Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Sasi and Its Relation to the Economic Development and Marine Preservation (Case Study: Raja Ampat) Adiastuti, Anugerah; Hartanto, Heri; Utomowati, Rahning
Indonesian Journal of International Law
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.641 KB)

Abstract

Raja Ampat, West Papua, Indonesia, is one among many marine tourism spots such as Derawan, Bunaken, Wakatobi and Tiga Gili. Raja Ampat is known for its diversity, rich coral reefs and marine resources. Raja Ampat’s characteristic is not only based on their beauty of marine natural resources but also its tradition, culture and living indigenous law. The existing indigenous law in Raja Ampat is called “SASI”. This tradition and living law has an important relation in sustaining tourism activities and the variety of marine activities that can be carried out in the ocean, particularly in marine protected areas on Raja Ampat. This writing is meant to analyze Sasi; to examine Sasi and its relation to economic development; and to analyze the impact of Sasi’s implementation on marine preservation for marine sustainability. It appears that Sasi’s implementation as the indigenous living law on Raja Ampat offers positive advantages including restoration and livelihood of the marine environment (incorporating with their marine natural resources). Therefore, the existence of Sasi on Raja Ampat is able to maintain the economic progress and marine environment sustainability.
Manajemen Bencana Longsor Berbasis Edukasi dan Partisipasi Masyarakat sebagai Upaya Mewujudkan Desa Tegalsari Tangguh dan Aman Bencana Saputra, Adytya; Putri, Alya Amalia Nabilla; Utomo, Davin Ega; Oktarina, Deviana; Agniy, Fauzan Azima; Sari, Hanis Ayu Caprika; Falih, Nasya Zaituna; Syafiq, Rafif; Azizah, Salsabila Salma; Saputri, Septia Ari; Utomowati, Rahning
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i6.2819

Abstract

Desa Tegalsari, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana longsor akibat kondisi topografi berbukit, curah hujan tinggi, dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang mitigasi bencana. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana longsor dan implementasi langkah-langkah mitigasi yang komprehensif melalui sosialisasi bekerjasama dengan BPBD Kabupaten Boyolali, penanaman pohon di daerah rawan longsor, edukasi melalui satuan pendidikan, pemetaan kerawanan longsor dan pemasangan plang jalur evakuasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang mitigasi bencana longsor yang signifikan. Pemetaan kerawanan longsor mengidentifikasi bahwa sebagian besar wilayah memiliki tingkat kerentanan rendah hingga tinggi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana longsor dan memberikan kontribusi nyata dalam upaya pengurangan risiko bencana di tingkat desa. Program pengabdian masyarakat melalui skema MBKM terbukti efektif dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya mitigasi bencana yang berkelanjutan.
Produktivitas dan pemasaran Kopi LMDH Wana Asri, Desa Kebakalan, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen Astirin, Okid Parama; Suryanto, Suryanto; Utomowati, Rahning; Nugraha, Setya; Hadi, Syamsul
Journal of Dedicators Community Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdc.v9i2.7213

Abstract

Budidaya kopi di Desa Kebakalan dimulai pada tahun 2019 oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Wana Asri, Susun Polaman, Desa Kebakalan atas bantuan bibit dan lahan dari Perhutani. Budidaya dan pengolahan kopi tersebut masih belum maksimal misalnya dari aspek pemasaran yang masih dijual kepada tengkulak serta aspek produksi yang belum terstandarisasi dan menggunakan peralatan tradisional. Hal tersebut berdampak pada aspek penghasilkan petani LMDH Wana Asri yang tidak maksimal. Pada saat ini, kondisi pohon yang sudah panen sekitar 60% tanaman, sehingga petani masih melakukan pembelian kopi dari luar wilayahnya untuk memaksimalkan produksi. Biji kopi matang dipanen, disangrai dan digiling sehingga menjadi bubuk kopi yang siap konsumsi. Kualitas kopi yang rendah menurunkan penawaran harga beli kopi dari tengkulak. Tahun 2023, harga kopi gabah dijual dengan harga minimum Rp 20.000,- s/d Rp25.000,-. Akses ke pasar yang lebih luas menjadi kebutuhan untuk meningkatkan pendapatan petani. Teknologi tepat guna diberikan ke mitra adalah Penyangrai kopi dan Huller kopi. Dengan mesin pengupas kopi maka proses untuk mendapatkan kopi beras (green bean) menjadi lebih baik. Target kegiatan pengabdian ini diharapkan akan diperoleh luaran berupa teknologi tepat guna alat pendukung produksi kopi dan peningkatan penjualan secara online.
WEBGIS-BASED TOURISM POTENTIAL MAPPING USING QUANTUM GIS (QGIS) Maymuna, Natasya; Utomowati, Rahning; Noviani, Rita; Ismail, Hairul Nizam bin
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9, Nomor 1, March 2025
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiituj.v9i1.32411

Abstract

Currently, technology plays an important role in the digital information era. Digital mapping based on WebGIS is one form of Geographic Information System technological output that can impact the development of the tourism sector. The limitation of information sources on tourist attractions is one of the obstacles to tourism development in Indonesia. Therefore, the presence of WebGIS-based tourist attraction mapping can increase the availability of digital information that can impact increasing tourist visits. This research aims to analyze the potential of tourist attractions, perform WebGIS-based mapping of tourist attractions, and analyze the strategies for developing the potential of tourist attractions in Dukuh Village. This research is conducted using a qualitative descriptive method with a geographical spatial approach. The sampling techniques used are saturated sampling to determine tourist attraction samples, purposive sampling to select informants, and accidental sampling to determine tourist samples. The analysis techniques in this study include scoring analysis and Geographic Information System. The research results indicate that there are 16 tourist attractions, consisting of 8 very potential, 6 quite potential, and 2 less potential. Based on these results, WebGIS-based mapping of tourist attractions was performed and tested by 3 media experts. The testing results show that WebGIS media has a good level of effectiveness to be used as one of the media for information and promotion of tourist attractions in Dukuh Village. To support the development of tourist attractions, strategies for developing tourist attractions were formulated and categorized into growth, diversification, and conservative strategies.
Optimalisasi Peran Masyarakat Dalam Mekanisme Pencegahan Infeksi Covid-19 Dalam Program KKN Melalui Program Pendidikan Dan Kesehatan Di Kawasan Kabupaten Kulonprogo Dan Bantul Astirin, Okid Parama; Ramadhan, Diastama Anggita; Utomowati, Rahning
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 1 (2021): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i1.46200

Abstract

Selama pandemi Covid-19 di mana setiap orang disarankan untuk melakukan physical distancing, program KKN di Universitas Sebelas Maret (UNS) ditetapkan oleh Rektor untuk tetap berlangsung dengan sejumlah penyesuaian. Pelaksanaan KKN dilakukan di lokasi tempat tinggal masing-masing dengan dibimbing oleh 1 DPL (dosen Pembimbing Lapangan) dengan penugasan  20 orang mahasiswa. Pelaksanaan KKN era Covid 19 dilakukan dengan beberapa metode. Metode yang dilakukan oleh mahasiswa ada 2 macam yaitu metode secara daring, metode luring (namun tetap melakukan protokol kesehatan) dan metode penyampaian pesan melalui berbagai media tidak secara online (memasang poster, menyebarkan leaflet, memasang banner, memberikan penjelasan kepada masyarakat door to door). Secara umum, meskipun pelaksanaan dilakukan lebih banyak diselenggarakan daring, namun makna pembentukan karakter empati kepada masyarakat yang terdampak Covid 19 maupun lapisan masyarakat yang potensial menerima resiko tertular, dan memiliki peran startegis untuk membentuk karakter mahasiswa. Kegiatan ini memiliki banyak manfaat bagi masyarakat melalui berbagai bentuk bantuan oleh mahasiswa peserta KKN
Pengelolaan Bank Sampah Mandiri Secara Berkelanjutan di Kelurahan Mojosongo Surakarta Atika Sari, Diah Apriani; Suryanto, Suryanto; Sudarwanto, Albertus Sentot; Nugraha, Setya; Utomowati, Rahning
ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research Vol 24, No 2 (2022): September
Publisher : Center for Environmental Research, LPPM, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/enviro.v24i2.70435

Abstract

According to Sustainable Waste Indonesia (SWI) data, less than 10% of plastic waste is recycled and more than 50% still ends up in landfill site. The total volume of waste generated by the City of Surakarta in 2020 is 107,873 tons per year, so a waste management scheme is needed that is the joint responsibility of the government, the private sector and the community. One of the waste management schemes involving community participation is through the Waste Bank. The Waste Bank is one solution to deal with the problem of increasing waste production. The waste bank program is a collective self-subsistent waste management system with the principle of recycling. People who act as bank customers will also benefit by depositing their waste and then saving it through a waste bank and from their savings can be taken as needed. Thus, the waste bank will have a positive impact on the environment and improve economic conditions in a community. The sustainable self-subsistent waste bank management program is a solution in handling waste problems in RW 28, Mojosongo sub-district, Surakarta. The implementation of the waste bank management program in RW 28 Mojosongo Village, among others: 1) the establishment of a waste bank, 2) technical training, 3) implementation and development of the waste bank system.
Sumbangan Indeks Kualitas Udara Wilayah sebagai Bagian Pencapaian Sustainable Development Goals (Studi Kasus: Kabupaten Magetan) Arini, Dien Rusda; Purnawan, Candra; Rahayu, Endang Siti; Utomowati, Rahning; Purnomo, Nugroho Andi
ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research Vol 24, No 2 (2022): September
Publisher : Center for Environmental Research, LPPM, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/enviro.v24i2.70452

Abstract

Indeks Kualitas Udara yang selanjutnya disingkat IKU adalah ukuran yang menggambarkan kualitas udara yang merupakan nilai komposit dari parameter kualitas udara yang ditetapkan peraturan perundang-undangan. Indeks Kualitas Udara (IKU) Kabupaten Magetan Tahun 2021 sebesar 85,28 atau kategori “baik” yang berarti bahwa indeks kualitas udara di Kabupaten Magetan masih di bawah target nilai IKU Nasional Tahun 2021 yakni sebesar 87,36 dan masih di bawah target nilai IKU Kabupaten Magetan Tahun 2021 yaitu sebesar 88,42