Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The THE EFFECT OF FLASHCARD MEDIA ON THE BEGINNING READING SKILLS OF GRADE II STUDENTS AT SDN 150 INPRES TODDOPULIA: THE EFFECT OF FLASHCARD MEDIA ON THE BEGINNING READING SKILLS OF GRADE II STUDENTS AT SDN 150 INPRES TODDOPULIA Marwana; Riang Tati, Andi Dewi; Pagarra, Hamzah
ETEDU : Elementary of Teacher Education Vol 2 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu rendahnya keterampilan membaca permulaan siswa. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui bagaimanakah gambaran penggunaan media Flashcard, Untuk mengetahui bagaimanakah gambaran keterampilan membaca permulaan siswa, serta untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh penggunaan media Flashcard terhadap keterampilan membaca permulaan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bentuk quasi eksperimental design. Desain penelitian yang digunakan adalahnonequivalent control group design. Variabel bebas penelitian ini yaitu penggunaan Media Flashcard  dan varaibel terikatnya yaitu keterampilan membaca permulaan siswa. Penelitian ini menggunakan dua sampel kelas yaitu kelas eksperimen (IIA) 20 orang dan kelas kontrol (IIB) 20 orang, teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data antara lain lembar observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Prosedur pengumpulan data yaitu pretest, pemberian perlakuan (treatment) dan posttest kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan bantuan program IMB SPSS statistics version 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: kegiatan pembelajaran dengan menggunakan Media Flashcard berjalan dengan baik. keterampilan membaca permulaan siswa pada pembelajaran setelah diberikan perlakuan  (treatment) dengan menggunakan Media Flashcard menunjukkan adanya perbedaan. Hal ini dibuktikan dengan hasil pretest dan posttest keterampilan membaca permulaan siswa mengalami peningkatan dari kategori rendah meningkat menjadi kategori cukup. Terdapat pengaruh penggunaan media Flashcard terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas II SDN 150 Inpres Toddopulia Kabupaten Maros. Dengan adanya penggunaan media flashcard mampu memberikan manfaat yaitu meningkatnya keterampilan membaca permulaan dan penguasaan kosakata siswa.
PELESTARIAN TRADISI TOLAK BALA MELALUI VIDEO EDUKASI (STUDI KASUS: DESA CENDANA, LUWU TIMUR) Inayah Azza S.; Marwana; Muh. Fahrul; Maulana Putra S.; Della Puspita Sari; Nur Padila B; Reskiani; Ramlah; Nurhafidah; Miftahul Nurjannah; Sofya; Hisbullah Hisbullah; Muh. Ruslan
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 06 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi Tolak Bala merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur yang masih dilestarikan hingga kini. Ritual ini memiliki makna religius dan sosial yang kuat sebagai bentuk doa bersama untuk menolak bahaya dan mempererat solidaritas warga. Akan tetapi, seiring perkembangan zaman pemahaman generasi muda terhadap nilai filosofis tradisi ini mulai memudar. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk mendukung pelestarian tradisi tolak bala melalui pembuatan video edukasi sebagai media dokumentasi dan pembelajaran berbasis digital. Kegiatan ini menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development) dengan melalui beberapa tahapan seperti discovery, dream, design, destiny, serta reflesi dan evaluasi. Video edukasi kemudian disebarluaskan melalui media sosial seperti tiktok dan instagram untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada masyarakat luas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media digital mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya lokal, sekaligus menjadi bentuk penerapan konsep smart village yang mengintegrasikan teknologi informasi dengan pelestarian nilai-nilai budaya dan religius. Sehingga, kegiatan tersebut membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi sarana efektif dalam mempertahankan kearifan lokal dan memperkuat identitas budaya masyarakat setempat.