Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Islamika

HARMONISASI AL-RUH, AL-NAFS, DAN AL-HAWA DALAM PSIKLOGI SLAM SANTOSO, SANTOSO; Safitri, Ajeng; Niko, Puti Febrina; Razkia, Dwita; Fitriyana, Nur
JURNAL ISLAMIKA Vol 3 No 1 (2020): Jurnal ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v3i1.1899

Abstract

Penelitian ini mendiskusikan tentang proses harmoni internal diantara ‘dimensi sertaan jiwa’, yaitu Al-ruh dan Al-hawa. Jiwa (Al-nafs) adalah diri yang memiliki peran utama dalam proses harmoni tersebut. Dengan pendekatan kepustakaan (library reseach), proses harmoni tersebut dijelaskan pada kerangka konsep Psikologi Islam. Untuk mendinamiskan jiwa, Allah SWT meyertakan hawa nafsu (al-hawa) pada diri manusia. Hawa nafsu pada awal dan dasarnya memilki kecenderungan negatif (al-nafs al-ammarah bi al-su), Energy hawa nafsu yang dapat dikendalikan akan bertransformasi menjadi dorongan positif (al-nafs al-muthmainah). Ketaatan jiwa terhadap anjuran kebaikan dari al-ruh adalah kunci utama pengendalian al-hawa. Al-ruh adalah diemensi sertaan pada jiwa yang memiliki peran startegis dalam membimbing jiwa supaya tetap dijalan kebaikan.
Gambaran Kemandirian Remaja Pada Keluarga Petani Sawit di Desa Aursati Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Razkia, Dwita
JURNAL ISLAMIKA Vol 8 No 02 (2025): JURNAL ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemandirian remaja yang berasal dari keluarga petani sawit di Desa Aursati, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Masa remaja merupakan masa transisi menuju kedewasaan yang ditandai dengan meningkatnya tuntutan terhadap kemandirian untuk mengambil keputusan dan mengelola emosi. Berdasarkan observasi serta wawancara, ditemukan bahwa sebagian besar remaja menunjukkan rendahnya tingkat kemandirian dalam aspek tingkah laku, pengambilan keputusan, dan partisipasi sosial. Faktor-faktor yang memengaruhi kemandirian remaja antara lain pola asuh orang tua, lingkungan sosial, budaya agraris, pendidikan, dan media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya kemandirian dapat menyebabkan remaja kesulitan untuk menentukan identitas diri, bertanggung jawab, dan menjalin hubungan sosial yang sehat. Oleh karena itu, keterlibatan orang tua, lingkungan pendidikan, serta masyarakat sangat diperlukan untuk membentuk kemandirian remaja secara optimal