Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

EDUKASI PENTINGNYA SIMRS DALAM PENERAPAN REKAM MEDIK ELEKTRONIK TERINTEGRASI DI RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING Wahab, Bachtiyar -; Sembiring, Alprindo; Tampubolon, Elmina; Sembiring, Efrata; Sinaga, Jon Piter
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v4i1.1642

Abstract

The objective of this community service is to increase the understanding of the role of Hospital Management Information Systems (SIMRS) and how they contribute to the implementation of integrated Electronic Medical Records (RME) in hospitals. Key stakeholders, such as medical record personnel, IT staff, and hospital management, were involved in the counseling through Focus Group Discussion (FGD). The results of the Focus Group Discussion (FGD) showed that the application of SIMRS while implementing RME improved the quality of healthcare services and operational efficiency of the hospital. Key advantages found included better interdepartmental collaboration, accurate data management, and quick and easy patient access. Stakeholders agreed that education is the best way to maximize the benefits of this system. Medical personnel require specialized training to master the use of SIMRS and RME. The final conclusion of this community service activity is that the utilization of electronic medical records at the Sembirin Hospital facility in Deli Serdang Regency will facilitate employee activities.
PENYULUHAN TENTANG PERILAKU PENGGUNAAN AIR SUNGAI TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT KULIT DI DESA BENGKURUNG KECAMATAN SIBOLANGIT KABUPATEN DELI SERDANG sembiring, efrata; Sitio, Sri Sudewi Pratiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v4i2.1676

Abstract

Kondisi lingkungan dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat seperti timbulnya penyakit kulit. Dermatitis atau yang biasa disebut eksim merupakan suatu peradangan kulit non-inflamasi akut dan subakut yang dipengaruhi oleh banyak faktor. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia merilis perkembangan penyakit kulit yang diderita masyarakat Indonesia dalam profil kesehatan Indonesia tahun 2015. Di Sumatera Utara angka kejadian penyakit kulit sebesar 2,63%. Berdasarkan data dua rumah sakit di kota Medan, terdapat 1.193 pasien baru (30,61%) yang terdiagnosis dermatitis kontak di poliklinik alergi RSUD Dr. Pringadi Medan. Berdasarkan data Puskesmas Sibolangit, jumlah kasus penyakit kulit pada tahun 2020 sebanyak 131 kasus, tahun 2021 sebanyak 174 kasus, dan tahun 2022 sebanyak 198 kasus. desain penelitian. Penelitian dilakukan di Desa Bengkurung, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2023 sampai dengan 13 Februari dan penelitian selanjutnya dilakukan pada bulan Maret sampai Juli 2023. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh warga yang tinggal di Desa Bengkurung sebanyak 55 sampel. Ada hubungan antara tindakan dengan kejadian penyakit kulit pada masyarakat pengguna air sungai di Desa Bengkurung tahun 2023 dengan nilai P sebesar 0,001 (<0,05). Perlu dilakukan penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di Desa Bengkurung agar selalu mengedepankan pola hidup bersih untuk mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya
PENDAMPINGAN DIGITALISASI BERKAS REKAM MEDIS GUNA MENDUKUNG KEBERHASILAN IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI RSUP HAJI ADAMALIK MEDAN Wahab, Bachtiyar -; Sembiring, Alfrindo; Apriana, Ana; Sembiring, Efrata
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v4i2.1712

Abstract

Rumah sakit telah memprioritaskan penggunaan sistem rekam medis elektronik (RME) untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kemudahan akses ke data pasien. Namun, transisi dari rekam medis konvensional ke RME seringkali menimbulkan sejumlah masalah, terutama dalam hal digitalisasi berkas rekam medis yang sudah ada. Manfaat penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME) telah diakui secara luas, Salah satu manfaat rekam medis elektronik adalah kemampuannya untuk terus menerus memvalidasi data yang berkualitas, terutama ketika pembuatan dan pengumpulan data dilakukan secara otomatis. Penggunaan RME sebagai solusi berbasis teknologi informasi (TI) untuk meningkatkan pertukaran informasi dan komunikasi antar tenaga kesehatan menjadi lebih efektif karena datanya terintegrasi satu sama lain. Metode penyuluhan dilakukan menggunakan peresentasi dan interaksi kepada pegawai di RSUP Haji Adamalik Medan. Kesimpulan akhir dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah kegiatan penyuluhan kepada pegawai terhadap pendampingan digitalisasi berkas rekam medis di instalasi RSUP Haji Adamalik Medan.
EDUKASI KEBERSIHAN LINGKUNGAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA KADER DI WILAYAH PUSKESMAS PULO BRAYAN Sitio, Sri Sudewi Pratiwi; Amirah, Nada; Tanjung, Lina Febriani; Putri, Rizqi Nanda; Damanik, Yunita Syahputri; Sembiring, Efrata
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 4 No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v4i4.2032

Abstract

Stunting is a condition where a child's growth and development do not match their age due to a prolonged lack of adequate nutrition. Children who experience growth delays from early on until the age of 5 will notice this. difficult to fix, so it will continue into adulthood. Dirty environmental factors and slum settlements are significant causes of stunting. Cleanliness is a step towards implementing a clean and healthy lifestyle by not defecating inappropriately, washing hands with soap, managing drinking water and food, and handling household waste through safe and proper domestic wastewater management. The purpose of the community service activities involving lecturers and students from the public health and hospital administration study programs. The field of Administration Science consists of: 1.) enhancing students' skills as a strategic goal to increase community participation through environmental cleanliness education; 2.) student involvement in boosting community participation in preventing stunting in the Pulo Brayan sub-district through environmental hygiene education; 3.) providing an overview of the understanding of stunting, its causes, the standards for defining stunting conditions, followed by environmental hygiene education focused on toilet cleanliness. The method used in this activity is environmental hygiene education through lectures and direct socialization between households. The result of this activity is the education provided to the cadres about the relationship between environmental cleanliness and the occurrence of stunting, as the community does not have toilets, leading to waste disposal in rivers or nearby places of worship. Holding lectures and Q&A sessions as part of community service is considered to enhance knowledge and provide new perspectives to the cadres. The community service activities in Pulo Brayan Kota District, Medan Barat District, Medan City, were carried out as planned through collaboration with various parties such as the Pulo Brayan village head, the Pulo Brayan health center, PSKM and ARS DHDT students, the Pulo Brayan community, and the PKK mothers in Pulo Brayan District. Keywords: Stunting, Environmental Cleanliness, Latrines
MENGENAL RUMAH SAKIT: EDUKASI LAYANAN KESEHATAN UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR SDN 101807 CANDI REJO TAHUN 2024 Tanjung, Lina Febriani; Putri, Rizqi Nanda; Sitio, Sri Sudewi Pratiwi; Amirah, Nada; Sembiring, Efrata; Damanik, Yunita Syahputri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v5i2.2261

Abstract

Pendidikan kesehatan di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran dan perilaku hidup sehat sejak dini. Program "Mengenal Rumah Sakit: Edukasi Layanan Kesehatan untuk Siswa Sekolah Dasar SDN 101807 Candi Rejo Tahun 2024" dirancang untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang layanan kesehatan dan peran rumah sakit. Program ini menggunakan pendekatan interaktif melalui sesi edukasi, simulasi kunjungan rumah sakit, serta praktik langsung yang melibatkan siswa secara aktif. Metode yang digunakan meliputi persiapan materi edukasi, pelaksanaan kegiatan interaktif, serta eval_uasi pemahaman siswa sebelum dan setelah edukasi. Hasil eval_uasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa sebesar 45 persen, dengan peningkatan tertinggi pada aspek Simulasi Kunjungan ke Rumah Sakit dan Pentingnya Hidup Sehat (47 persen). Sebelum edukasi, rata-rata siswa menjawab benar 5 dari 12 pertanyaan, sedangkan setelah edukasi, jumlah jawaban benar meningkat menjadi 11 dari 12 pertanyaan. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai dunia kesehatan. Namun, beberapa aspek masih dapat ditingkatkan, seperti penggunaan alat peraga yang lebih variatif dan penerapan pre-test serta post-test untuk memperoleh data yang lebih akurat. Tindak lanjut dalam bentuk monitoring kebiasaan sehat siswa juga perlu dilakukan untuk memastikan dampak edukasi yang lebih berkelanjutan. Dengan perbaikan ini, program diharapkan dapat menjadi model edukasi kesehatan yang dapat diterapkan di sekolah lain.model edukasi yang dapat diterapkan di sekolah lain guna membangun kesadaran kesehatan sejak dini secara lebih optimal.
ANALISIS KETEPATAN KODE DIAGNOSA PENYAKIT PASIEN RAWAT INAP TERHADAP PENAGIHAN KLAIM BPJS DI RSUD CUT NYAK DHIEN MEULABOH TAHUN 2024 Sitio, Sri Sudewi Pratiwi; Sembiring, Efrata; Ulmi, Nurifah Fadhilah
Jurnal Penelitian Kesmasy Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Kesmasy
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Deli Husada Delitua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpksy.v7i2.2296

Abstract

Pengkodean diagnosa penyakit merupakan kegiatan pemberian kode klasifikasi klinis namun dalam pelaksanaannya masih terdapat kesalahan sehingga berdampak kepada kelancaran penagihan klaim BPJS.Berdasarkan survey awal yang peneliti lakukan ditemukan dari 4.212 berkas klaim sebanyak 1.506 berkas mengalami pending saat klaim dilakukan. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ketepatan kode diagnosa penyakit pasien rawat inap terhadap penagihan klaim BPJS di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh. Penelitian ini dilakukan di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh.Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif.Polulasi berjumlah 1.506 berkas klaim pending dan sampel berjumlah 94 berkas klaim pending dengan menggunakan teknik random sampling. Penelitian ini dilakukan dengan cara observasi. Data dianalisis dengan cara direduksi, disajikan lalu ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penyebab pending berdasarkan ketepatan Diagnosa utama pada berkas pending klaim rawat inap terbanyak adalah BAB X Respiration system sebanyak 21 atau 22,3% kasus, Penyebab pending berdasarkan ketepatan Kode CMG terbanyak adalah pada kode J (respiratory sistem groups) yaitu sebanyak 19 (20,2%), dan kasus terbanyak peding disebabkan karena keterangan “konfirmasi kode diagnosa” yaitu sebanyak 40 (43%) berkas.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat dengan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Panjang Baru Kec. Susoh Kab. Aceh Barat Daya Tahun 2024 sembiring, efrata; Damanik, Yunita Syahputri
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jikm.v6i1.2386

Abstract

Masalah sampah domestik masih menjadi perhatian lingkungan di Indonesia. Penelitian ini mengeval_uasi hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat dengan perilaku pengelolaan sampah di Desa Panjang Baru. Menggunakan metode kuantitatif dan desain potong lintang, sebanyak 67 responden dipilih melalui accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan pengetahuan tidak berhubungan signifikan dengan perilaku pengelolaan sampah (p = 0,303), sementara sikap memiliki hubungan yang signifikan (p = 0,000). Intervensi berbasis pembentukan sikap direkomendasikan untuk peningkatan perilaku pengelolaan sampah rumah tangga.
PENYULUHAN GIZI SEIMBANG UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU BALITA DI PERUMAHAN MARENDAL TERATAI III PATUMBAK KABUPATEN DELI SERDANG SUMATERA UTARA Putri, Rizqi Nanda; Sitio, Sri Sudewi Pratiwi; Amirah, Nada; Tanjung, Lina Febriani; Azhary, Muhammad Rifqi; Sembiring, Efrata
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 5 No 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v5i4.2647

Abstract

Balanced nutrition is a daily diet that contains nutrients in types and amounts that are appropriate to the body's needs, while still paying attention to food variety, physical activity, cleanliness, and ideal body weight. Based on Riskesdas data from the Ministry of Health regarding the Indonesian Nutritional Status (SSGI) in 2022, the stunting rate in Indonesia decreased by 2.8% from 2021 to 2022. This achievement is in accordance with the annual target of the Ministry of Health, which is around 2.7% per year. This study was conducted in November-December 2023 at the Marendal Teratai III Patumbak Housing Complex, Deli Serdang Regency, North Sumatra. The sample in this study was 20 mothers who had toddlers. The level of knowledge of mothers about toddler nutrition that was the most was a moderate level of knowledge, namely 11 people (55%) and a low level of knowledge, namely 7 people (35%), while the least was a high level of knowledge, namely 2 people (10%). Most of the mothers' knowledge about balanced nutrition in toddlers in the Marendal Teratai III Patumbak housing complex had sufficient knowledge about nutrition.