Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Kesejahteraan Psikologis Pada Family Caregiver Penderita Stroke : Bagaimana peran Strategi koping? Lenggogeni, Regina Puti; Aristawati, Akta Ririn; Pratikto, Herlan
SUKMA : Jurnal Penelitian Psikologi Vol 5 No 1 (2024): Volume 5 No 1 Juni 2024
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/sukma.v5i1.11590

Abstract

The purpose of this study was to determine whether there is a relationship between coping strategies and psychological well-being of family caregiver of stroke suffers. This study used a quantitative approach. Family caregivers as often face various physical and emotional stresses, coping strategies are important to help them manage stress and maintain mental health. This study involved family caregivers who were caring for stroke patients and living with them. This study involved 201 family caregivers who help stroke patients. The study collected data using a Likert scale, which is a coping strategy scale with psychological well-being, which has a score from 1 to 4. Data analysis of this study was conducted using the Spearman Rho correlation technique. Data analysis of this study was conducted using the Spearman Rho correlation technique. The analysis yielded a correlation coefficient value (r) = 0.442 and a significance score of p = 0.000 < 0.01, indicating that there is a significant positive relationship between coping strategies and psychological well-being. The hypothesis of this study was largely accepted. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara strategi koping dengan kesejahteraan psikologis pada family caregiver penderita stroke. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sebagai family caregiver sering menghadapi berbagai tekanan fisik dan emosional, yang terkadang mmempengaruhi kesejahteraan psikologis inividu, maka dari itu strategi koping penting untuk membantu mereka dalammengelola stres dan menjaga kesehatan mental. Penelitian ini melibatkan pengasuh keluarga yang merawat pasien stroke dan yang tinggal satu rumah dengan penderita stroke. Penelitian ini melibatkan 201 caregiver keluarga yang mendampingi pasien stroke. Penelitian ini mengumpulkan data dengan menggunakan skala Likert, yaitu skala strategi koping dengan kesejahteraan psikologis, yang memiliki skor 1 sampai 4. Analisis data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik korelasi Spearman Rho. Hasil analisis menghasilkan nilai koefisien korelasi yaitu (r) = 0,442 dengan skor signifikansi p = 0,000 < 0,01 yang mengindikasikan adanya hubungan positif yang signifikan antara strategi koping dengan kesejahteraan psikologis. Artinya hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima
Quality of life pada lansia : Bagaimana peran dukungan sosial? Rusdiyanti, Novi; Pratikto, Herlan; Aristawati, Akta Ririn
SUKMA : Jurnal Penelitian Psikologi Vol 5 No 1 (2024): Volume 5 No 1 Juni 2024
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/sukma.v5i1.11596

Abstract

Abstract The development of the population in the elderly in Indonesia from year to year is increasing, especially in the Nursing Home of Love Services in the City of Surabaya.In the elderly as they get older, the ability to do physical activity or daily activities will decrease which will have an impact on the Quality Of Life of the elderly, especially in the Nursing Home of Love Services in the City of Surabaya. Social support is the most important thing for the elderly in Pnti Werdha to improve the Quality Of Life in the elderly. Good social support can improve the Quality Of Life in the elderly so that they can enjoy life in their old age. The purpose of this study was to see the relationship between social support and Quality Of Life in the elderly at the Nursing Home of Love Services in the City of Surabaya. This research design uses quantitative methods with product moment analysis techniques. This study was conducted on 62 elderly people at the Love Service Nursing Home in Surabaya City using the total sampling method. The measurements in this study used the Quality Of Life scale adapted by the World Health Organization Quality Of Life (WHOQOL) and the social support scale adapted by Sarafino. The results of this study showed that the correlation coefficient was 0.665 with a significance of 0.000. It can be concluded that social support and Quality Of Life have a positive and significant relationship between social support variables and Quality Of Life variables in the elderly in nursing homes. For further researchers can relate Quality Of Life with other variables, so that research on Quality Of Life is more diverse. Keywords: Quality Of Life, Social Support, Elderly Abstrak Perkembangan populasi pada lansia Di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat, terutama di Panti Werdha Pelayanan Kasih Di Kota Surabaya.Pada lansia semakin bertambahnya usia maka kemampuan untuk melakukan aktivitas fisik atau kegiatan sehari-hari akan mengalami penurunan yang akan berdampak pada Quality Of Life lansia terutama di Panti Werdha Pelayanan Kasih Di Kota Surabaya. Dukungan sosial merupakan hal yang paling penting bagi lansia di Pnti Werdha untuk meningkatkan Quality Of Life pada lansia. Dukungan sosial yang baik dapat meningkatkan Quality Of Life pada lansia sehingga dapat menikmati hidup dimasa tuanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara dukungan sosial dan Quality Of Life pada lansia di Panti Werdha Pelayanan Kasih Di Kota Surabaya. Rancangan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis product moment. Penelitian ini dilakukan kepada 62 lansia di Panti Werdha Pelayanan Kasih Di Kota Surabaya dengan menggunakan metode total sampling. Pengukuran pada penelitian ini menggunakan skala Quality Of Life yang diadaptasi oleh World Health Organization Quality Of Life (WHOQOL) dan skala dukungan sosial yang diadaptasi oleh Sarafino . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa koefisien korelasi sebesar 0,665 dengan signifikansi 0,000. Bisa disimpulkan bahwa dukungan sosial dan Quality Of Life memiliki hubungan yang positif dan signifikan antara variable dukungan sosial dan variable Quality Of Life pada lansia di Panti Werdha. Bagi peneliti selanjutnya dapat menghubungkan Quality Of Life dengan variabel lain, agar penelitian mengenai Quality Of Life lebih beragam. Kata kunci: Quality Of Life, Dukungan Sosial, Lansia
Subjective well-being pada penggemar k-pop dewasa awal : Bagaimana kecenderungan coping stress? Novanda, Salsadifa Rizky; Pratikto, Herlan; Aristawati, Akta Ririn
SUKMA : Jurnal Penelitian Psikologi Vol 5 No 2 (2024): Volume 5 No 2 Desember 2024
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/sukma.v2i5.10395

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara kecenderungan coping stress dengan subjective well-being pada penggemar k-pop dewasa awal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu sebanyak 103 penggemar k-pop yang berada pada masa usia dewasa awal 18-30 tahun dengan teknik sampel yang digunakan purposive random sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan skala likert yaitu skala coping stress dan subjective well-being. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi dengan bantuan SPSS versi 16 for Windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan antara kecederungan coping stress dengan subjective well-being. Problem focused coping memiliki hubungan negatif dengan subjective well-being dan ada hubungan positif pada emotional focused coping dengan subjective well-being. Dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima.
Leisure Boredom dan Kecenderungan Kecanduan Media Sosial Tik Tok pada Gen Z Pappa, Sofi; Pratikto, Herlan; Aristawati, Akta Ririn
PSIMPHONI Vol 5, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/psimphoni.v5i2.23620

Abstract

This study aims to analyze the relationship between leisure boredom and the tendency of social media addiction to TikTok among Generation Z. This research employs a quantitative approach using a correlational method. The sampling technique used is purposive sampling, with a total of 120 participants from Generation Z. Measurements were conducted using the TikTok social media addiction scale and the leisure boredom scale. The data analysis results using Product Moment correlation indicate a significant and strong relationship between leisure boredom and the tendency for TikTok social media addiction among Generation Z. These findings suggest that the higher the level of leisure boredom, the greater the tendency for individuals to develop social media addiction to TikTok. Based on these findings, it is recommended that Generation Z engage in more diverse and meaningful activities during their leisure time to reduce the risk of social media addiction. Additionally, parents, educators, and relevant stakeholders should provide education on time management and healthy social media usage. Future research can explore other contributing factors to social media addiction, such as self-regulation and social support, to gain a more comprehensive understanding of the issue.
Hubungan Antara Peneriman Diri Dengan Resiliensi Pada Pasien Penderita Kanker Safitri, Wulan; Meiyuntariningsih, Tatik; Aristawati, Akta Ririn
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 3 (2024): November - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i3.1498

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyakit yang memiliki dampak psikologis yang signifikan pada individu yang terkena. Salah satu faktor yang berhubungan dan berpengaruh terhadap resiliensi adalah penerimaan diri. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan antara penerimaan diri dengan resiliensi pada pasien penderita kanker di Surabaya. Peneliti melibatkan 56 pasien penderita kanker yang berada di Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan bentuk korelasional. Teknik sampling menggunakan teknik snowball sampling. Hasil penelitian melalui uji korelasi Pearson Product Moment diperoleh nilai sebesar 0,787 dengan p = 0,000 (p < 0,001) sehingga terdapat korelasi antara variabel penerimaan diri dengan variabel resiliensi. Semakin tinggi penerimaan diri pasien penderita kanker semakin tinggi pula resiliensi yang dimiliki pasien, begitupun sebaliknya semakin rendah penerimaan diri pasien penderita kanker semakin rendah pula resiliensi yang dimiliki pasien. Berdasarkan hal tersebut, maka hipotesis dalam penelitian ini diterima.
Peran EFC: Stres Akademik dalam Menunggu Kenaikan Kelas? Salsabiila, Rizka Afifa; Meiyuntariningsih, Tatik; Aristawati, Akta Ririn
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 1 No 1 (2023): September
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v1i1.9789

Abstract

Academic stress is stress that arises from academic demands, requiring students to master and excel in all aspects related to their school subject in a short amount of time. This research aims to determine the relationship between emotion-focused coping and academic stress among students who waiting for a grade increase. This study is quantitative research employing purposive sampling technique for sample selection. The study included by 151 subjects who were active students aged around 15-18 years. The measurement tools used in this study were the academic stress scale and the emotion-focused coping scale. The data analysis technique used was the Person Product Moment correlation, which revealed a negative correlation between emotion-focused coping and academic stress experienced by the students. Stres akademik adalah stres yang timbul dengan stressor yang berasal dari tuntutan akademik, sehingga siswa dituntut untuk dapat dan harus menguasai semua hal yang berkaitan dengan pelajaran di sekolah dalam jangka waktu yang sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara emotion focused coping dengan stres akademik pada siswa yang menunggu kenaikan kelas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini sejumlah 151 subjek dengan kriteria seorang siswa siswi aktif berusia 15 – 18 tahun. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan skala stres akademik dan skala emotion focused coping. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik Person Product Moment dengan hasil yang didapat adalah terdapat hubungan negatif antara emotion focused coping dengan stres akademik yang dialami oleh siswa siswi.
Stres Mahasiswa Tingkat Akhir: Bagaimana Peranan Self Disclosure? Rimania, Nifa; Pratikto, Herlan; Aristawati, Akta Ririn
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 1 No 1 (2023): September
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v1i1.9824

Abstract

The obstacles that final year students go through in completing their thesis really need someone as a place to complain so that they can reduce the burden that is being carried. The purpose of this study was to determine the relationship between self-disclosure and stress of final year students working on their thesis. This research method uses quantitative correlation. The population in this study were all final year students at the Faculty of Psychology, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya with a total of 197 students, with a sample of 112 students taken using purposive sampling technique. Data analysis techniques using Pearson Product Moment correlation obtained the results that there is a positive and significant relationship between self-disclosure and stress of final year students working on their thesis. Hambatan yang dilalui mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan skripsi sangat membutuhkan seseorang sebagai tempat untuk berkeluh kesah sehingga bisa mengurangi beban yang sedang dipikul. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara self disclosure dengan stres mahasiswa tingkat akhir yang mengerjakan skripsi. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini seluruh mahasiswa tingkat akhir di fakultas psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dengan jumlah 197 mahassiwa, dengan perolehan sampel sebanyak 112 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara self disclosure dengan stress mahasiswa tingkat akhir yang mengerjakan skripsi.
Body dissatisfaction pada mahasiswi pengguna Tik Tok: adakah peranan perfeksionisme? Dewi, Diah Puspita; Pratikto, Herlan; Aristawati, Akta Ririn
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 1 No 1 (2023): September
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v1i1.9827

Abstract

Tik Tok's content regarding perfect appearance makes individuals feel dissatisfied and strive to achieve that perfection. Perfectionism is a potential factor for individuals experiencing body dissatisfaction. The purpose of this study was to determine the relationship between perfectionism and body dissatisfaction in female students using Tik Tok in Surabaya Raya. This research is of a quantitative type, the data collection instrument used the body dissatisfaction scale of Rosen and Reiter's theory (1995) and the perfectionism scale of Smith's theory, et al (2016). The research subjects were 180 female students using Tik Tok in Surabaya Raya. This research uses non-probability sampling technique. Data analysis technique using pearson product moment. The results of the analysis show a significant relationship between the two variables. The conclusion of this study is that perfectionism plays a fairly high role in the emergence of body dissatisfaction. Konten Tik Tok mengenai penampilan sempurna membuat individu merasa tidak puas dan berupaya untuk mencapai kesempurnaan tersebut. Perfeksionisme menjadi faktor potensial individu mengalami body dissatisfaction. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara perfeksionisme dengan body dissatisfaction pada mahasiswa perempuan pengguna Tik Tok di Surabaya Raya. Penelitian ini berjenis kuantitatif, instrumen pengumpulan data menggunakan skala body dissatisfaction teori Rosen dan Reiter (1995) dan skala perfeksionisme teori Smith, et al (2016). Subjek penelitian berjumlah 180 mahasiswi pengguna Tik Tok di Surabaya Raya. Penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling. Teknik analisis data menggunakan pearson product moment. Hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara kedua variabel. Kesimpulan penelitian ini adalah perfeksionisme berperan cukup tinggi atas timbulnya body dissatisfaction.
Dukungan Sosial dan Stres pada Remaja dengan Latar Belakang Orang Tua Bercerai Putri, Nabillah Eka; Meiyuntariningsih, Tatik; Aristawati, Akta Ririn
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 1 No 1 (2023): September
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v1i1.9830

Abstract

This study aims to identify social support relationships and stress in adolescents withdi vorced parents. Social support is a support for comfort and assistance from friendships, families, between individuals and groups with individual emotional closeness. The population of the study was 102 people. The study involved masing 22 males and 80 females with an average age of 14- 19 years. This take uses the scale of social support and stress. The analysis process uses a product moment correlation that shows a significant negative correlation between social support and stress in adolescents and the background of divorced parents. The higher the social support, the lower the stress experienced by teenagers with divorced parents. Rather, the lower the social support, the higher the stress experienced by teenagers with divorced parents. Penelitian ini bertujuaan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dan stres pada remaja dengan latar belakang ora tua bercerai. Dukungan sosial merupakan sebuah dukungan kenyamanan dan bantuan yang didapatkan dari hubungan pertemanan, keluarga, antar individu maupun kelompok yang memiliki kedekatan emosional individu. Populasi pada penelitian ini sebanyak 102 orang. Penelitian ini melibatkan masing – masing 22 laki-laki dan 80 perempuan dengan rata-rata usia 14-19 tahun Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non probilty sampling secara purposive sampling. Pengambilan ini menggunakan skala dukungan sosial dan stres. Proses analisis menggunakan korelasi product moment yang menunjukkan adanya korelasi negatif yang signifikan antara dukungan sosial dan stres pada remaja dengan latar belakang orang tua bercerai. Semakin tinggi dukungan sosial maka semakin rendah stres yang dialami remaja dengan latar belakang orang tua bercerai. Sebaliknya semakin rendah dukungan sosial maka semakin tinggi stres yang dialamiremaja dengan latar belakang orang tua bercerai.
Stres Pada Wanita Yang Mengalami Dating Violence di Usia Dewasa Awal : Bagaimana Peran Resiliensi? Putra, Prima Rizqi Isania; Pratikto, Herlan; Aristawati, Akta Ririn
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 1 No 2 (2023): Desember
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v1i2.9909

Abstract

The phenomenon of dating violence is more women than men. WHO (World Health Organization) also states that 1 in 3 women in the world experience violence, even 1 in 4 women in developed countries also experience violence up to 25%. This study aims to determine the relationship between resilience and stress in early adult women who experience dating violence. This study used a quantitative correlation approach with 100 subjects. From the results of the research data analysis, the Spearman-Rho test has been carried out which shows a significance level of 0.418 with Sig = 0.000 or p <0.05. That is, the higher the level of resilience provided, the higher the stress on women who experience dating violence and vice versa, the lower the resilience, the less stress they experience. Fenomena dating violence lebih banyak wanita dibanding dengan pria. WHO (World Health Organization) juga menyatakan bahwa 1 dari 3 perempuan di dunia mengalami kekerasan, bahkan 1 dari 4 perempuan di negara maju juga mengalami kekerasan hingga mencapai 25%. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dengan stres pada wanita dewasa awal yang mengalami dating violence. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif Korelasional dengan jumlah subjek 100 orang. Dari hasil analisis data penelitian yang telah dilakukan pengujian spearman-rho yang menunjukkan tingkat signifikansi sebesar 0,418 dengan Sig=0,000 atau p<0,05. Artinya, semakin tinggi tingkat resiliensi yang diberikan maka semakin tinggi pula stres pada wanita yang mengalami dating violence begitu pula sebaliknya, semakin kecil resiliensi maka semakin kecil pula stres yang dialami.