Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Kesiapan Rumah Sakit Dalam Implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) Program Jaminan Kesehatan Nasional Di RSUD Gunungtua Kabupaten Paluta Damanik, Yunita Syahputri; Sitio, Sri Sudewi Pratiwi; Ginting, Rian Fedriko
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11697

Abstract

Implementasi KRIS merupakan amanah dari UU No. 40 Tahun 2004 tentang SJSN yang melandaskan bahwa pelayanan akan diberikan berdasarkan kelas standar bagi peserta rawat inap. Adanya kebijakan KRIS menyebabkan perubahan standarisasi ruang rawat inap yang harus dipenuhi, sehingga belum seluruh rumah sakit siap untuk menerapkan KRIS. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis rencana implementasi kebijakan dan persepsi stakeholder dalam penerapan KRIS pada RSUD Gunungtua Kab.Paluta menggunakan pendekatan sistem (input dan proses). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Informan penelitian yaitu kepala bidang keperawatan RS, staff SDM RS. Metode pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 10 kriteria yang sudah terpenuhi diantaranya adalah komponen bangunan, ventilasi udara, pencahayaan ruangan, kelengkapan dan kualitas tempat tidur, pembagian ruangan, kepadatan ruangan, tirai/partisi antar tempat tidur, kamar mandi dalam ruang perawatan serta outlet oksigen. Dari 12 kriteria yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, ada 2 kriteria yang menjadi hambatan saat peraturan pertama kali dikeluarkan terkait suhu dan kelembaban ruangan yang belum memenuhi keseluruhan serta kamar mandi dengan standar aksesabilitas yang belum memenuhi dari segi tanda/stiker disabilitas yang belum ada RSUD Gunungtua Kab.Paluta memiliki kesiapan yang cukup untuk menghadapi implementasi regulasi atau aturan KRIS dari pemerintah melalui pihak BPJS. Kesiapan tersebut didukung oleh adanya rencana kerja terkait pengelolaan sarana prasarana yang meliputi tempat tidur, pembagian ruangan, dan upaya mengatasi kesenjangan dan antrian, namun terdapat beberapa kekurangan dalam menghadapi regulasi atau aturan KRIS dengan dokter maupun dalam hal pelayanan obat oleh apotik
EDUKASI PERILAKU MEROKOK MELALUI UPAYA PENYULUHAN PADA REMAJA DISEKOLAH SMA YAPIM NAMORAMBE TAHUN 2025 Pratiwi, Pitto Pratiwi; Silalahi, Novrika; Tarigan, Usaha; Damanik, Yunita Syahputri; Rambe, Putra Samado; Purba, Bahtera David
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 5 No 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v5i4.2599

Abstract

Perilaku merokok merupakan satu masalah yang paling umum di kalangan remaja. Di Indonesia, persentase perokok remaja meningkat dari 18,3% pada tahun 2020 menjadi 18,8%. Jumlah perokok muda terus meningkat pada tahun 2021, dengan tingkat merokok saat ini untuk wanita sebesar 2,9% dan untuk pria sebesar 35,5%. Pada tahun 2021, lebih dari 7 juta orang meninggal akibat tindakan merokok tersebut pada saat yang sama, 1,2 juta orang meninggal akibat paparan asap rokok orang lain (BPOM RI, 2022). Dari hasil survei awal yang dilakukan pada siswa SMA Yapim, wawancara pada 10 orang siswa ditemukan bahwa rata-rata siswa laki-laki memiliki perilaku merokok. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di SMA Yapim Namorambe, 14 Agustus 2025 pukul 09.00 WIB, dengan jumlah peserta sebanyak 102 orang siswa laki-laki kelas X dan XII. Hasil post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan sebelum dan sesudah post test, yaitu sebanyak 80% siswa memiliki kategori pengetahuan yang baik, 18% dalam kategori cukup, dan hanya 2% yang tetap dalam kategori kurang.
Pengaruh Pemberian Teh Rosella Dan Ramuan Jahe Terhadap Perubahan Intensitas Nyeri Menstruasi Pada Siswi Kelas VIII Di SMP Negeri 1 Deli Tua Tahun 2023. Siagian, Nurul Aini; Damanik, Yunita Syahputri; Tarigan, Salsalina Br
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7771

Abstract

Dismenore merupakan salah satu gejala kram perut bagian bawah atau dalam bahasa medsisnya yaitu nyeri panggul catmenial atau kondisi wanita mengalami nyeri saat haid yang disebabkan oleh reaksi Alpha Prostaglandin yang meningkatkan frekuensi kontraksi rahim saat haid, kondisi ini sangat mengganggu dengan kehidupan sehari-hari karena nyeri yang anda rasakan akan mengganggu aktivitas. Terdapat kejadian nyeri di dunia dengan rata-rata 50% remaja putri mengalami nyeri saat menstruasi di seluruh dunia, sedangkan rata-rata 65% remaja putri di Indonesia juga mengalami nyeri saat menstruasi. Ada beberapa cara nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri, salah satunya dengan mengolah tanaman herbal yang terbukti dapat menurunkan nyeri yaitu bunga rosella dan jahe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan tingkat nyeri pada kelompok perlakuan yang diberi seduhan Teh Rosella dan Ramuan Jahe pada remaja yang sedang menstruasi. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan pendekatan pretest – posttest. Sampelnya adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Deli Tua, Deli Serdang Sumatra Utara yang berjumlah 15 remaja putri. Hasil penelitian Ramuan Teh Rosella dan Jahe efektif untuk mengurangi intensitas nyeri haid. Signifikansi hasil penelitian diuji dengan Wilcoxon Ranks Test yaitu p value 0,001 0,05.
Analisis Pengetahuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Anak Usia Sekolah di SMP 1 Methodist Kutalimbaru Tahun 2024 Amirah, Nada; Azhary, Muhammad Rifqi; Sitio, Sri Sudewi Pratiwi; Tanjung, Lina Febriani; Putri, Rizqi Nanda; Damanik, Yunita Syahputri
Jurnal Penelitian Kesmasy Vol 6 No 2 (2024): JURNAL PENELITIAN KESMASY
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Deli Husada Delitua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpksy.v6i2.1719

Abstract

Prevention of sickness, establishment of a healthy, disease-free environment, and enhancement of physical health are the goals of a clean and healthy living (PHBS) initiative in the school setting, which is a collaborative effort between students and teachers. Schools may play a crucial role in educating the public about the significance of living a healthy, clean lifestyle. The health of kids may be greatly improved by doing simple things like using soap to wash hands and eating nutritious food from the school cafeteria. In order to have a better idea of what elementary school-aged kids know about PHBS, or clean and healthy living behaviors, this study is collecting data. This study used a descriptive quantitative research strategy. Researchers at Kutalimbaru 1 Methodist Middle School in Deli Serdang Regency administered a questionnaire to students in the fall of 2023 to gauge their level of familiarity with the concept of clean and healthy living behaviors (PHBS). Thirty participants were surveyed for this research, with ten participants drawn from each of the three grade levels (Seventh, Eighth, and Ninth). According to the interview results, most students at SMP 1 Methodist Kutalimbaru have a good understanding of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS). However, when it comes to actually practicing what they've learned, there are some big gaps. For example, 18 out of 30 students still don't wash their hands before and after eating, and 22 out of 30 students still don't eat hygienic food, which can lead to infectious diseases like diarrhea. In order to implement PHBS in school-aged children, support from parents, teachers, and school facilities is necessary. Keywords: Knowledge, Clean and Healthy Living Behavior, School Age Children