Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PRAKTEK JUAL BELI MAPPAJE PADA MASYARAKAT DI DESA BARUGA RIATTANG DALAM PANDANGAN ISLAM Nurwahida; Reskiani; Sukiman
Jurnal Asy-Syarikah: Jurnal Lembaga Keuangan, Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 2 No 2 (2020): Asy-Syarikah Volume 2 Nomor 2 September Tahun 2020
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.627 KB) | DOI: 10.47435/asy-syarikah.v2i2.417

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif, yaitu bertolak ukur pada hukum Islam. Adapun sumber data penelitian ini, yaitu terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yng diperoleh dari pemerintah Desa Baruga Riattang, warga dan tokoh masyarakat. Data sekunder yaitu data pelengkap berupa buku, jurnal dan pustaka lain yang berkaitan dengan penelitian ini. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah riset kepustakaan baik dari buku maupun dari hasil penelitian, dan riset lapangan seperti observasi, wawancara (interview) dan dokumentasi. Setelah semua data yang diperlukan terkumpul, maka data tersebut kemudian dinalisis dan disimpulkan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis, maka dapat disimpulkan bahwa praktik mappaje’ yang dilakukan oleh masyarakat Islam di Desa Baruga Riattang Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba telah sesuai dengan hukum Islam karena rukun dan syarat dalam akad mappaje’ telah terpenuhi dan sesuai dengan syariat Islam, barang yang dijadikan objek jual beli pun sudah jelas kelayakannya untuk dipetik atau dipanen.
PELESTARIAN TRADISI TOLAK BALA MELALUI VIDEO EDUKASI (STUDI KASUS: DESA CENDANA, LUWU TIMUR) Azza S., Inayah; Marwana; Muh. Fahrul; Maulana Putra S.; Sari, Della Puspita; Nur Padila B; Reskiani; Ramlah; Nurhafidah; Miftahul Nurjannah; Sofya; Hisbullah, Hisbullah; Muh. Ruslan
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 06 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi Tolak Bala merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur yang masih dilestarikan hingga kini. Ritual ini memiliki makna religius dan sosial yang kuat sebagai bentuk doa bersama untuk menolak bahaya dan mempererat solidaritas warga. Akan tetapi, seiring perkembangan zaman pemahaman generasi muda terhadap nilai filosofis tradisi ini mulai memudar. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk mendukung pelestarian tradisi tolak bala melalui pembuatan video edukasi sebagai media dokumentasi dan pembelajaran berbasis digital. Kegiatan ini menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development) dengan melalui beberapa tahapan seperti discovery, dream, design, destiny, serta reflesi dan evaluasi. Video edukasi kemudian disebarluaskan melalui media sosial seperti tiktok dan instagram untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada masyarakat luas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media digital mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya lokal, sekaligus menjadi bentuk penerapan konsep smart village yang mengintegrasikan teknologi informasi dengan pelestarian nilai-nilai budaya dan religius. Sehingga, kegiatan tersebut membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi sarana efektif dalam mempertahankan kearifan lokal dan memperkuat identitas budaya masyarakat setempat.