Pengembangan infrastruktur jalan tol yang pesat di Indonesia, terutama pada periode 2014-2023, merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) Presiden Joko Widodo dengan tujuan untuk meningkatkan transportasi dan pertumbuhan ekonomi. Jaringan jalan tol diharapkan dapat meningkatkan distribusi barang dan mobilitas masyarakat, menjadikan Indonesia kompetitif di tingkat global. Pengembangan jalan tol juga membuka akses ekonomi dan merangsang pertumbuhan ekonomi, sehingga membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah dan otoritas regional dalam menciptakan koridor ekonomi yang berkelanjutan. Integrasi infrastruktur jalan tol dengan rencana pengembangan regional, seperti kawasan industri, pelabuhan, bandara, dan destinasi pariwisata, dapat memaksimalkan manfaat dari jaringan jalan tol. Pengembangan jalan tol juga harus memprioritaskan keberlanjutan lingkungan dengan melestarikan daerah hijau dan mendorong aktivitas ekonomi yang menciptakan lapangan kerja dan pendapatan berkelanjutan bagi masyarakat lokal. Jalan tol Antarsari-Depok (Desari) digunakan sebagai studi kasus untuk mengevaluasi dampak pengembangan jalan tol terhadap tata ruang dan dinamika ekonomi.