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga teori untuk menentukan kebenaran, yaitu teori koherensi, korespondensi dan paragmatisme. Teori koherensi adalah konsisten atau tidak akan bertentangan suatu pernyataan yang baru dengan pernyataan sebelumnya. Teori korespondensi adalah teori yang berdasarkan pada fakta yang obyektif, yaitu sebuah pertanyaan akan benar jika pernyataan tersebut berhubungan dengan fakta obyektif yang ada. Teori pragmatisme dinyatakan sebagai pernyataan yang dianggap benar jika pernyataan ataupun konsekuensinya akan memberikan manfaat praktis bagi manusia. Ketiga teori-teori kebenaran tersebut cenderung untuk saling menyempurnakan daripada saling bertentangan, dalam menentukan suatu kesimpulan kegiatan penelitian.
INOVASI PEMBELAJARAN UNTUK PENJAMIN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH RAMBE, MAHADI KESUMA; BUNGA, SRI; ALVIONITA, ICHA; HASIBUAN, DINASARI
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i1.4376

Abstract

ABSTRACT Quality education is a fundamental pillar in national development, enabling a country to compete globally. The assurance of education quality in schools aims to ensure that the education provided meets adequate standards and can be consistently achieved. However, the implementation of education quality assurance is often hindered by resource limitations, both in terms of infrastructure and teaching quality. Educational innovation, particularly technology-based learning, is considered a solution to improve the quality of education and bridge these gaps. This study aims to identify educational innovations that can be implemented in Indonesian schools and assess their impact on improving educational quality. Based on literature reviews, it was found that educational technologies such as e-learning and blended learning can enhance access to and the quality of education, accelerate the learning process, and foster more active interactions between students and teachers. However, the implementation of these innovations is still limited by infrastructure issues, teachers' preparedness in adopting technology, and disparities between urban and rural areas. Therefore, it is essential to examine and address these challenges to ensure the effective implementation of educational innovations. This study also emphasizes the importance of competency-based evaluations to ensure that education aligns with the intended goals. It is hoped that the findings of this research will provide insights into the implementation of educational innovations in quality assurance and offer solutions to the challenges faced. ABSTRAK Pendidikan yang berkualitas merupakan pilar utama dalam pembangunan bangsa yang mampu bersaing secara global. Penjaminan mutu pendidikan di sekolah bertujuan untuk memastikan bahwa pendidikan yang diberikan memiliki standar yang memadai dan dapat dicapai secara konsisten. Namun, implementasi penjaminan mutu pendidikan sering terhambat oleh keterbatasan sumber daya, baik dari segi infrastruktur maupun kualitas pengajaran. Inovasi pembelajaran, terutama yang berbasis teknologi, dianggap sebagai solusi untuk meningkatkan mutu pendidikan dan mengatasi kesenjangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah Indonesia serta mengkaji dampaknya terhadap peningkatan mutu pendidikan. Berdasarkan studi literatur, ditemukan bahwa teknologi pembelajaran seperti e-learning dan blended learning dapat meningkatkan akses dan kualitas pembelajaran, mempercepat proses belajar, dan mendorong interaksi yang lebih aktif antara siswa dan pengajar. Namun, penerapan inovasi ini masih terbatas oleh masalah infrastruktur, ketidaksiapan guru dalam mengadopsi teknologi, dan kesenjangan antara daerah perkotaan dan terpencil. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji dan mengatasi tantangan ini agar inovasi pembelajaran dapat diterapkan secara efektif. Penelitian ini juga menekankan pentingnya evaluasi berbasis kompetensi untuk memastikan bahwa pendidikan yang diberikan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan mengenai implementasi inovasi pembelajaran dalam penjaminan mutu pendidikan di Indonesia dan menawarkan solusi untuk mengatasi tantangan yang dihadapi.
Peran Manajemen Kepala Sekolah dalam Pengembangan SDM untuk Meningkatkan Kinerja Guru di SD Negeri 1 Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Feri, Jonny; Manurung, Chairul; Alvionita, Icha; Harahap, Amin
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): June-September 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i2.1269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam peran manajemen kepala sekolah dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) guna meningkatkan kinerja guru di SD Negeri 1 Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu. Fokus utama penelitian ini adalah pada strategi-strategi manajerial yang diterapkan oleh kepala sekolah dalam membina dan memberdayakan guru, serta kendala-kendala yang dihadapi beserta solusi yang dilakukan untuk mendukung pengembangan profesionalisme guru. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap kepala sekolah dan empat orang guru kelas sebagai informan utama, serta dokumentasi sebagai data pelengkap. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan aktif sebagai manajer, motivator, fasilitator, dan pembimbing dalam mengembangkan SDM guru. Strategi yang digunakan meliputi evaluasi kinerja rutin, pemberian motivasi, pelibatan guru dalam pelatihan seperti MGMP, penyediaan fasilitas pembelajaran, serta supervisi yang bersifat pembinaan. Selain itu, ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan fasilitas digital, rendahnya penguasaan teknologi oleh guru senior, dan kurangnya partisipasi guru dalam pelatihan. Solusi yang diterapkan mencakup pendampingan teknologi secara intensif, pembentukan tim berbagi pengetahuan, komunikasi kekeluargaan, pelatihan daring gratis, dan supervisi berbasis coaching. Secara keseluruhan, manajemen kepala sekolah yang adaptif, komunikatif, dan suportif terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja guru serta menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan kondusif bagi peningkatan mutu pendidikan.
Mengaplikasikan Konsep Kriteria Kebenaran Koherensi, Korespomdensi dan Paragmatis dalam Menyusun Tesis Hadi, Khairul; Abrar, Ragil Wahyuda; Alvionita, Icha; Ulfa, Mariam
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i1.2354

Abstract

Kegiatan penelitian membutuhkan jawaban akhir yang harus dapat dipercaya kebenarannya. Untuk mendapatkan kebenaran ilmiah, perlu pengkajian ilmu pengetahuan yang berkenaan dengan kejelasan obyek materi sesuai metode yang sesuai dengan kaidah yang relevan dan tersistem. Dalam penulisan ini, pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan penelitian pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga teori untuk menentukan kebenaran, yaitu teori koherensi, korespondensi dan paragmatisme. Teori koherensi adalah konsisten atau tidak akan bertentangan suatu pernyataan yang baru dengan pernyataan sebelumnya. Teori korespondensi adalah teori yang berdasarkan pada fakta yang obyektif, yaitu sebuah pertanyaan akan benar jika pernyataan tersebut berhubungan dengan fakta obyektif yang ada. Teori pragmatisme dinyatakan sebagai pernyataan yang dianggap benar jika pernyataan ataupun konsekuensinya akan memberikan manfaat praktis bagi manusia. Ketiga teori-teori kebenaran tersebut cenderung untuk saling menyempurnakan daripada saling bertentangan, dalam menentukan suatu kesimpulan kegiatan penelitian.
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SD GUGUS SATU KECAMATAN BILAH HULU Alvionita, Icha; Siregar, Sakinah Ubudiyah; Purnama, Iwan; Ardansyah, Muhammad; Siregar, Marlina
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10336

Abstract

ABSTRACT Teacher performance is an important factor in determining the quality of learning in elementary schools. This study aims to examine the relationship between work motivation and teacher performance, the relationship between work discipline and teacher performance, and the simultaneous relationship of work motivation and work discipline with teacher performance in the Cluster One Elementary Schools of Bilah Hulu District. The subjects of this study were teachers from Cluster One Elementary Schools in Bilah Hulu District, with a total sample of 45 respondents. This research employed a quantitative method with two independent variables and one dependent variable. Based on the results of hypothesis testing, it can be concluded that there is a significant relationship between work motivation and teacher performance, with a value of 0.536. In addition, work discipline also shows a significant relationship with teacher performance, with a value of 0.442. Simultaneously, work motivation and work discipline demonstrate a significant relationship with teacher performance, with a value of 0.655. Thus, work motivation and work discipline simultaneously contribute 44.2% to the improvement of teacher performance. Overall, the findings indicate that efforts to enhance teacher performance can be carried out through strengthening both work motivation and work discipline. ABSTRAK Kinerja guru merupakan faktor penting dalam menentukan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja guru, hubungan antara disiplin kerja dengan kinerja guru, serta keterkaitan motivasi dan disiplin kerja secara simultan terhadap kinerja guru di SD Gugus Satu Kecamatan Bilah Hulu. Subjek penelitian adalah Guru SD Gugus Satu Kecamatan Bilah Hulu dengan jumlah sampel sebanyak 45 orang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan dua variabel independen dan satu variabel dependen. Berdasarkan hasil uji hipotesis, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dan kinerja guru dengan nilai sebesar 0,536. Selain itu, disiplin kerja juga memiliki hubungan yang signifikan dengan kinerja guru sebesar 0,442. Secara simultan, motivasi kerja dan disiplin kerja menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kinerja guru dengan nilai sebesar 0,655. Dengan demikian, secara simultan motivasi kerja dan disiplin kerja berkontribusi terhadap peningkatan kinerja guru sebesar 44,2%. Secara umum, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan kinerja guru dapat dilakukan melalui penguatan motivasi kerja dan disiplin kerja.