Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Living Values Education Program (LVEP) Sebagai Penguatan Profil Pelajar Pancasila Peserta Didik Dalam Kurikulum Merdeka An-Nisa Apriani; Mahilda Dea Komalasari
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.15(2).227-235

Abstract

Kurikulum Merdeka telah berhasil mengintegrasikan pendidikan  karakter melalui profil pelajar pancasila, namun tantangan-tantangan  dalam  implementasi  masih  terlihat. Seperti kurangnya pemahaman dan penerapan guru dalam mengintegrasikan  pendidikan  karakter profil pelajar Pancasila dalam  proses  pembelajaran sehingga berdampak pada krisis moral peserta didik. Dalam menghadapi  tantangan  ini,  salah satu strategi atau model pembelajaran yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran untuk  memastikan integrasi pendidikan  karakter yang efektif  dan  konsisten guna memperkuat profil pelajar Pancasila pada peserta didik yaitu Living Values: An Educational Program (LVEP). Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan tentang cara penguatan profil pelajar Pancasila dalam kurikulum Merdeka melalui Living Values Education Program (LVEP). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan tinjauan pustaka. Prosedur pengumpulan data penelitian  terdiri  dari:  1) editing; 2). organizing;  dan  3) finding.Uji  validitas  yang  digunakan  yairu triangulasi sumber data.Teknik analisis data yang digunakan antara lain pengumpulan data, reduksi data, penyajian  data (display  data),  selanjutnya penarikan  kesimpulan.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Living Values Education Program dapat diterapkan oleh guru-guru sebagai salah satu strategi atau program unggulan dalam penguatan profil pelajar Pancasila bagi peserta didik dalam proses pembelajaran sehingga peserta didik memiliki moral yang baik dan berakhlak mulia. LVEP mencakup aktivitas-aktivitas nilai seperti berefleksi, berimajinasi, berdialog, berkomunikasi, berkreasi, mebuat tulisan, kkarya seni, lagu-lagu, dan bermain dengan nilai-nilai yang diajarkan. Aktivitas LVEP dirancang untuk mengajak pesreta didik untuk memikirkan diri sendiri, orang lain dan dunia serta mendalami, mengalami, dan mengeksplorasi tentang nilai dalam kehidupan sehari-hari sehingga peserta didik memperoleh pengalaman langsung yang bermakna. Kata Kunci: Living Values Education Program, Profil Pelajar Pancasila, Kurikulum Merdeka
A symbolic-philosophical kawung batik–based mathematical mindset intervention in STEAM education: A conceptual design Abdul Aziz Saefudin; Mahilda Dea Komalasari; R. Hafid Hardyanto; Erni Puji Astuti; Dian Putri Pramitasari; Diva Al Diniyah
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v11i2.27638

Abstract

Research on the relationship between mathematical attitudes and cultural values is lacking, especially in non-Western educational contexts. This study proposes mindset interventions based on the philosophical and symbolic interpretations of Kawung Batik, a Javanese motif expressing harmony, resilience, self-reflection, and social connectivity. The methodology combines theoretical literature with a cultural-symbolic understanding of Kawung's relevance. Saefudin et al. (2023) identified six psychological dimensions of mathematical mindset: beliefs about ability, reactions to adversity, attitudes toward failure, appreciation of effort, openness to critique, and perceptions of peer success. The symbolic constructs are carefully aligned with these dimensions. The framework includes four STEAM pedagogical designs: reconstructing geometric shapes, algorithmically producing patterns, studying batik materials and processes, and critically reflecting on cultural significances. These scenarios stimulate emotional and cognitive development and promote a culturally integrated mathematical identity. The proposed methodology reframes culture as a powerful tool for transforming students' mathematics learning experiences. This study lays the groundwork for classroom-based research, including iterative design studies to confirm the model's pedagogical and affective effects.
Efektivitas Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS di Sekolah Dasar Erika Lia Pradita; Mahilda Dea Komalasari
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Project Based Learning terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran IPAS di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, metode quasi eksperimen dengan pendekatan nonequivalent control group design . Subjek penelitian terdiri dari 48 siswa yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing berjumlah 24 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan tes kemampuan berpikir kreatif yang mencakup kelancaran, fleksibilitas, orisinalitas, dan elaborasi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji independen sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 60,071 pada pre-test meningkat menjadi 74,321 pada post-test . Sementara itu, kelas kontrol juga mengalami peningkatan dari 63,642 menjadi 68,233. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kreatif pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,044 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa.
Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Melalui Project Based Learning (PJBL) Berbasis STEM Pada Siswa Kelas V SD Negeri Tegalyoso Elysa Putri Novitasari; Mahilda Dea Komalasari
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas V Sekolah Dasar Negeri Tegalyoso dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbasis STEM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 27 peserta didik kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran guru, lembar observasi peserta didik, dan lembar observasi keaktifan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keaktifan peserta didik pada setiap siklus. Pada pra siklus rata rata keaktifan peserta didik sebesar 46,6% dengan kategori rendah. Siklus I meningkat menjadi 74,31% dengan kategori sedang, dan siklus II meningkat menjadi 85,88% dengan kategori tinggi. Observasi guru juga peningkatan dari 82,29% pada siklus I menjadi 94,7% pada isklus II. Sedangkan observasi peseta didik meningkat dari 81,81% pada siklus I menjadi 92,42%. Berdasarkanhasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbasis STEM dapat meninkatkan keaktifan belajar peserta didik pada mata Pelajaran IPAS kelas V SD