Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGUNGKAPAN DIRI DAN PENGELOLAAN INFORMASI PRIBADI PADA PENGGUNAAN SECOND ACCOUNT INSTAGRAM MAHASISWA DI KOTA KENDARI Putri, Putri; Jumrana, Jumrana; Sirajuddin, Sirajuddin
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 9 No. 3 (2024): EDISI JULI
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v9i3.320

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motif self disclosure di Second account Instagram dan pengelolaan batasan privasi Second account Instagram mahasiswa di Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan teori Communication Privacy Management Sandra Petronio. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan penelitian pada media sosial Instagram dan wawancara pada pemilik akun. Oleh karena itu teknik pengumpulan data melalui observasi isi media sosial, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Informan pada penelitian ini terdiri atas sembilan orang yang terdiri dari 8 perempuan dan 1 laki-laki. Teknik analisis data dilakukan dengan model analisis data yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Motif mengekspresikan diri adalah motf utama dalam penggunaan second account karena motif ini memicu timbulnya motif-motif lainnya seperti berbagi informasi diri, mendapatkan kepuasan dan kesenangan, serta menginspirasi orang lain. Kekhawatiran pada resiko penolakan, pengkhianatan, dan kehilangan kontrol pada informasi diri membuat pengguna menerapkan batasan privasi di Second account. Batasan ini dilakukan dengan membuat pengaturan pribadi pada akun untuk mengendalikan informasi dan menggunakan fitur close friends, dan membuat Third account untuk menyaring pengikut ke lingkaran yang lebih kecil dalam berbgai informasi yang sangat pribadi. Ada tiga kriteria yang dijadikan acuan dalam menyebarkan informasi diri, yaitu: membatasi pengikut berdasarkan gender, mengunggah informasi diri dengan pertimbangan untuk motivasi, manfaat dan resiko, serta kontekstual.
Pelatihan Pencegahan dan Penanganan Stop Bullying Tahap Pertama pada Pelajar SMP dan SMA di Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara Laxmi, Laxmi; Jumrana, Jumrana; Koodoh, Erens E; Aris, La Ode
Journal of Digital Community Services Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : Institute Of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/dcs.v1i2.16

Abstract

Tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi yang mengedukasi para pelajar terkait pencegahan dan penanganan perilaku perundungan/bullying di Kota Baubau. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan bentuk sosialisasi untuk pemberian informasi bagi pelajar SMP dan SMA. Melalui kegiatan ini diharapkan guru dapat menerapkan kebijakan pencegahan dan penanganan stop bullying untuk meminimalisir terjadinya dampak buruk bagi para pelajar yang terdampak perilaku perundungan di Kota Baubau. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang dapat mengedukasi siswa secara efektif untuk mereka yang secara mental dan pengetahuan masih kurang terkait perilaku bullying. Hasil dari pengabdian masyarakat ini dapat menunjukan diskusi yang aktif dari kelompok siswa, guru serta masyarakat, dengan adanya beberapa pertanyaan yang diajukan dalam sosialisasi salah satunya bagaimana cara mengatasi jika terdapat teman/kawan/sahabat bahkan atau diri sendiri menjadi korban bullying, serta bagaimana peran masyarakat/lingkungan Bapak/Ibu dalam mengatasi kasus-kasus kekerasan pada anak. Dari beberapa pertanyaan dalam diskusi ini memberikan reaksi aktif antara narasumber dengan peserta sehingga informasi terkait pencegahan dan penanganan stop bullying tahap pertama dapat dipahami secara bersama.  
Hubungan Kulitas Tidur Dengan Kadar Glukosa Darah Puasa Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya Jumrana, Jumrana; Suarnianti, Suarnianti; Reski Anisa, Nurul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 5 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i5.1624

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit metabolime kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan kadar glukosa darah puasa pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Kuantitatif dengan rancangan melalui pendekatan Cross Secsational study. Penelitian dilakukan di wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar Populasi sebanyak 112 dengan Sampel dalam penelitian ini berjumlah 52 responden yang dipilih berdasarkan teknik pengambilan menggunakan. Purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan lembar observasi dan dianalisi menggunakan uji Chis-quare diperoleh nilai p=0,0001. Kesimpulan hasil penelitian menujukkan terdapat hubungan kualitas tidur dengan kadar glukosa darah puasa pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya kota Makassar.
REPRESENTASI PESAN KEBERANIAN MORAL DALAM FILM BRAVE CITIZEN: ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE Hasanuddin, Hasanuddin; Jumrana, Jumrana; Masrul, Masrul
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 11 No. 2 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v11i2.2053

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis makna dan pesan dalam film Brave Citizen menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Film ini dipilih karena mengangkat isu perundungan di lingkungan pendidikan yang masih menjadi persoalan serius. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis semiotik model triadik Peirce yang mencakup representamen, objek, dan interpretant. Data diperoleh melalui observasi terhadap sembilan adegan kunci yang merepresentasikan ikon, indeks, dan simbol terkait ketidakadilan, penyalahgunaan kekuasaan, serta keberanian moral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perundungan dalam film direpresentasikan sebagai bentuk pembungkaman sistemik terhadap kelompok rentan dalam struktur komunikasi yang timpang. Film ini juga menegaskan bahwa keberanian bersuara di ruang publik merupakan tindakan etis untuk melawan dominasi simbolik. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi semiotika Peirce dan Muted Group Theory untuk mengungkap proses pembungkaman simbolik melalui tanda visual, perilaku diam, dan mekanisme institusional. Secara teoretis, penelitian ini memperluas penerapan Muted Group Theory dalam analisis visual film serta memperkuat kajian semiotika dalam studi komunikasi massa dan budaya populer.